KOTA JAMBI, JAMBI — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 5 Oktober 2026, Dede Sunandar sempat tidak sadarkan diri setelah menerima pukulan keras dari Vicky Prasetyo dalam pertandingan tinju. Peristiwa tersebut terjadi di atas ring saat keduanya tampil dalam ajang Kapolda Fighter Match. Laga itu berlangsung di GOR Kota Jambi pada Sabtu (3/10/2026).
Kejadian tersebut menjadi bagian penting dari pertandingan yang mempertemukan Dede Sunandar dan Vicky Prasetyo. Setelah menerima pukulan, Dede dilaporkan kolaps dan tidak sadarkan diri. Kondisi itu membuat perhatian dalam laga beralih kepada keadaan Dede setelah pertandingan di atas ring tersebut.
Kapolda Fighter Match menjadi ajang yang mempertemukan sejumlah pihak dalam pertandingan tinju, termasuk Dede Sunandar dan Vicky Prasetyo. Pertandingan keduanya di GOR Kota Jambi pada Sabtu (3/10/2026) berakhir dengan peristiwa ketika Dede tidak sadarkan diri setelah terkena pukulan keras dari lawannya.
Vicky Prasetyo kemudian mendampingi Dede Sunandar hingga rumah sakit. Pendampingan tersebut dilakukan setelah Dede mengalami kondisi tidak sadarkan diri seusai menerima pukulan di atas ring. Peristiwa dalam ajang Kapolda Fighter Match itu menjadi sorotan karena melibatkan Dede Sunandar yang kolaps setelah pertandingan tinju di GOR Kota Jambi.
Dengan demikian, inti peristiwa dalam laga tersebut adalah Dede Sunandar yang sempat tidak sadarkan diri setelah menerima pukulan keras dari Vicky Prasetyo. Pertandingan itu berlangsung sebagai bagian dari Kapolda Fighter Match pada Sabtu (3/10/2026) di GOR Kota Jambi, sementara Vicky mendampingi Dede hingga rumah sakit setelah kejadian tersebut.
Setelah Dede Sunandar tidak sadarkan diri usai laga tinju, Vicky Prasetyo segera mengambil tindakan dengan membawanya ke rumah sakit. Vicky menyampaikan bahwa ia mendampingi Dede setelah kejadian tersebut dan memastikan rekannya mendapatkan penanganan medis. Tindakan itu dilakukan setelah kondisi Dede terlihat membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Vicky juga mengatakan bahwa dirinya tetap berada di rumah sakit untuk menunggui Dede. Ia tidak langsung meninggalkan lokasi setelah membawa Dede untuk mendapatkan perawatan, melainkan menunggu perkembangan kondisinya. Keterangan tersebut disampaikan Vicky saat menjelaskan apa yang dilakukan setelah Dede tidak sadarkan diri.
Dalam keterangannya, Vicky mengaku meminta maaf setelah melihat kondisi Dede. Ia menyampaikan permintaan maaf itu ketika menyaksikan Dede dalam keadaan tidak sadarkan diri setelah pertandingan. Pernyataan tersebut menjadi bagian dari penjelasan Vicky mengenai responsnya terhadap kondisi Dede setelah laga berakhir.
Vicky juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa menyesal atas kejadian yang menimpa Dede. Perasaan itu muncul setelah ia melihat langsung kondisi Dede dan mendampinginya di rumah sakit. Ia menyampaikan penyesalan tersebut bersamaan dengan pengakuannya bahwa ia telah meminta maaf kepada Dede.
Dengan demikian, Vicky menyatakan bahwa ia membawa Dede ke rumah sakit, menungguinya selama berada di sana, serta meminta maaf dan mengungkapkan penyesalannya setelah melihat kondisi Dede. Seluruh tindakan tersebut disampaikan Vicky sebagai keterangan mengenai apa yang dilakukannya setelah Dede tidak sadarkan diri usai laga tinju.
Dalam penuturannya kepada wartawan pada Minggu (4/10/2026), Vicky Prasetyo menjelaskan bahwa ia tetap mendampingi Dede Sunandar setelah laga tinju berakhir. Dede disebut sempat tidak sadarkan diri sehingga perlu dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis di rumah sakit. Vicky mengikuti proses tersebut dan berada di sekitar Dede selama menunggu kondisinya membaik.
Pendampingan itu berlanjut hingga Dede mulai siuman. Setelah melihat Dede kembali sadar, Vicky menyampaikan permintaan maaf kepadanya. Permintaan tersebut disampaikan secara langsung, kemudian Vicky memeluk Dede. Urutan kejadian itu disampaikan Vicky ketika memberikan keterangan kepada wartawan, dengan penjelasan bahwa dirinya berada di rumah sakit sejak Dede dibawa untuk menjalani pemeriksaan.
Menurut keterangan tersebut, Vicky tidak langsung meninggalkan Dede setelah membawa atau mendampinginya ke rumah sakit. Ia menunggu sampai komedian itu mulai memberikan respons dan menyadari keadaan di sekitarnya. Pada saat itulah, Vicky kembali menyampaikan permintaan maaf dan melakukan pelukan sebelum proses pemantauan medis berlanjut. Informasi mengenai pendampingan, kondisi Dede yang mulai siuman, serta permintaan maaf itu seluruhnya berasal dari penuturan Vicky kepada wartawan pada Minggu (4/10/2026). Tidak ada keterangan tambahan mengenai keputusan atau tindakan lain setelah momen tersebut.
Setelah mendampingi Dede Sunandar hingga rumah sakit, Vicky Prasetyo juga berupaya menghubungi anak-anak sang komedian. Langkah tersebut dilakukan untuk menyampaikan kabar mengenai kondisi Dede setelah pertandingan tinju yang membuatnya sempat tidak sadarkan diri. Dengan begitu, keluarga dapat mengetahui perkembangan terbaru secara langsung dan memperoleh informasi yang diperlukan terkait penanganan Dede di rumah sakit.
Vicky menyampaikan bahwa kondisi Dede kini sudah sadar. Namun, Dede masih menjalani rangkaian pemeriksaan medis yang dilakukan oleh dokter. Pemeriksaan tersebut masih berlangsung sehingga informasi mengenai kondisi lebih lanjut tetap menunggu keterangan dari pihak medis. Untuk saat ini, perhatian utama diarahkan pada proses pemantauan dan pemeriksaan yang sedang dilakukan di rumah sakit.
Kabar bahwa Dede telah sadar menjadi perkembangan yang disyukuri oleh Vicky. Ia tetap mendampingi Dede dan berkomunikasi dengan keluarga selama proses pemeriksaan berlangsung. Vicky juga menyampaikan kondisi tersebut kepada anak-anak Dede agar mereka mengetahui keadaan sang komedian. Kendati sudah sadar, Dede masih berada dalam pemantauan dokter, sehingga belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan atau langkah berikutnya. Informasi mengenai perkembangan Dede diharapkan dapat disampaikan setelah proses medis yang dijalani selesai atau ketika terdapat keterangan resmi dari pihak terkait.

