Sport  

Pertamina Memproses Perpanjangan Hak Nama MotoGP Mandalika untuk Musim 2027

Lombok | PT Pertamina (Persero) sedang memproses perpanjangan hak nama atau naming rights MotoGP Mandalika untuk musim 2027. Langkah ini menegaskan keinginan perusahaan untuk tetap terlibat dalam penyelenggaraan balap motor kelas dunia yang berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Sejak ajang tersebut digelar di Indonesia, Pertamina menjadi salah satu pendukung utama sekaligus pihak yang melekatkan identitas korporasi pada nama resmi sirkuit dan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.

Wakil Presiden Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengonfirmasi bahwa proses perpanjangan kerja sama tersebut masih berlangsung. Menurut dia, pembahasan mengenai naming rights sedang diproses oleh pihak-pihak terkait. Pernyataan itu menunjukkan bahwa Pertamina tetap menempatkan ajang MotoGP Mandalika sebagai bagian penting dari dukungan perusahaan terhadap olahraga, pariwisata, dan penguatan citra Indonesia di tingkat internasional.

Perpanjangan hak nama tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi kehadiran Pertamina dalam rangkaian musim 2027, termasuk penggunaan identitas perusahaan dalam berbagai materi promosi dan komunikasi resmi ajang balap. Meski detail kesepakatan baru belum disampaikan, proses yang tengah berjalan memperlihatkan adanya komitmen untuk menjaga kesinambungan kemitraan. Bagi Pertamina, dukungan itu tidak hanya berkaitan dengan visibilitas merek, tetapi juga dengan kontribusi terhadap pengembangan ekosistem olahraga otomotif nasional dan aktivitas ekonomi di sekitar Mandalika.

Pertamina menyampaikan informasi mengenai rencana keberlanjutan hak nama MotoGP Mandalika untuk musim 2027 melalui keterangan Muhammad Baron dalam konferensi pers di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, pada Sabtu (10/10). Pernyataan tersebut menjadi salah satu dasar pemberitaan mengenai langkah Pertamina dalam memproses perpanjangan hak nama ajang balap motor dunia yang berlangsung di Indonesia.

Penyampaian dari lokasi penyelenggaraan memberikan konteks langsung terhadap posisi Pertamina terkait identitas MotoGP Mandalika. Nama tersebut tidak hanya merujuk pada lokasi balapan, tetapi juga mencerminkan keterlibatan Pertamina dalam mendukung keberlanjutan penyelenggaraan ajang tersebut. Karena itu, informasi mengenai proses perpanjangan hak nama untuk musim 2027 menjadi bagian penting dalam melihat rencana kelanjutan MotoGP di Mandalika.

Dalam keterangan yang disampaikan, Muhammad Baron mengungkapkan bahwa Pertamina sedang memproses perpanjangan hak nama tersebut. Informasi ini menunjukkan adanya perhatian terhadap kesinambungan penggunaan nama MotoGP Mandalika pada musim berikutnya. Namun, keterangan itu terutama menjadi penjelasan mengenai rencana dan proses yang sedang berjalan, bukan pengumuman mengenai hasil akhir perpanjangan.

Konferensi pers di Sirkuit Pertamina Mandalika menjadi sarana penyampaian informasi kepada publik mengenai perkembangan tersebut. Dengan demikian, pernyataan Pertamina dapat dipahami sebagai konfirmasi awal bahwa keberlanjutan hak nama MotoGP Mandalika untuk musim 2027 tengah diproses. Keterangan ini juga memperjelas bahwa penggunaan nama tersebut masih menjadi bagian dari rencana Pertamina untuk periode mendatang.

Informasi yang disampaikan pada Sabtu (10/10) menjadi pijakan untuk memahami status rencana tersebut secara proporsional. Pertamina telah menyampaikan arah keberlanjutan hak nama, sementara kepastian mengenai kelanjutannya tetap menunggu proses yang sedang berlangsung. Sampai ada keputusan lanjutan, MotoGP Mandalika untuk musim 2027 dapat disebut sebagai rencana yang sedang diproses oleh Pertamina berdasarkan keterangan Muhammad Baron.

Keterlibatan Pertamina dalam penyelenggaraan MotoGP di Indonesia saat ini mencakup dua hak nama utama. Keduanya memperlihatkan peran perusahaan dalam membangun identitas kompetisi sekaligus memperkuat hubungan ajang balap dunia dan kawasan Mandalika. Hak nama tersebut berlaku pada fasilitas sirkuit dan perlombaan yang digelar di dalamnya, sehingga memiliki fungsi yang berbeda meskipun sama-sama membawa nama Pertamina.

Hak nama pertama adalah Pertamina Mandalika International Circuit. Nama ini digunakan untuk menyebut sirkuit yang berada di kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Penyematan nama Pertamina menempatkan perusahaan sebagai bagian dari identitas resmi fasilitas olahraga otomotif tersebut. Selain menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP, sirkuit ini juga menjadi pusat berbagai kegiatan balap dan acara otomotif lainnya. Dengan demikian, penggunaan nama tersebut tidak hanya terlihat selama pekan balapan, tetapi juga melekat pada keberadaan sirkuit secara keseluruhan.

Hak nama kedua adalah Pertamina Grand Prix of Indonesia. Berbeda dari hak nama sirkuit, penamaan ini merujuk secara langsung pada ajang MotoGP Indonesia yang berlangsung di Mandalika. Nama tersebut digunakan dalam komunikasi resmi mengenai perlombaan, termasuk berbagai materi promosi dan pemberitaan terkait penyelenggaraan Grand Prix. Posisi ini membuat Pertamina terhubung dengan keseluruhan acara, mulai dari agenda balap hingga rangkaian kegiatan pendukung yang menyertai pelaksanaan kompetisi.

Di luar dua hak nama tersebut, Pertamina juga memberikan dukungan melalui keterlibatannya sebagai sponsor resmi Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Dukungan ini disalurkan melalui lini produk Pertamina Lubricants, yang menjadi bagian dari kehadiran perusahaan dalam ekosistem balap internasional. Bentuk kerja sama ini berbeda dari penamaan sirkuit dan ajang, karena berfokus pada tim yang berkompetisi di lintasan MotoGP. Ketiga bentuk dukungan tersebut—nama sirkuit, nama Grand Prix, dan sponsor tim—menunjukkan keterlibatan Pertamina melalui jalur yang terpisah, namun saling melengkapi dalam memperkuat eksposur perusahaan di tingkat nasional maupun global.

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 akan berlangsung selama tiga hari, yakni Jumat hingga Minggu, 9–11 Oktober. Rangkaian kegiatan di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika mencakup sesi-sesi persiapan, latihan, kualifikasi, serta agenda balap untuk berbagai kelas. Penyelenggaraan selama satu akhir pekan memberikan kesempatan kepada tim dan pembalap untuk menyesuaikan strategi dengan karakter lintasan, kondisi cuaca, serta tantangan teknis yang muncul sepanjang rangkaian kompetisi.

Balapan utama kelas MotoGP dijadwalkan berlangsung pada Minggu dalam rentang pukul 09.40 hingga 15.00 WIB. Waktu tersebut menjadi bagian penting dari agenda akhir pekan karena perhatian penonton akan tertuju pada persaingan pembalap kelas premier. Selain menyajikan kompetisi di lintasan, jadwal ini juga menempatkan Mandalika sebagai salah satu titik penting dalam kalender MotoGP 2026, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang balap motor dunia.

Seri Mandalika menjadi salah satu penentu dalam perebutan gelar juara dunia musim ini. Marc Marquez dan Jorge Martin disebut bersaing ketat di klasemen, sehingga setiap sesi dan balapan dapat memiliki arti strategis bagi peluang mereka. Perolehan poin, konsistensi performa, dan kemampuan mengelola tekanan akan menjadi aspek yang diperhatikan dalam perjalanan menuju penentuan gelar. Namun, hasil balapan pada seri tersebut belum menjadi bagian dari informasi yang tersedia.

Di Indonesia, Pertamina menempati posisi penting dalam ekosistem MotoGP melalui keterlibatan pada tiga tingkatan. Pertama, perusahaan hadir pada tingkat sirkuit melalui nama dan dukungan terhadap Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Kedua, Pertamina terlibat pada tingkat ajang dengan mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Ketiga, keterlibatan tersebut berlanjut pada tingkat tim balap melalui dukungan terhadap aktivitas kompetisi. Tiga lapisan ini menunjukkan cakupan peran Pertamina dalam membangun keberlanjutan MotoGP di Indonesia.