FIFA dan PSSI Resmikan Lapangan Baru Sambil Bagikan Sepatu Bola untuk Anak-anak Jakarta

FIFA dan PSSI Resmikan Lapangan Baru Sambil Bagikan Sepatu Bola untuk Anak-anak Jakarta

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 5 Oktober 2026, FIFA bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyelenggarakan kegiatan “FIFA Boots for All” di FIFA Arena Mandiri University, Jakarta Barat, pada Senin. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program sepak bola untuk anak-anak di Indonesia, sekaligus menandai peresmian lapangan baru FIFA Arena. Kehadiran FIFA dan PSSI dalam acara ini memperlihatkan keterlibatan kedua organisasi dalam menghadirkan kegiatan sepak bola bagi anak-anak melalui fasilitas yang baru diresmikan.

Peresmian FIFA Arena menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan “FIFA Boots for All”. Lapangan tersebut diperkenalkan secara resmi dalam acara yang berlangsung di lingkungan Mandiri University, Jakarta Barat. Momentum ini menghubungkan peresmian fasilitas sepak bola dengan pelaksanaan program yang ditujukan bagi anak-anak di Indonesia, sehingga kegiatan tidak hanya berlangsung sebagai seremoni pembukaan lapangan, tetapi juga berkaitan langsung dengan aktivitas sepak bola anak.

Dalam kegiatan tersebut, FIFA dan PSSI juga membagikan sepatu bola kepada anak-anak Jakarta. Pembagian perlengkapan ini menjadi bagian dari program “FIFA Boots for All” yang diselenggarakan bersamaan dengan peresmian FIFA Arena. Sepatu bola yang dibagikan melengkapi pelaksanaan kegiatan sepak bola anak-anak di lokasi acara, sementara lapangan baru FIFA Arena menjadi fasilitas yang diresmikan pada kesempatan yang sama.

Acara di FIFA Arena Mandiri University menempatkan program sepak bola untuk anak-anak sebagai fokus utama kegiatan. Dengan terselenggaranya “FIFA Boots for All” dan peresmian lapangan FIFA Arena pada hari yang sama, FIFA serta PSSI menghadirkan rangkaian agenda yang berkaitan dengan pengembangan kegiatan sepak bola anak-anak di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta Barat pada Senin, dengan pembagian sepatu bola dan peresmian fasilitas menjadi dua bagian utama dalam acara tersebut.

Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers menyampaikan apresiasi kepada FIFA atas dukungan yang diberikan melalui program pembangunan lapangan baru di Mandiri University. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan ruang bermain sepak bola yang lebih mudah dijangkau oleh anak-anak di Jakarta. Kehadiran lapangan FIFA Arena tidak hanya menambah fasilitas olahraga, tetapi juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk beraktivitas secara positif di lingkungan mereka sendiri.

Zwiers menilai keberadaan lapangan yang layak dapat mendorong anak-anak untuk bermain sepak bola setiap hari. Mereka tidak lagi harus mencari tempat yang jauh atau menggunakan ruang yang kurang memadai untuk berlatih dan bermain bersama teman-teman. Dengan adanya lapangan baru di lingkungan sekitar, kegiatan sepak bola diharapkan menjadi lebih rutin, terbuka, dan dapat diikuti oleh lebih banyak anak.

Bagi Zwiers, lapangan di Mandiri University merupakan sarana yang dapat mempertemukan anak-anak dengan olahraga yang mereka gemari. Fasilitas tersebut diharapkan membantu menciptakan kebiasaan bermain secara teratur sekaligus memperluas akses terhadap lapangan yang aman dan sesuai untuk kegiatan sepak bola. Apresiasi kepada FIFA juga mencerminkan pentingnya kerja sama dalam menyediakan lingkungan yang mendukung anak-anak untuk terus bermain dan mengembangkan ketertarikan mereka terhadap sepak bola.

Program “FIFA Boots for All” menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam agenda peresmian FIFA Arena di Jakarta. Melalui program ini, sepatu bola dibagikan secara gratis kepada anak-anak dari SD Wijaya Kusuma 05. Kegiatan tersebut menghadirkan perhatian pada kebutuhan perlengkapan olahraga bagi siswa sekolah dasar yang mengikuti kegiatan sepak bola.

Pembagian sepatu bola berlangsung bersamaan dengan peresmian lapangan FIFA Arena yang dilakukan oleh FIFA dan PSSI. Dengan demikian, agenda tersebut tidak hanya menandai hadirnya fasilitas lapangan baru, tetapi juga mencakup penyerahan perlengkapan olahraga kepada para siswa. FIFA Boots for All menjadi bagian yang menyertai peresmian fasilitas tersebut dalam satu rangkaian kegiatan.

Anak-anak dari SD Wijaya Kusuma 05 menerima sepatu bola dalam kegiatan yang diselenggarakan sebagai bagian dari agenda bersama FIFA dan PSSI. Informasi yang tersedia menempatkan pembagian tersebut sebagai kegiatan utama program FIFA Boots for All, tanpa merinci jumlah sepatu, jumlah siswa penerima, maupun mekanisme pembagiannya.

Peresmian FIFA Arena dan pembagian sepatu bola secara gratis berlangsung dalam kesempatan yang sama. FIFA dan PSSI menjadi pihak yang meresmikan lapangan tersebut sekaligus terlibat dalam rangkaian program yang ditujukan kepada anak-anak sekolah dasar. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa agenda peresmian lapangan dan program penyerahan perlengkapan olahraga diselenggarakan secara beriringan.

Rangkaian “FIFA Boots for All” tersebut secara khusus mencakup pemberian sepatu bola kepada anak-anak dari SD Wijaya Kusuma 05. Sementara itu, FIFA Arena diresmikan sebagai bagian lain dari kegiatan yang sama oleh FIFA dan PSSI. Kedua agenda itu menjadi unsur utama dalam acara yang menggabungkan peresmian lapangan baru dengan pembagian perlengkapan sepak bola secara gratis kepada siswa sekolah dasar.

Acara peresmian lapangan baru tersebut turut dihadiri Project Manager Member Associations FIFA, Tarek Serhan. Kehadirannya menambah arti penting bagi kegiatan yang mempertemukan unsur sepak bola internasional, nasional, dan komunitas anak-anak di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Tarek Serhan menyampaikan terima kasih kepada PSSI karena telah menyiapkan acara tersebut dengan baik. Ia juga menilai kegiatan itu berlangsung menyenangkan, sehingga dapat menghadirkan suasana positif bagi seluruh pihak yang terlibat.

Sejumlah legenda sepak bola dunia juga hadir dalam acara tersebut. Mereka adalah Pedro Rodriguez, mantan penyerang tim nasional Spanyol, serta Dimitar Berbatov, mantan penyerang tim nasional Bulgaria. Kehadiran kedua figur tersebut memperkaya rangkaian acara dan menunjukkan adanya perhatian dari kalangan sepak bola internasional terhadap pengembangan fasilitas serta pembinaan sepak bola di Indonesia.

Dari kawasan Asia Tenggara, acara itu dihadiri oleh beberapa nama yang telah dikenal dalam sejarah sepak bola regional. Mereka terdiri atas Widodo C. Putro dari Indonesia, Noh Alam Shah dari Singapura, Suchao Nutnum dari Thailand, Zaquan Adha dari Malaysia, dan Patrick Reichelt dari Filipina. Kehadiran para legenda tersebut melengkapi suasana peresmian lapangan baru sekaligus pemberian sepatu bola untuk anak-anak Jakarta. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman sepak bola yang positif dan berkesan bagi generasi muda.