Jakarta | Oki Rengga berharap film terbarunya, Gak Ada Matinya, dapat menjadi hiburan bagi penonton yang sedang merasa penat menghadapi keadaan. Harapan itu ia sampaikan setelah acara gala premiere film tersebut di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan keinginannya agar film ini bisa menemani orang-orang yang tengah berada dalam situasi melelahkan.
Bagi Oki, salah satu hal yang diharapkan dari kehadiran film tersebut adalah kemampuannya memberi hiburan kepada penonton. Ia ingin orang-orang yang menyaksikannya dapat memperoleh pengalaman menonton yang menghibur, terutama ketika mereka sedang merasa lelah menghadapi keadaan. Pernyataan itu menjadi harapan yang ia sampaikan terkait film terbarunya, tanpa memberi penjelasan lebih jauh mengenai situasi yang dimaksud.
Harapan tersebut ia utarakan seusai gala premiere yang digelar di XXI Epicentrum. Acara di Jakarta Selatan itu berlangsung pada Sabtu (31/10), dan menjadi kesempatan bagi Oki untuk menyampaikan pandangannya mengenai tujuan film tersebut bagi penonton. Ia menekankan keinginannya agar karya ini bisa menjadi tontonan yang menghibur bagi orang-orang yang sedang penat.
Dengan demikian, Oki menempatkan hiburan sebagai hal yang ingin ditawarkan melalui Gak Ada Matinya. Ia berharap film tersebut dapat menghadirkan jeda yang menyenangkan bagi penonton di tengah keadaan yang terasa melelahkan. Harapan itu disampaikan secara langsung setelah gala premiere, sebagai ungkapan mengenai manfaat yang ia inginkan dari film tersebut. Ia ingin siapa pun yang sedang menghadapi rasa penat dapat menikmati film ini dan memperoleh hiburan darinya.
Oki tidak mengembangkan pernyataannya dengan menguraikan keadaan yang membuat orang merasa lelah. Inti harapannya sederhana: film terbarunya diharapkan bisa menghibur penonton yang sedang penat. Pesan itu menjadi salah satu hal yang ia sampaikan setelah pemutaran perdana di Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10). Melalui pernyataan tersebut, ia menyampaikan harapan agar Gak Ada Matinya dapat hadir sebagai hiburan bagi orang-orang di tengah situasi yang terasa melelahkan.
Gak Ada Matinya adalah film drama komedi garapan MD Pictures yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 5 November 2026. Film ini menghadirkan Oki Rengga sebagai Binsar, seorang anak yang harus menghadapi keadaan membingungkan ketika kabar tentang ayahnya berubah secara tak terduga. Ayah Binsar, Pak Luhut, diperankan oleh Mathias Muchus. Premis tersebut menjadi dasar cerita yang memadukan drama keluarga dengan unsur komedi, tanpa menjauh dari situasi utama yang dialami Binsar.
Dalam cerita, Binsar mendengar kabar bahwa Pak Luhut telah meninggal. Namun, kabar itu tidak menjadi akhir dari persoalan: ayahnya ternyata hidup kembali. Perubahan mendadak tersebut membuat Binsar kewalahan. Perbedaan kabar duka yang ia terima dan kenyataan bahwa sang ayah kembali hidup menempatkannya dalam situasi yang sulit dihadapi. Premis sederhana ini memberi ruang bagi film untuk menyoroti reaksi seorang anak saat berhadapan dengan keadaan yang tidak biasa, sambil mempertahankan perpaduan drama dan komedi.
Peran Binsar menempatkan Oki Rengga sebagai pusat pengalaman dalam premis film. Ia menggambarkan sosok anak yang terdampak langsung oleh kabar tentang Pak Luhut, lalu harus menanggapi kenyataan yang bertolak belakang dengan kabar tersebut. Sementara itu, Mathias Muchus memerankan Pak Luhut, ayah yang kematiannya dikabarkan sebelum diketahui hidup kembali. Hubungan ayah dan anak menjadi inti pengenalan cerita, sebagaimana tercermin dalam keadaan yang membuat Binsar kewalahan. Dengan fokus pada dua tokoh tersebut dan kejadian utama itu, Gak Ada Matinya memperkenalkan konflik yang mudah dipahami sebagai titik awal drama komedinya. Penonton dapat mengenal situasi Binsar melalui perubahan besar dalam kabar mengenai ayahnya, tanpa perlu mengetahui rincian alur lain untuk memahami premis film. Jadwal tayang 5 November 2026 juga memberi penanda bagi penonton yang ingin menyaksikan bagaimana kisah tersebut dihadirkan di layar lebar. Untuk saat ini, gambaran pokok film bertumpu pada Binsar, Pak Luhut, dan keadaan tak terduga yang menyatukan drama serta komedi dalam satu premis. Peran Oki dan Mathias menjadi pengantar utama bagi kisah tersebut.
Fedi Nuril, yang memerankan Fahri, seorang petugas asuransi dalam film Gak Ada Matinya, berharap kehadiran film ini dapat menjadi hiburan bagi penonton. Baginya, sebuah film bukan hanya menyajikan cerita di layar, tetapi juga dapat memberi ruang bagi orang untuk beristirahat sejenak dari rutinitas dan berbagai beban pikiran. Harapan itu sejalan dengan tujuan film sebagai tontonan yang ringan dan menyenangkan, sehingga penonton bisa menikmati kisahnya tanpa harus membawa pulang ketegangan.
Fedi juga menggambarkan pengalamannya terlibat dalam produksi film tersebut sebagai pengalaman yang menyenangkan. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada produser dan sutradara yang telah mengajaknya bergabung. Kesempatan itu membuatnya dapat menjadi bagian dari proyek yang diharapkan memberi manfaat sederhana bagi penonton: menghadirkan waktu untuk tertawa, merasa terhibur, dan sejenak mengalihkan perhatian dari tekanan sehari-hari. Dalam menyampaikan harapannya, ia menekankan pengalaman positif selama proses pembuatan sekaligus apresiasinya kepada pihak yang mempercayakan peran Fahri kepadanya.
Lebih dari sekadar mengisi waktu luang, Fedi berharap film ini membantu penonton melupakan stres untuk sementara. Ia ingin orang-orang yang menyaksikannya dapat keluar dari bioskop dengan perasaan lebih ringan dan semangat yang kembali tumbuh. Hiburan, dalam konteks ini, bukan berarti semua persoalan langsung selesai, melainkan kesempatan untuk mengambil jeda, memulihkan suasana hati, lalu menghadapi aktivitas berikutnya dengan energi baru. Harapan tersebut menjadikan film ini sebuah pelepas penat yang sederhana, sekaligus pengingat bahwa cerita dan tawa dapat memberi dorongan positif. Dengan begitu, Fedi berharap penonton memperoleh pengalaman menonton yang menyenangkan dan membawa pulang perasaan segar setelah menikmati film bersama orang-orang terdekat.Dalam sambutannya di gala premiere, Oki Rengga menyampaikan terima kasih kepada produser dan seluruh kru yang terlibat dalam pembuatan film Gak Ada Matinya. Ia mengapresiasi kontribusi setiap pihak yang bekerja bersama dalam menghadirkan film tersebut. Ucapan terima kasih itu disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas keterlibatan mereka, mulai dari produser hingga kru yang mendukung proses produksi.
Oki juga menyampaikan harapannya kepada para tamu yang hadir. Ia berharap mereka dapat menikmati film yang diputar pada kesempatan tersebut. Kehadiran para undangan menjadi bagian dari acara pemutaran perdana, dan Oki ingin mereka memperoleh pengalaman menonton yang menyenangkan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan itu secara langsung kepada para tamu, sekaligus mengucapkan terima kasih atas kehadiran mereka di gala premiere.
Selain kepada para tamu, Oki memberikan apresiasi kepada para jurnalis yang menghadiri acara tersebut. Ia menilai peran media besar dalam membantu sebuah film dikenal dan diterima masyarakat. Menurutnya, dukungan media menjadi bagian penting dalam memperkenalkan film kepada publik, sehingga masyarakat dapat mengetahui keberadaan karya tersebut. Pernyataan itu sekaligus menjadi pengakuan Oki terhadap kontribusi para jurnalis dalam menyampaikan informasi mengenai film kepada pembaca dan khalayak luas.
Oki menutup sambutannya dengan kembali menyampaikan penghargaan kepada pihak-pihak yang hadir dan terlibat. Ucapan terima kasih kepada produser serta seluruh kru menunjukkan perhatian terhadap kerja bersama di balik film. Harapannya agar tamu dapat menikmati pemutaran, disertai apresiasi kepada jurnalis, menjadi bagian dari sambutan yang ia sampaikan di hadapan para undangan.

