Lombok | Veda Ega Pratama mengakhiri latihan bebas kedua Moto3 Mandalika 2026 dengan menempati posisi ke-11. Sesi tersebut berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu pagi, 10 Oktober 2026, waktu Indonesia Barat. Pembalap Honda Team Asia itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 37,860 detik.
Hasil tersebut menempatkan Veda Ega pada urutan kesebelas dalam sesi latihan kedua yang digelar di lintasan Mandalika. Catatan waktunya menjadi hasil yang tercatat setelah seluruh rangkaian sesi latihan bebas kedua selesai. Posisi akhir dan waktu terbaik pembalap asal Indonesia itu tercantum dalam hasil latihan Moto3 Mandalika 2026 pada Sabtu pagi.
Dengan demikian, nama Veda Ega Pratama berada di posisi ke-11 pada daftar hasil latihan bebas kedua. Ia membukukan waktu 1 menit 37,860 detik bersama Honda Team Asia dalam sesi yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sirkuit Internasional Mandalika menjadi lokasi berlangsungnya latihan tersebut, sementara waktu Indonesia Barat menjadi acuan penyelenggaraan pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Maximo Quiles menjadi pembalap tercepat pada latihan kedua Moto3 Mandalika 2026. Ia mencatat waktu terbaik 1 menit 36,690 detik, sekaligus menempatkan dirinya di posisi teratas dalam daftar hasil sesi. Catatan tersebut menjadi tolok ukur penting bagi para pembalap lain yang berupaya membangun kecepatan sejak rangkaian latihan di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
Keunggulan Quiles menempatkannya sebagai pusat perhatian dalam persaingan papan atas. Waktu 1 menit 36,690 detik menunjukkan performa yang kuat sepanjang sesi dan memberikan gambaran mengenai ketatnya persaingan di lintasan Mandalika. Setiap pembalap harus mampu menjaga konsistensi, menemukan ritme terbaik, serta memaksimalkan kinerja motor untuk mendekati catatan waktu tersebut.
Di belakang Maximo Quiles, terdapat David Almansa dan Brian Uriarte yang juga berada dalam kelompok pembalap terdepan. Kehadiran keduanya memperlihatkan bahwa persaingan untuk menempati posisi atas berlangsung kompetitif. Meski catatan waktu dan posisi rinci Almansa serta Uriarte tidak tersedia dalam sumber, keduanya tetap tercatat sebagai pembalap yang mengikuti Quiles dalam daftar hasil latihan kedua.
Hasil ini memberikan konteks awal bagi peta persaingan Moto3 Mandalika 2026. Quiles berhasil mengamankan perhatian melalui waktu tercepat, sedangkan Almansa dan Uriarte menjadi bagian dari barisan yang berusaha menekan pemimpin sesi. Performa pada latihan kedua belum menentukan hasil akhir akhir pekan balap, tetapi dapat menjadi dasar evaluasi bagi setiap tim dalam menyiapkan strategi, menyempurnakan setelan motor, dan meningkatkan kecepatan pada sesi berikutnya.
Latihan bebas kedua Moto3 Mandalika 2026 menjadi sesi penting bagi seluruh pembalap sebelum memasuki kualifikasi. Sesi ini merupakan kesempatan terakhir untuk mencari dan memastikan setelan terbaik yang akan digunakan pada tahapan berikutnya. Karena itu, setiap pembalap perlu memanfaatkan waktu yang tersedia secara maksimal untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai pilihan setelan mereka.
Dengan durasi hanya 30 menit, latihan bebas kedua berlangsung dalam waktu yang singkat. Para rider tidak memiliki banyak kesempatan untuk melakukan percobaan berulang atau menunda upaya mencatat waktu. Sejak sesi dimulai, mereka berusaha memacu motor masing-masing agar dapat membukukan catatan waktu terbaik. Setiap putaran menjadi penting karena hasilnya dapat memberikan gambaran mengenai posisi kompetitif mereka menjelang kualifikasi.
Tekanan waktu membuat persaingan pada sesi ini berlangsung ketat. Para pembalap harus segera menemukan ritme dan menggunakan setiap kesempatan untuk meningkatkan catatan waktu. Perbaikan kecil dalam satu putaran pun dapat memengaruhi posisi mereka di daftar hasil latihan. Oleh sebab itu, fokus utama selama 30 menit tersebut adalah mendapatkan setelan yang paling sesuai sekaligus mencatat waktu secepat mungkin.
Bagi Veda Ega, sesi latihan bebas kedua menjadi bagian penting dalam persiapannya menghadapi kualifikasi Moto3 Mandalika 2026. Catatan waktu yang menempatkannya di peringkat ke-11 menunjukkan hasil yang diperoleh setelah ia memanfaatkan kesempatan singkat tersebut. Posisi itu juga menjadi gambaran awal sebelum para pembalap melanjutkan persaingan pada sesi kualifikasi. Dengan waktu latihan yang terbatas, setiap hasil menjadi bekal untuk menentukan langkah pada tahap berikutnya.
Perkembangan catatan waktu pada latihan kedua Moto3 Mandalika 2026 berlangsung secara bertahap. Maximo Quiles menjadi salah satu pembalap yang lebih dulu mencatat waktu kompetitif pada kesempatan awal, yakni 1 menit 37,655 detik. Catatan tersebut langsung menempatkannya sebagai salah satu pembalap terdepan dalam persaingan sesi.
Veda Ega Pratama juga sempat berada di posisi keempat setelah membukukan waktu 1 menit 37,860 detik. Pada tahap itu, jaraknya dari Quiles tercatat 0,205 detik. Selisih tersebut menunjukkan bahwa pembalap tuan rumah masih berada dalam jangkauan kelompok teratas, meskipun posisinya kemudian dapat berubah seiring para pembalap meningkatkan catatan masing-masing.
Quiles selanjutnya mempertajam waktunya menjadi 1 menit 37,052 detik. Pembalap tersebut masih mampu menemukan peningkatan berikutnya hingga mencatatkan 1 menit 36,690 detik. Perbaikan itu membuat standar waktu di posisi terdepan semakin sulit dikejar oleh pembalap lain yang berupaya memperbaiki posisi pada sisa sesi.
Pada saat Quiles kembali memperbaiki catatannya, Veda Ega tidak kembali keluar lintasan untuk memburu waktu yang lebih cepat. Sumber menyebut keputusan tersebut tampaknya merupakan pilihan pembalap asal Indonesia itu, sehingga alasan pastinya belum dapat dipastikan. Situasi tersebut membuat catatan 1 menit 37,860 detik tetap menjadi waktu terbaik Veda Ega dalam latihan kedua.
Dengan waktu tersebut, Veda Ega menyelesaikan sesi di posisi ke-11. Hasil itu mencerminkan posisi akhirnya setelah persaingan waktu berlangsung hingga sesi mendekati penutupan, sementara Quiles berhasil mengamankan catatan yang lebih cepat melalui beberapa kali peningkatan.

