Persib Kenakan Pita Hitam untuk Mengenang Bobotoh yang Tewas di Tol Tegal

Persib Kenakan Pita Hitam untuk Mengenang Bobotoh yang Tewas di Tol Tegal

Bandung | Para pemain Persib Bandung akan mengenakan pita hitam di lengan saat menghadapi Java United di Stadion Jatidiri, Semarang, malam itu. Atribut tersebut menjadi penanda suasana duka yang menyertai laga, sekaligus ungkapan belasungkawa dari klub atas meninggalnya Roby Kurniawan, suporter Persib asal Bogor. Dengan mengenakan pita hitam, para pemain membawa penghormatan kepada Roby ke lapangan pada pertandingan tersebut.

Keputusan memakai pita hitam menempatkan perhatian pada kehilangan seorang Bobotoh di tengah agenda pertandingan. Bagi Persib, langkah itu merupakan cara untuk menunjukkan rasa turut berduka atas kepergian Roby. Pita yang dikenakan di lengan menjadi simbol sederhana, tetapi sarat makna, karena memperlihatkan bahwa klub tidak mengabaikan kabar duka yang menimpa pendukungnya. Penghormatan ini disampaikan melalui penampilan tim sebelum dan selama laga, tanpa mengubah fokus bahwa pertandingan tetap mempertemukan Persib dan Java United di Stadion Jatidiri.

Roby Kurniawan dikenal sebagai suporter Persib yang berasal dari Bogor. Ia meninggal di Tol Tegal, dan kabar tersebut menjadi latar bagi sikap berkabung yang ditunjukkan klub pada malam pertandingan di Semarang. Pita hitam itu menghubungkan momen di lapangan dengan rasa kehilangan yang dirasakan dalam lingkungan pendukung Persib. Melalui simbol tersebut, para pemain menyampaikan simpati kepada Roby dan pihak-pihak yang berduka. Tidak ada rincian lain yang perlu ditambahkan untuk memahami maksud penghormatan itu: Persib mengenakan pita hitam sebagai ungkapan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang suporter. Di Stadion Jatidiri, gestur itu menjadi bagian dari suasana laga melawan Java United, sekaligus pengingat bahwa sepak bola juga berlangsung dalam kebersamaan dan kepedulian terhadap para pendukungnya. Pada malam itu, perhatian terhadap Roby hadir berdampingan dengan persiapan tim menjalani pertandingan, tanpa mengurangi arti kehilangan yang menjadi alasan penggunaan pita hitam.Roby meninggal dalam kecelakaan maut yang terjadi di KM 282 Jalur A Tol Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu pagi, 8 November 2026. Ia berada dalam perjalanan bersama sejumlah rekan sesama Bobotoh dari Bogor menuju Semarang. Perjalanan itu dilakukan untuk mendukung Persib dalam pertandingan melawan Java United di Stadion Jatidiri. Informasi tersebut menempatkan kepergian Roby dalam konteks perjalanan rombongan suporter menuju kota tempat laga berlangsung.

Rombongan berangkat dari Bogor dengan tujuan menyaksikan langsung pertandingan Persib melawan Java United. Roby tidak bepergian seorang diri, melainkan bersama sejumlah Bobotoh lainnya. Mereka menuju Semarang, tempat Stadion Jatidiri menjadi lokasi pertandingan. Keterangan mengenai asal perjalanan, tujuan, dan kebersamaan Roby dengan rekan-rekannya menjadi bagian penting dalam memahami latar perjalanan sebelum kecelakaan terjadi di ruas Tol Tegal.

Kecelakaan yang merenggut nyawa Roby terjadi pada Minggu pagi di kilometer 282 Jalur A Tol Tegal. Lokasi tersebut berada di wilayah Jawa Tengah. Keterangan yang tersedia menyebutkan waktu dan titik kejadian itu, tanpa merinci penyebab maupun rangkaian terjadinya kecelakaan. Karena itu, informasi mengenai peristiwa ini perlu disampaikan sesuai keterangan yang ada, tanpa menambahkan dugaan tentang apa yang terjadi di jalan atau keadaan kendaraan rombongan.

Kepergian Roby terjadi ketika ia sedang dalam perjalanan untuk mendukung Persib bersama sesama Bobotoh. Ia dan rekan-rekannya bertolak dari Bogor menuju Semarang untuk menghadiri laga di Stadion Jatidiri. Keterangan mengenai perjalanan tersebut menjelaskan tujuan rombongan, sedangkan lokasi dan waktu kecelakaan tercatat di KM 282 Jalur A Tol Tegal pada Minggu pagi, 8 November 2026. Tidak ada rincian lain tentang penyebab atau detail kecelakaan yang dicantumkan di sini.

Persib berencana menyambangi rumah duka Roby di kawasan Parung, Bogor, untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran perwakilan klub diharapkan menjadi bentuk perhatian dan dukungan pada masa berduka, sekaligus menunjukkan bahwa kehilangan tersebut turut dirasakan oleh keluarga besar Persib. Rencana itu disampaikan Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat. Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi klub untuk menemui keluarga Roby secara langsung dan menyampaikan simpati atas musibah yang terjadi.

Adhitia menjelaskan bahwa Roby sedang berada dalam perjalanan untuk memberikan dukungan kepada Persib ketika kecelakaan merenggut nyawanya di Tol Tegal. Karena itu, kepergian Roby dirasakan sebagai kehilangan oleh klub. Ia merupakan bagian dari Bobotoh yang tengah berupaya hadir untuk mendukung tim, dan semangat tersebut memiliki arti tersendiri bagi Persib. Dukungan yang diberikan Bobotoh bukan sekadar kehadiran di stadion atau perjalanan menuju lokasi pertandingan, melainkan wujud keterikatan dan kecintaan kepada klub. Dalam keadaan seperti ini, Persib merasa perlu menunjukkan bahwa hubungan tersebut juga diakui dan dihargai.

Rencana mendatangi rumah duka menjadi cara Persib untuk hadir di tengah keluarga, bukan hanya menyampaikan ungkapan duka dari jauh. Dukungan langsung itu diharapkan dapat memberikan penguatan moral kepada keluarga Roby, tanpa mengurangi beratnya kehilangan yang mereka alami. Adhitia menyampaikan rencana tersebut atas nama klub dan menegaskan bahwa Persib turut merasakan kehilangan karena Roby sedang menempuh perjalanan untuk mendukung tim. Kunjungan ke Parung, Bogor, sekaligus memperlihatkan kepedulian Persib terhadap Bobotoh dan keluarga mereka. Dalam suasana duka, perhatian dan kebersamaan menjadi hal penting; klub ingin memastikan bahwa keluarga Roby mengetahui bahwa kontribusi dan dukungan almarhum kepada Persib dikenang. Kehadiran langsung juga memberi ruang bagi perwakilan klub untuk menyampaikan simpati dengan penuh hormat, serta mendengarkan keluarga yang sedang berduka. Persib berharap dukungan tersebut dapat menemani keluarga dalam menghadapi masa sulit ini.

Manajemen, pemain, tim, dan keluarga besar Persib menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Roby. Kepergian almarhum menjadi kehilangan yang dirasakan oleh banyak pihak, terutama keluarga dan orang-orang terdekatnya. Persib menyampaikan rasa simpati serta kepedulian kepada mereka yang tengah berduka, seraya mengajak seluruh pihak untuk mengenang Roby dengan penuh hormat. Ungkapan belasungkawa ini menjadi wujud kebersamaan klub dengan Bobotoh dan komunitas yang selama ini mendukung Persib. Di tengah suasana kehilangan, klub berharap keluarga yang ditinggalkan tidak merasa sendiri dan dapat memperoleh dukungan dari lingkungan sekitar. Doa dan perhatian disampaikan dengan tulus, sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum serta kepedulian kepada keluarga yang kini menghadapi masa sulit.

Dalam doa yang disampaikan, Persib berharap almarhum Roby mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Klub juga memohon agar segala amal baiknya diterima dan segala kekhilafannya mendapat ampunan. Doa tersebut mencerminkan harapan agar Roby berada dalam rahmat dan kasih sayang Allah. Bagi keluarga yang ditinggalkan, manajemen, pemain, tim, dan keluarga besar Persib mendoakan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi duka. Kehilangan seseorang yang dicintai bukanlah hal mudah, sehingga dukungan, perhatian, dan doa dari orang-orang sekitar menjadi berarti. Persib berharap keluarga dapat melalui masa berduka dengan saling menguatkan dan tetap memperoleh ketenteraman. Semoga kenangan baik tentang Roby senantiasa menjadi penghiburan bagi mereka yang mengenalnya.

Ungkapan duka dan doa tersebut disampaikan atas nama seluruh keluarga besar Persib, sebagai tanda bahwa rasa kehilangan turut dirasakan bersama. Dukungan kepada keluarga almarhum tidak hanya hadir melalui kata-kata, tetapi juga melalui sikap saling peduli dan memberi ruang bagi keluarga untuk berduka. Persib berharap doa dari Bobotoh dan masyarakat dapat menyertai Roby serta menguatkan orang-orang terdekatnya. Pada saat yang sama, klub mengajak semua pihak menjaga empati dan menghormati keluarga yang sedang menghadapi masa berkabung.

26 kunjungan