Jakarta | Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Shell, dan BP terpantau tidak berubah hingga 19 Oktober 2026. Dengan demikian, konsumen yang membeli BBM di jaringan ketiga penyedia tersebut masih mendapati tarif yang sama seperti pada periode sebelumnya. Kondisi ini berlaku untuk produk yang dipasarkan masing-masing perusahaan, meskipun jenis dan pilihan bahan bakar yang tersedia dapat berbeda di setiap SPBU.
Di Pertamina, harga BBM subsidi maupun nonsubsidi tercatat bertahan sejak September 2026. Tidak ada perubahan tarif yang berlaku memasuki 19 Oktober, sehingga harga yang diumumkan sebelumnya masih menjadi acuan bagi pelanggan. BBM subsidi dan nonsubsidi memiliki skema penetapan serta kategori produk yang berbeda, tetapi keduanya sama-sama tidak mengalami penyesuaian selama periode tersebut. Pengendara dapat memeriksa informasi harga berdasarkan jenis BBM dan wilayah sebelum mengisi bahan bakar, karena tarif yang berlaku dapat ditampilkan menurut lokasi.
Sementara itu, harga BBM Shell dan BP juga tercatat tetap sejak awal September 2026. Hingga tanggal pemantauan, belum terlihat perubahan pada daftar harga yang diumumkan kedua perusahaan. Situasi tersebut membuat tarif di SPBU Shell dan BP memasuki paruh kedua Oktober masih sama dengan harga yang diberlakukan sejak awal bulan sebelumnya. Konsumen yang menggunakan produk dari kedua jaringan itu dapat menjadikan daftar harga terbaru perusahaan sebagai rujukan, terutama apabila akan membeli jenis bahan bakar tertentu.
Kestabilan harga BBM di berbagai SPBU ini berlangsung saat harga minyak dunia mengalami fluktuasi. Informasi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga minyak global dan tarif yang terpantau di SPBU merupakan hal yang dapat diamati secara bersamaan, tanpa memastikan adanya hubungan sebab-akibat. Untuk mengetahui harga yang tepat pada hari pembelian, masyarakat sebaiknya memeriksa kanal resmi Pertamina, Shell, atau BP, serta papan informasi di SPBU. Pemantauan berkala membantu konsumen memperoleh informasi terkini apabila perusahaan mengumumkan penyesuaian setelah 19 Oktober 2026.
Harga BBM Pertamina tercatat tetap hingga 19 Oktober 2026. Untuk setiap liter, Pertalite dijual Rp10.000 dan Solar subsidi Rp6.800. Pada kelompok produk bensin lainnya, harga Pertamax adalah Rp15.950 per liter, Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, serta Pertamax Green Rp19.150 per liter. Sementara itu, dua jenis bahan bakar diesel yang tercantum dalam daftar ialah Dexlite seharga Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex seharga Rp25.200 per liter. Angka-angka tersebut merupakan rincian harga yang berlaku dan tidak mengalami perubahan sejak September 2026.
Dengan demikian, daftar harga Pertamina sampai tanggal 19 Oktober 2026 meliputi tujuh produk dengan tarif per liter yang tetap. Pertalite berada pada harga Rp10.000, sedangkan Solar subsidi berada pada Rp6.800. Pertamax tercatat Rp15.950, Pertamax Turbo Rp19.600, dan Pertamax Green Rp19.150. Untuk Dexlite, harga yang tercantum adalah Rp23.700 per liter; Pertamina Dex tercatat Rp25.200 per liter. Seluruh nominal ini masih sama seperti pada September 2026. Tidak ada perubahan harga pada daftar tersebut selama periode yang disebutkan, sehingga angka yang dirinci tetap menjadi acuan hingga 19 Oktober 2026.
Rincian tersebut menunjukkan bahwa harga setiap produk Pertamina yang disebutkan bertahan tanpa perubahan sejak September. Konsumen dapat melihat tarifnya secara berurutan: Rp10.000 per liter untuk Pertalite, Rp6.800 untuk Solar subsidi, Rp15.950 untuk Pertamax, Rp19.600 untuk Pertamax Turbo, dan Rp19.150 untuk Pertamax Green. Adapun Dexlite tercatat Rp23.700 per liter, sementara Pertamina Dex berada di angka Rp25.200 per liter. Tidak ada perbedaan nominal yang tercantum untuk September dan harga yang berlaku hingga 19 Oktober 2026. Karena itu, ketujuh harga tersebut dapat dibaca sebagai daftar tarif yang tetap untuk periode ini, tanpa perubahan dari bulan sebelumnya.
Untuk produk Shell yang disebut dalam bahan, informasi yang tersedia berfokus pada V-Power Diesel. Harga produk tersebut terpantau stabil sejak 1 September 2026. Dengan demikian, catatan yang dapat disampaikan adalah bahwa tidak ada perubahan harga yang terpantau selama periode tersebut, berdasarkan informasi yang menjadi acuan. Keterangan ini berlaku khusus untuk V-Power Diesel dan tidak dengan sendirinya menjelaskan kondisi seluruh produk bahan bakar yang dijual di SPBU Shell.
Bahan sumber tidak mencantumkan nominal harga V-Power Diesel. Karena itu, angka harga tidak dapat dituliskan atau diperkirakan dalam uraian ini. Menambahkan nominal tanpa dukungan informasi yang tersedia berisiko membuat pembaca menerima data yang keliru, terutama karena harga bahan bakar dapat berbeda menurut jenis produk, lokasi, maupun waktu pemberlakuan. Pembaca sebaiknya memeriksa kanal resmi Shell apabila membutuhkan nominal terkini untuk transaksi atau perbandingan harga.
Informasi stabil sejak 1 September 2026 juga perlu dipahami sesuai batas waktunya. Pernyataan tersebut merujuk pada pemantauan yang disebutkan dalam bahan, bukan jaminan bahwa harga tidak akan berubah setelah periode itu. Jika ada penyesuaian berikutnya, data terbaru dari perusahaan atau pengumuman resmi menjadi rujukan yang lebih tepat. Penyebutan tanggal membantu memperjelas konteks dan mencegah pembaca menganggap keterangan tersebut berlaku tanpa batas waktu.
Bagian ini tidak dimaksudkan sebagai daftar lengkap harga Shell. Tidak ada rincian nominal untuk produk lain yang dapat ditambahkan berdasarkan bahan yang tersedia, sehingga pembahasan dibatasi pada status V-Power Diesel. Dengan membedakan fakta yang tercantum dari informasi yang tidak tersedia, uraian harga tetap akurat dan tidak menimbulkan kesan bahwa semua bahan bakar Shell memiliki harga yang sama atau mengalami perubahan serupa. Untuk mengetahui harga tiap produk, konsumen dapat mengecek informasi resmi sesuai wilayah dan tanggal pembelian.
Daftar harga BBM BP yang tercantum untuk periode hingga 19 Oktober 2026 memuat tiga produk, yaitu BP Ultimate, BP 92, dan BP Ultimate Diesel. Tarif per liter untuk masing-masing produk tersebut adalah Rp19.330, Rp16.130, dan Rp25.420. Angka-angka ini merupakan harga yang disebutkan untuk produk BP dalam daftar harga BBM yang berlaku pada periode tersebut. Dengan demikian, konsumen dapat membedakan tarif setiap produk berdasarkan nama dan harga per liternya.
BP Ultimate tercatat dengan harga Rp19.330 per liter. Sementara itu, BP 92 dibanderol Rp16.130 per liter, dan BP Ultimate Diesel memiliki tarif Rp25.420 per liter. Ketiga nominal tersebut menjadi rincian harga BP yang disampaikan, dengan jenis produk serta nilai masing-masing tetap dicantumkan secara terpisah. Penyebutan harga per liter memberikan acuan yang jelas untuk membaca daftar tanpa mencampur tarif satu produk dengan produk lainnya.
Menurut informasi sumber, harga BP Ultimate, BP 92, dan BP Ultimate Diesel tidak berubah sejak awal September. Artinya, nominal yang tercantum untuk ketiga produk tersebut masih sama dengan harga yang berlaku sejak periode awal September. BP Ultimate tetap tercatat Rp19.330 per liter, BP 92 Rp16.130 per liter, sedangkan BP Ultimate Diesel Rp25.420 per liter. Tidak ada perubahan angka yang disebutkan untuk masing-masing produk selama rentang tersebut.
Rincian harga BP hingga 19 Oktober 2026 dapat dibaca sebagai berikut dalam urutan produknya: BP Ultimate sebesar Rp19.330 per liter, BP 92 sebesar Rp16.130 per liter, dan BP Ultimate Diesel sebesar Rp25.420 per liter. Seluruh harga itu dinyatakan tidak berubah sejak awal September, sesuai informasi sumber.





