Jakarta | Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono memimpin prosesi pergantian 11 pejabat strategis di lingkungan TNI AU. Upacara tersebut berlangsung di Markas Besar TNI Angkatan Udara (Mabesau), Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin, 12 Oktober. Pergantian ini menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus langkah untuk memastikan setiap unsur pimpinan menjalankan tugas sesuai kebutuhan dan perkembangan institusi.
Rotasi mencakup sejumlah jabatan penting dalam struktur TNI AU. Di posisi yang berganti terdapat empat jabatan asisten KSAU serta Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau). Para pejabat baru akan mengemban tanggung jawab pada bidang masing-masing, mulai dari pembinaan personel, operasi, perencanaan, logistik, hingga komunikasi dan penerangan. Penempatan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lingkungan Angkatan Udara.
Dalam kesempatan itu, Tonny menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi militer. Rotasi dan promosi tidak hanya berkaitan dengan penyegaran kepemimpinan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan karier dan pengembangan kemampuan personel. Melalui penugasan di berbagai posisi, para perwira memperoleh pengalaman yang lebih luas sekaligus dituntut menunjukkan kepemimpinan, integritas, dan kesiapan dalam menghadapi tantangan.
Tonny berharap pergantian tersebut mampu mendorong pembinaan personel serta penguatan organisasi secara berkelanjutan. Menurutnya, TNI AU membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan, profesional dalam menjalankan tugas, dan unggul dalam kompetensi. Kualitas personel menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung kesiapan operasional, menjaga kesinambungan program, serta menjawab tuntutan pertahanan udara yang terus berkembang.
Dengan adanya penyegaran pada sejumlah jabatan utama, TNI AU diharapkan dapat mempertahankan kinerja organisasi sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas pokoknya. Para pejabat yang menerima amanah baru juga diharapkan segera menyesuaikan diri, membangun kerja sama dengan seluruh jajaran, dan menerjemahkan kebijakan pimpinan ke dalam program kerja yang terukur.
Perubahan susunan pejabat utama TNI AU mencakup empat jabatan asisten Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). Serah terima jabatan tersebut meliputi Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena), Asisten Operasi (Asops), Asisten Personalia (Aspers), serta Asisten Teritorial (Aster). Keempat posisi itu kini diemban oleh pejabat yang berbeda dari sebelumnya, sesuai dengan penugasan baru dalam struktur pimpinan TNI AU.
Jabatan Asrena KSAU berpindah dari Marsda TNI Ian Fuady kepada Marsda TNI Yostariza. Dengan serah terima tersebut, Marsda TNI Yostariza meninggalkan jabatan sebelumnya sebagai Aspers KSAU untuk menjalankan tugas baru sebagai Asrena KSAU. Perubahan ini menjadi salah satu dari empat pergantian jabatan asisten KSAU yang dilakukan dalam rangkaian rotasi pejabat utama TNI AU.
Pada posisi Asops KSAU, jabatan diserahterimakan dari Marsda TNI Suliono kepada Marsda TNI Jorry S. Koloay. Marsda TNI Jorry S. Koloay selanjutnya menerima penugasan sebagai Asops KSAU, menggantikan Marsda TNI Suliono. Pergantian tersebut secara khusus mengubah pejabat yang bertanggung jawab pada jabatan Asisten Operasi dalam susunan asisten KSAU.
Jabatan Aspers KSAU diserahterimakan dari Marsda TNI Yostariza kepada Marsda TNI Djoko Hadipurwanto. Setelah serah terima itu, Marsda TNI Djoko Hadipurwanto menempati posisi Aspers KSAU, sementara Marsda TNI Yostariza mendapat penugasan sebagai Asrena KSAU. Dengan demikian, pergantian pada jabatan Aspers berlangsung bersamaan dengan perubahan penugasan pada jabatan Asrena.
Sementara itu, jabatan Aster KSAU berpindah dari Marsda TNI Palito Sitorus kepada Marsda TNI Bambang Gunarto. Marsda TNI Bambang Gunarto menerima tugas sebagai Aster KSAU menggantikan Marsda TNI Palito Sitorus. Keempat serah terima tersebut mencatat perubahan pejabat pada posisi Asrena, Asops, Aspers, dan Aster KSAU secara jelas dalam rangkaian rotasi 11 pejabat utama TNI AU.
Rotasi jabatan di lingkungan TNI Angkatan Udara turut menyentuh sejumlah posisi yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan. Salah satu perubahan tersebut terjadi pada jabatan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau). Marsma TNI Feri Yunaldi ditunjuk menggantikan Marsma TNI I Nyoman Suadnyana sebagai pejabat yang memimpin fungsi penerangan di lingkungan TNI AU. Pergantian ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus kesinambungan dalam pengelolaan komunikasi publik, penyampaian informasi kedinasan, dan pemberitaan mengenai pelaksanaan tugas TNI AU.
Perubahan berikutnya berlangsung pada jabatan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Udara (Kapuskesau). Posisi tersebut beralih dari Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi kepada Marsma TNI dr. Margono Gatot S. Kapuskesau memiliki tanggung jawab dalam pembinaan dan penyelenggaraan dukungan kesehatan bagi personel TNI AU, sehingga pergantian kepemimpinan di posisi ini berkaitan dengan keberlanjutan program kesehatan serta kesiapan dukungan medis dalam pelaksanaan tugas. Penempatan pejabat baru diharapkan menjaga kesinambungan kebijakan dan pelayanan kesehatan di lingkungan Angkatan Udara.
Pada bidang administrasi personel, Marsma TNI David Yohan Tamboto menggantikan Marsma TNI Hendrayansyah sebagai Kepala Dinas Administrasi Personel Angkatan Udara (KadISminpersau). Jabatan ini berperan dalam pengelolaan administrasi dan pembinaan personel, termasuk mendukung tertib data serta proses kepegawaian. Sementara itu, jabatan Kepala Dinas Psikologi Angkatan Udara (Kadispsiau) diserahterimakan dari Marsma TNI (W) Theresia Soepi S. kepada Marsma TNI Heri Kris Drihandaka. Pergantian tersebut melengkapi rangkaian rotasi pejabat utama dan pendukung TNI AU, dengan masing-masing pejabat baru diharapkan melanjutkan tugas sesuai bidang serta tanggung jawabnya.
Rangkaian serah terima jabatan dalam rotasi 11 pejabat utama TNI Angkatan Udara juga mencakup sejumlah posisi strategis di bidang pembekalan, materiel, kesehatan penerbangan, dan keuangan. Pada jabatan Kepala Pusat Pembekalan Materiel TNI AU (Kapusbekmatau), tongkat kepemimpinan diserahkan dari Marsma TNI Edi Siswoyo kepada Marsma TNI R. Mochamad Rosydi. Pergantian ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus memastikan fungsi pembekalan materiel berjalan secara berkesinambungan untuk mendukung kesiapan operasional satuan TNI AU.
Selanjutnya, jabatan Kepala Dinas Materiel Angkatan Udara (Kadismatau) diserahkan kepada Marsma TNI Achmad Espandiari. Ia menggantikan Marsma TNI R. Mochamad Rosydi yang sebelumnya menduduki posisi tersebut. Dinas Materiel memiliki peran penting dalam pengelolaan kebutuhan peralatan, pemeliharaan, serta dukungan logistik bagi pelaksanaan tugas. Karena itu, pergantian pimpinan diharapkan dapat menjaga kesinambungan program dan memperkuat tata kelola materiel di lingkungan Angkatan Udara.
Di bidang kesehatan penerbangan, jabatan Kepala Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa (Kalakespra) beralih dari Marsma TNI dr. Imam Muslim kepada Kolonel Kes dr. Djarot S. Lembaga tersebut memiliki tanggung jawab dalam mendukung aspek kesehatan dan keselamatan personel yang berkaitan dengan kegiatan penerbangan serta ruang angkasa. Pada kesempatan yang sama, jabatan Kepala Dinas Keuangan Angkatan Udara (Kadiskuau) diserahkan kepada Kolonel Adm Agus Susetyo Wiyono. Penataan kepemimpinan ini diharapkan memperkuat organisasi dan meningkatkan profesionalisme personel TNI AU dalam menjalankan tugas pertahanan wilayah udara Indonesia, sesuai tuntutan kebutuhan pertahanan yang terus berkembang.
