Veda Ega Amankan 10 Poin dari Posisi Keenam di Moto3 Mandalika

Veda Ega Amankan 10 Poin dari Posisi Keenam di Moto3 Mandalika

Lombok | Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama meraih posisi keenam dalam balapan Moto3 Grand Prix Indonesia 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 11 Oktober 2026. Veda, yang membela Honda Team Asia, menyelesaikan balapan tersebut di hadapan publik Indonesia.

Veda mencatat waktu finis 32 menit 36,821 detik. Hasil itu menempatkannya di posisi keenam dalam rangkaian balapan Moto3 Grand Prix Indonesia 2026. Dari posisi tersebut, pembalap Indonesia itu memperoleh tambahan 10 poin.

Balapan di Pertamina Mandalika International Circuit dimenangi Maximo Quiles. Veda menyelesaikan perlombaan dengan selisih 12,017 detik dari pembalap yang menjadi pemenang tersebut. Catatan waktu 32 menit 36,821 detik menjadi hasil finis Veda pada balapan yang digelar di Lombok Tengah.

Dengan finis keenam, Veda Ega Pratama mengamankan 10 poin dari Moto3 Grand Prix Indonesia 2026. Hasil itu diraihnya bersama Honda Team Asia dalam balapan yang berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026, di hadapan penonton Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit.

Veda Ega menutup balapan Moto3 Mandalika dengan mengamankan 10 poin setelah finis di posisi keenam. Pebalap asal Indonesia itu mengawali lomba dari posisi ketujuh, atau baris ketiga, sehingga hasil akhir tersebut menunjukkan perbaikan satu tingkat dibandingkan posisi startnya. Pencapaian ini menempatkan Veda di para pebalap dalam rombongan terdepan dan memberinya hasil penting di hadapan pendukung tuan rumah.

Dalam klasemen finis balapan, Veda berada tepat di belakang Rico Salmela. Pebalap tersebut menyelesaikan lomba di posisi kelima, dengan selisih 10,967 detik dari pemenang. Posisi Veda di urutan keenam memperlihatkan persaingan yang tetap rapat di bagian depan, meskipun ia belum berhasil menembus lima besar. Dengan menyelesaikan lomba satu tingkat lebih tinggi daripada posisi awal, Veda menjaga peluang untuk meraih tambahan poin dari seri Mandalika.

Keunggulan Veda atas pebalap di belakangnya juga berlangsung sangat tipis. Ia hanya berjarak 0,300 detik di depan Guido Pini, yang mengakhiri balapan di posisi ketujuh. Margin tersebut menegaskan ketatnya persaingan di posisi keenam dan ketujuh hingga hasil akhir ditetapkan. Veda tetap mampu mempertahankan tempatnya dan membawa pulang 10 poin dari posisi keenam, sementara Pini harus puas berada satu posisi di belakangnya.

Maximo Quiles tampil sebagai pemenang Moto3 Mandalika setelah menyelesaikan balapan dengan keunggulan 2,994 detik atas David Almansa. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu mengendalikan jalannya perlombaan secara efektif dan mengamankan hasil yang sangat penting dalam persaingan klasemen musim 2026. Almansa harus puas menempati posisi kedua, sedangkan Brian Uriarte melengkapi podium dengan finis di urutan ketiga. Uriarte terpaut 5,156 detik dari Quiles di garis finis.

Di belakang tiga besar, Matteo Bertelle menempati posisi keempat, diikuti Rico Salmela di urutan kelima. Veda Ega mengamankan posisi keenam dan membawa pulang tambahan 10 poin dari seri Mandalika. Guido Pini finis ketujuh, kemudian Adrian Fernandez di posisi kedelapan, Joel Esteban di urutan kesembilan, serta Scott Ogden yang melengkapi daftar 10 besar.

Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Quiles menjadi juara dunia Moto3 2026. Pembalap asal CFMOTO Gaviota Aspar Team itu kini mengoleksi 351 poin, unggul 132 poin atas Almansa sebagai pesaing terdekatnya. Secara matematis, keunggulan tersebut sudah tidak mungkin terkejar karena hanya 125 poin yang masih tersedia dari lima putaran tersisa dalam kalender kompetisi.

Perhitungan itu membuat Quiles tidak lagi bergantung pada hasil balapan berikutnya untuk mengamankan gelar. Bahkan apabila Almansa meraih seluruh poin yang tersedia, jumlah maksimal yang dapat dikumpulkannya tetap tidak cukup untuk melewati perolehan Quiles. Kepastian juara di Mandalika juga menunjukkan konsistensi Quiles sepanjang musim, sementara persaingan pembalap lain masih berlanjut untuk memperebutkan posisi klasemen berikutnya. Hasil Veda Ega di posisi keenam menjadi tambahan penting bagi kampanye pembalap Indonesia tersebut di hadapan pendukung tuan rumah.

Tambahan 10 poin yang diraih Veda Ega melalui finis keenam di Moto3 Mandalika membawa perubahan penting pada klasemen sementara Moto3 2026. Setelah menjalani seri kandangnya tersebut, Veda kini mengumpulkan total 115 poin. Perolehan itu mengangkat pembalap Indonesia tersebut ke peringkat ketujuh, setelah sebelumnya berada di posisi keenam.

Kenaikan posisi Veda terjadi setelah ia melewati Hakim Danish dan Matteo Bertelle dalam klasemen. Kedua pembalap tersebut saat ini sama-sama mengoleksi 109 poin. Dengan demikian, keunggulan Veda atas mereka mencapai enam poin. Selisih tersebut tetap relatif tipis, sehingga setiap tambahan poin dari seri berikutnya akan berperan penting dalam mempertahankan posisinya di papan klasemen.

Hasil finis keenam di Mandalika menjadi tambahan berharga bagi Veda dalam persaingan musim ini. Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, ia mampu mengamankan poin yang diperlukan untuk memperbaiki posisi klasemen. Capaian itu juga menambah arti penting bagi penampilannya pada seri kandang, karena hasil balapan langsung berdampak terhadap peringkat sementara Moto3 2026.

Selain mengakhiri balapan di posisi keenam, Veda juga memperbaiki posisi startnya sepanjang perlombaan. Ia mempertahankan keunggulan tipis atas Pini hingga melewati garis finis, sekaligus memastikan tambahan 10 poin tidak lepas pada lap-lap terakhir. Posisi ketujuh yang ditempatinya kini menempatkan Veda di pembalap yang masih bersaing ketat, dengan Hakim Danish dan Matteo Bertelle berada tepat di belakang berdasarkan jumlah poin yang mereka kumpulkan.