JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 4 Oktober 2026, Aaliyah Massaid memiliki kebiasaan sederhana yang selalu dilakukan sebelum pulang dan bertemu anak. Setelah menjalani berbagai aktivitas, termasuk syuting maupun pekerjaan lain yang mengharuskannya menggunakan riasan dalam waktu lama, ia berusaha membersihkan wajah terlebih dahulu. Baginya, pertemuan dengan anak akan terasa lebih nyaman apabila wajah sudah terbebas dari makeup dan sisa produk yang menempel selama berkegiatan.
Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari persiapan Aaliyah sebelum tiba di rumah. Ia tidak selalu menunggu sampai berada di kamar mandi atau di rumah untuk merawat wajah. Sebagai langkah praktis, Aaliyah menyiapkan micellar water di dalam mobil. Dengan begitu, ia dapat menghapus riasan dan membersihkan wajah dalam perjalanan, terutama setelah menyelesaikan pekerjaan dan sebelum bertemu anak.
Penggunaan micellar water di mobil membuat rutinitas itu lebih mudah dilakukan di tengah jadwal yang padat. Produk tersebut dipilih sebagai cara cepat untuk mengangkat makeup, debu, serta kotoran yang mungkin menempel setelah beraktivitas di luar rumah. Setelah wajah dibersihkan, Aaliyah merasa lebih segar dan siap menghabiskan waktu bersama anak tanpa masih membawa sisa riasan dari lokasi kerja.
Menurut Aaliyah, rutinitas ini bukan kebiasaan yang baru muncul setelah dirinya menjadi ibu. Ia telah membersihkan wajah sebelum pulang dan bertemu keluarga sejak sebelum memiliki anak. Kehadiran anak kemudian membuat kebiasaan tersebut semakin terasa penting, karena ia ingin datang dalam keadaan lebih nyaman dan segar. Bagi Aaliyah, membersihkan wajah bukan hanya bagian dari perawatan kulit, melainkan juga cara mempersiapkan diri sebelum menikmati waktu berkualitas bersama anak di rumah.
Aaliyah Massaid memiliki kebiasaan membersihkan wajah ketika memperoleh jeda di tengah kesibukan syuting atau pekerjaan. Waktu istirahat tersebut tidak hanya digunakan untuk beristirahat sejenak, tetapi juga untuk menghapus riasan yang sebelumnya dikenakan selama menjalani aktivitas. Bagi Aaliyah, membersihkan wajah menjadi bagian dari rutinitas yang dilakukan ketika ada kesempatan, terutama setelah pekerjaan yang menuntutnya tampil dengan riasan dalam waktu cukup lama.
Setelah riasan dibersihkan, Aaliyah mengaku merasakan perbedaan pada kondisi wajahnya. Wajah terasa lebih bersih dan nyaman sehingga ia dapat melanjutkan kegiatan dengan perasaan yang lebih tenang. Kebiasaan itu juga membantunya mempersiapkan diri sebelum kembali menjalani aktivitas lain, termasuk ketika hendak bertemu dengan anaknya. Pembersihan wajah dilakukan sebagai rutinitas sederhana yang melekat dalam kesehariannya.
Kebiasaan serupa tidak hanya dilakukan saat berada di lokasi syuting atau di sela pekerjaan. Ketika bepergian menggunakan pesawat, Aaliyah tetap menjadikan pembersihan wajah sebagai bagian dari rutinitas perjalanan. Ia membersihkan wajah sebelum pesawat lepas landas dan mengulanginya setelah pesawat mendarat. Dengan demikian, aktivitas tersebut dilakukan pada dua momen perjalanan yang berbeda, baik sebelum memulai penerbangan maupun setelah tiba di tujuan.
Bagi Aaliyah, membersihkan wajah selama bepergian menjadi kebiasaan yang tetap dijalankan, bukan aktivitas yang hanya dilakukan ketika berada di rumah. Riasan dibersihkan saat ia memiliki waktu sebelum penerbangan dan kembali dilakukan setelah perjalanan selesai. Setelahnya, ia merasa wajahnya lebih bersih dan nyaman. Rutinitas tersebut menunjukkan bahwa pembersihan wajah menjadi bagian dari kebiasaan Aaliyah, baik ketika memiliki jeda setelah syuting maupun saat melakukan perjalanan dengan pesawat.
Bagi Aaliyah Massaid, membersihkan wajah sebelum bertemu anak bukan hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga kenyamanan ketika berada di rumah. Ia tidak menyukai sisa riasan yang masih menempel setelah beraktivitas. Menurutnya, make up yang belum terhapus dapat berpindah ke kain ketika ia bersandar, berbaring, atau berinteraksi dengan anak. Bekas tersebut berpotensi meninggalkan noda pada pakaian, seprai, sarung bantal, maupun kain lain yang digunakan di rumah.
Kekhawatiran terhadap noda membuat Aaliyah terbiasa menghapus riasan sebelum melanjutkan kegiatan di rumah. Kebiasaan itu menjadi langkah praktis agar sisa produk kosmetik tidak menempel pada berbagai permukaan kain. Ia juga ingin merasa lebih nyaman setelah seharian mengenakan make up, terutama ketika waktunya beristirahat atau berkumpul bersama keluarga. Karena itu, membersihkan wajah dilakukan sebagai bagian dari persiapan sederhana sebelum memasuki suasana rumah.
Rutinitas tersebut semakin penting karena aktivitas Aaliyah cukup padat dan mencakup olahraga. Setelah berolahraga, keringat dapat bercampur dengan sisa riasan atau membuatnya terasa lebih mudah menempel. Ia mengkhawatirkan kondisi itu, sehingga tidak ingin membiarkan make up tetap berada di wajah ketika tubuh sudah berkeringat. Kekhawatiran ini mendorongnya untuk segera menyediakan waktu membersihkan riasan setelah menyelesaikan aktivitas, bukan menundanya hingga terlalu lama.
Untuk mendukung kebiasaan tersebut, Aaliyah selalu menyediakan produk pembersih make up. Produk itu menjadi perlengkapan yang mudah dijangkau ketika ia harus berpindah dari satu kegiatan ke kegiatan lain. Dengan jadwal pekerjaan yang padat, membawa atau menyiapkan pembersih membuatnya dapat menghapus riasan tanpa menunggu sampai berada dalam kondisi yang benar-benar luang. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa kenyamanan di rumah dan setelah berolahraga menjadi pertimbangan penting dalam rutinitas hariannya, termasuk ketika ia bersiap bertemu anak.
Perkembangan produk pembersih wajah membuat rutinitas membersihkan wajah terasa semakin sederhana bagi Aaliyah Massaid. Ia melihat adanya perubahan dari kebiasaan lama ketika micellar water umumnya digunakan bersama kapas atau tisu. Cara tersebut tetap dapat dilakukan, tetapi memerlukan perlengkapan tambahan yang perlu disiapkan, terutama ketika seseorang sedang berada di luar rumah atau memiliki aktivitas yang padat.
Kini, tersedia micellar pad yang telah memadukan cairan pembersih dengan media yang siap digunakan. Menurut Aaliyah, bentuk ini lebih praktis karena mudah dibawa dan digunakan sesuai kebutuhan. Ia tidak perlu menyiapkan kapas atau tisu secara terpisah saat ingin membersihkan wajah. Kepraktisan tersebut membuat produk pembersih wajah lebih mudah disertakan dalam berbagai kegiatan sehari-hari, baik ketika berada di rumah maupun saat bepergian.
Bagi Aaliyah, kebutuhan membersihkan wajah muncul dalam beragam situasi. Ia memiliki kebiasaan membersihkan wajah sebelum bertemu anak, sehingga rutinitas tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum menghabiskan waktu bersama keluarga. Pembersihan wajah juga dilakukan setelah menyelesaikan pekerjaan, ketika bepergian, serta seusai berolahraga. Setiap kondisi itu dapat membutuhkan cara yang mudah dan tidak merepotkan, terlebih ketika aktivitas berlangsung di luar rumah.
Kehadiran micellar pad kemudian dipandang sesuai dengan kebiasaan Aaliyah yang memerlukan pembersih wajah untuk berbagai kesempatan. Ukurannya yang praktis untuk dibawa membantu menyesuaikan rutinitas dengan mobilitas harian. Dari kebiasaan menggunakan micellar water bersama kapas atau tisu hingga pemakaian micellar pad, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pilihan pembersih wajah kini semakin beragam dan dapat mendukung kebutuhan Aaliyah dalam menjaga kebersihan wajah sebelum bertemu anak, setelah bekerja, saat bepergian, maupun setelah berolahraga.

