Jakarta | Lisa, solois sekaligus anggota BLACKPINK, kembali merilis musik solo melalui sebuah EP bertajuk Press Play. Perilisan ini menandai hadirnya materi musik solo terbaru dari Lisa setelah jeda selama satu tahun delapan bulan. Dengan demikian, Press Play menjadi perilisan musik solo pertamanya dalam rentang waktu tersebut. EP ini memuat enam lagu, sehingga pendengar dapat menemukan enam materi dalam satu rilisan. Informasi utama mengenai perilisan ini mencakup identitas Lisa sebagai solois dan anggota BLACKPINK, judul EP, jumlah lagu, serta jarak waktu sejak perilisan solo sebelumnya.
Kembalinya Lisa lewat Press Play menjadi kabar hiburan yang menarik perhatian karena rilisan tersebut hadir setelah satu tahun delapan bulan tanpa perilisan musik solo. Jangka waktu itu menjadi penanda penting dalam kabar ini: EP baru tersebut merupakan musik solo pertamanya dalam periode tersebut. Rilisan ini juga memperlihatkan dua sisi identitas Lisa yang disebutkan, yakni sebagai solois dan sebagai anggota BLACKPINK. Namun, kabar mengenai Press Play berfokus pada perilisan EP, bukan pada rincian lain di luar informasi yang telah tersedia.
Dengan enam lagu di dalamnya, Press Play hadir sebagai EP solo Lisa yang memuat sejumlah materi dalam satu rilisan. Judul tersebut menjadi nama untuk proyek musik yang menandai kembalinya Lisa ke aktivitas perilisan solo setelah jeda satu tahun delapan bulan. Fakta-fakta tersebut cukup menggambarkan inti kabar: Lisa merilis EP solo baru, proyek itu berisi enam lagu, dan perilisan tersebut merupakan yang pertama dalam karier musik solonya selama satu tahun delapan bulan terakhir. Sebagai solois sekaligus anggota BLACKPINK, Lisa kembali menjadi sorotan melalui rilisan bertajuk Press Play.
Vespa S 150 terbaru membawa sejumlah fitur yang menjadi perhatian, mulai dari lampu depan LED berbentuk persegi hingga panel instrumen LCD. Skuter ini juga dilengkapi sistem immobilizer, fitur yang membantu mencegah mesin dinyalakan tanpa kunci yang sesuai. Ketiga hal tersebut memberi gambaran mengenai kelengkapan yang disebutkan untuk model terbaru ini, tanpa perlu mengaitkannya dengan spesifikasi atau kemampuan lain yang tidak disampaikan.
Desain lampu depan LED berbentuk persegi menjadi salah satu ciri yang disebut dalam informasi produk. Sementara itu, panel instrumen LCD hadir sebagai bagian dari perangkat yang tersedia pada Vespa S 150. Penggunaan layar LCD menandai pilihan tampilan instrumen pada skuter tersebut; informasi yang disampaikan tidak merinci isi tampilan maupun fungsi tambahan pada panel itu.
Fitur immobilizer berperan dalam membantu mencegah mesin dinyalakan apabila kunci yang digunakan bukan kunci yang sesuai. Dengan demikian, fitur ini berkaitan dengan proses pengaktifan mesin dan penggunaan kunci. Penjelasan tersebut tidak menyatakan adanya jaminan keamanan tertentu, sehingga perannya dapat dipahami sesuai keterangan yang diberikan: membantu mencegah mesin menyala tanpa kunci yang cocok.
Untuk sumber penggeraknya, Vespa S 150 menggunakan mesin 150 cc i-get yang dipadukan dengan transmisi otomatis CVT. Informasi ini melengkapi daftar fitur yang disebutkan, bersama lampu depan, immobilizer, dan panel instrumen. Tidak ada rincian tambahan mengenai tenaga, konsumsi bahan bakar, kecepatan, ataupun performa dalam keterangan yang menjadi dasar informasi ini, sehingga pembahasan tetap terbatas pada jenis mesin dan transmisi tersebut.
Informasi mengenai fitur Vespa S 150 terbaru ini disampaikan oleh PT Piaggio Indonesia melalui siaran pers yang diterima di Jakarta pada Kamis. Keterangan perusahaan tersebut menyebutkan lampu depan LED berbentuk persegi, sistem immobilizer, panel instrumen LCD, serta mesin 150 cc i-get dengan transmisi otomatis CVT. Bagi pembaca yang mencermati pembaruan produk, poin-poin tersebut menyediakan gambaran ringkas tentang sejumlah perlengkapan dan konfigurasi yang diumumkan, tanpa menambahkan klaim di luar isi siaran pers.
Kementerian Pariwisata Republik Indonesia memperkuat promosi destinasi Indonesia di pasar China dengan memanfaatkan kebijakan bebas visa bagi warga negara asing yang diberlakukan China sejak Agustus 2026. Langkah ini diarahkan untuk mendorong lebih banyak wisatawan China berkunjung ke Indonesia. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan keterangan tersebut kepada kantor berita Xinhua pada Kamis, 22 Oktober. Dalam upaya promosi, kementerian menjajaki dan menjalankan kolaborasi dengan sejumlah mitra yang berkaitan langsung dengan perjalanan dan akses menuju destinasi. Pendekatan itu mencakup platform digital, maskapai penerbangan, serta pelaku industri pariwisata, sebagai bagian dari promosi Indonesia kepada calon wisatawan di China.
Platform perjalanan digital yang disebut dalam kolaborasi tersebut adalah Ctrip, Qunar, dan Tuniu. Keterlibatan platform ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pilihan destinasi Indonesia kepada pengguna di China melalui kanal perjalanan daring. Selain itu, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan maskapai China Southern Airlines dan Xiamen Airlines. Kemitraan dengan perusahaan perjalanan dan penerbangan tersebut ditempatkan dalam rangkaian promosi yang lebih luas, bersama pelaku industri pariwisata. Kementerian mengaitkan langkah itu dengan peluang yang muncul dari kebijakan bebas visa China, yang memudahkan warga negara asing melakukan perjalanan ke China. Promosi Indonesia menyasar wisatawan China agar mereka mempertimbangkan Indonesia sebagai tujuan perjalanan.
Ni Luh Puspa menjelaskan bahwa kementerian berupaya memanfaatkan momentum kebijakan tersebut untuk memperkuat promosi destinasi Indonesia. Keterangan kepada Xinhua itu menyoroti kerja bersama dengan mitra digital, maskapai, dan industri pariwisata, sekaligus tujuan meningkatkan kunjungan wisatawan China ke Indonesia. Informasi yang disampaikan berfokus pada strategi promosi dan pihak-pihak yang terlibat; tidak menyebutkan besaran target kunjungan, jadwal kampanye khusus, ataupun hasil yang telah dicapai. Dengan demikian, kebijakan bebas visa China sejak Agustus 2026 menjadi konteks bagi upaya promosi, bukan keterangan mengenai perubahan pola perjalanan yang sudah terukur. Kementerian menyampaikan kerja sama tersebut sebagai bagian dari usaha menarik minat pasar China terhadap beragam destinasi di Indonesia.
iPhone Duo, yang disebut sebagai ponsel lipat perdana Apple, mulai memasuki tahap pra-pesan di Indonesia. Pembukaan ini menjadi kabar penting bagi konsumen yang menantikan perangkat baru Apple dengan rancangan berbeda dari lini iPhone sebelumnya. Sebelum iPhone Duo tersedia untuk dipesan, seri iPhone 18 Pro telah lebih dahulu membuka pra-pesan di pasar Indonesia. Kini, perhatian beralih kepada perangkat lipat tersebut, yang dapat dipesan melalui sejumlah distributor resmi. Tahap pra-pesan memberi calon pembeli kesempatan untuk menyampaikan minat dan memesan produk melalui kanal penjualan yang telah ditunjuk, sebelum memperoleh informasi lebih lanjut mengenai proses pemenuhan pesanan.
Pra-pesan resmi iPhone Duo dibuka pada 23 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB. Distributor yang membuka pemesanan mencakup Erajaya, iBox, Digimap, serta Hello Store milik Blibli. Dengan beberapa kanal resmi tersebut, calon pembeli dapat memilih tempat pemesanan yang paling sesuai dengan kebiasaan berbelanja mereka. Informasi waktu pembukaan yang sama juga membantu konsumen mengetahui kapan pemesanan mulai diterima. Bagi yang berencana membeli, memeriksa kanal resmi distributor merupakan langkah yang tepat untuk memperoleh keterangan terbaru mengenai ketersediaan pra-pesan dan ketentuan yang berlaku. Informasi yang tersedia dalam pengumuman ini berfokus pada pembukaan pemesanan, bukan rincian teknis ataupun jadwal pengiriman.
Harga iPhone Duo disebut mulai sekitar Rp45 juta. Angka tersebut memberi gambaran awal mengenai posisi perangkat ini di segmen premium, meski calon pembeli sebaiknya mengacu pada informasi distributor untuk mengetahui harga yang berlaku saat melakukan pemesanan. Belum ada rincian varian maupun tanggal pengiriman yang perlu disimpulkan dari keterangan pembukaan pra-pesan ini.






