Jakarta | Jessica Mila dan Yakup Hasibuan mengumumkan jenis kelamin calon anak kedua mereka melalui acara gender reveal. Kabar tersebut menjawab rasa ingin tahu mengenai bayi yang tengah dinantikan pasangan ini. Anak yang akan segera hadir itu dipastikan berjenis kelamin perempuan, sehingga Kyarra Arunika Hasibuan akan memiliki seorang adik perempuan. Pengumuman ini menjadi salah satu kabar penting dalam perjalanan kehamilan kedua Jessica Mila dan Yakup. Informasi yang dibagikan berfokus pada jenis kelamin calon bayi serta perkiraan waktu kelahirannya, tanpa rincian lain mengenai jalannya acara.
Kehadiran bayi perempuan itu akan menambah anggota keluarga kecil Jessica dan Yakup. Kyarra, yang menjadi anak pertama mereka, nantinya akan menyandang peran sebagai kakak bagi adiknya. Dengan demikian, pengumuman gender reveal tersebut juga memperjelas bahwa calon anggota keluarga baru itu adalah seorang putri. Bagi pasangan dan keluarga, kabar mengenai jenis kelamin bayi menjadi bagian dari penantian menuju persalinan. Meski informasi yang tersedia tetap terbatas pada pengumuman tersebut, jenis kelamin calon anak kedua kini telah diketahui: perempuan.
Selain menyampaikan jenis kelamin bayi, perkiraan hari lahir juga telah disebutkan berdasarkan pemeriksaan medis kandungan. HPL calon anak kedua Jessica Mila diperkirakan jatuh pada 27 Februari 2027. Tanggal tersebut merupakan perkiraan dari pemeriksaan, sehingga menjadi acuan waktu kelahiran yang dinantikan, bukan kepastian bahwa persalinan akan berlangsung tepat pada hari itu. Sampai saat ini, informasi yang dapat dipastikan mencakup calon bayi perempuan dan perkiraan tanggal kelahirannya. Kedua kabar itu memberikan gambaran mengenai perkembangan kehamilan kedua Jessica dan Yakup, sekaligus menandai penantian keluarga menyambut adik perempuan Kyarra Arunika Hasibuan.
Menjelang persalinan anak keduanya, Jessica Mila menyampaikan bahwa ia masih berharap dapat menjalani proses melahirkan secara normal. Harapan tersebut menjadi bagian dari persiapannya menyambut kelahiran bayi, tetapi ia tidak menyebutnya sebagai sesuatu yang sudah pasti akan terjadi. Jessica memahami bahwa proses persalinan dapat dipengaruhi oleh kondisi yang berkembang hingga waktunya tiba. Karena itu, keinginannya untuk melahirkan secara normal tetap disertai sikap terbuka terhadap pertimbangan kesehatan dan arahan tenaga medis.
Pernyataan itu disampaikan Jessica saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu, 25 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa harapan menjalani persalinan normal bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian. Baginya, kondisi dirinya dan bayi merupakan prioritas utama. Dengan demikian, pilihan metode persalinan nantinya perlu mempertimbangkan keselamatan keduanya, bukan hanya keinginan pribadi atau rencana yang telah dibayangkan sebelumnya.
Sikap tersebut mencerminkan pendekatan yang realistis dalam menghadapi persalinan: tetap memiliki harapan, sembari menerima bahwa keputusan akhir bergantung pada keadaan saat itu. Jessica masih berusaha agar dapat melahirkan secara normal, namun ia tidak memastikan bahwa metode tersebut akan terlaksana. Yang paling penting, menurutnya, adalah dirinya dan bayi berada dalam keadaan sehat. Harapan ini juga menunjukkan bahwa persiapan menyambut kelahiran tidak semata-mata berfokus pada cara persalinan, melainkan pada kesejahteraan ibu dan anak. Menjelang hari kelahiran, kondisi keduanya akan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan langkah yang paling tepat. Karena itu, keinginannya dapat dipahami sebagai harapan yang tetap fleksibel, bukan kepastian mengenai proses persalinan. Pernyataan Jessica memberi gambaran bahwa ia menjalani masa menanti kelahiran dengan harapan sekaligus mengutamakan kesehatan. Pilihan nantinya akan menyesuaikan keadaan, dengan keselamatan ibu dan bayi sebagai perhatian terpenting.
Dalam momen menjelang pengungkapan jenis kelamin calon anak kedua, Yakup mengaku memiliki firasat bahwa bayi yang sedang dikandung Jessica Mila adalah perempuan. Keyakinan itu juga tercermin dari pilihan busana yang ia kenakan, yakni pakaian bernuansa merah muda. Pilihan warna tersebut menjadi bagian dari suasana tebak-tebakan keluarga, sekaligus menunjukkan dugaan Yakup mengenai calon anggota keluarga mereka yang akan segera hadir.
Meski memiliki firasat, Yakup memandang tebakan tentang jenis kelamin bayi sebagai hal yang menyenangkan, bukan persoalan besar. Bagi keluarga, dugaan masing-masing dapat menjadi bagian ringan dari masa menanti kelahiran. Tidak ada tekanan untuk memastikan siapa yang benar dalam menebak. Yang terlihat, perbincangan itu memberi ruang bagi keluarga untuk berbagi harapan dan menikmati momen menjelang kabar mengenai calon anak kedua Jessica dan Yakup.
Keinginan agar bayi tersebut perempuan juga telah hadir dalam cerita keluarga melalui Kyarra. Jessica mengatakan putrinya sejak awal kehamilan sangat menginginkan seorang adik perempuan. Harapan Kyarra itu menjadi bagian dari percakapan mereka tentang calon adik yang sedang dinantikan. Jessica pun berseloroh bahwa keinginan putrinya mungkin didengar. Ucapan itu disampaikan sebagai candaan, tanpa mengubah suasana tebak-tebakan menjadi sesuatu yang harus dipastikan atau diperdebatkan.
Firasat Yakup dan keinginan Kyarra memperlihatkan bahwa setiap anggota keluarga memiliki dugaan maupun harapan sendiri tentang bayi tersebut. Yakup memilih tampil dengan nuansa merah muda karena merasa calon anaknya perempuan, sementara Kyarra telah menyampaikan keinginannya sejak awal kehamilan. Bagi Yakup, permainan menebak itu tetap menjadi bagian menyenangkan dari masa menanti. Jessica sendiri menanggapi harapan putrinya dengan gurauan bahwa mungkin saja keinginan tersebut didengar. Kisah ini berpusat pada dugaan dan harapan mereka, tanpa menjadikannya kepastian sebelum kabar mengenai jenis kelamin bayi terungkap.
Dalam momen pengumuman jenis kelamin calon anak kedua Jessica Mila, perhatian keluarga juga tertuju kepada Kyarra, putri pertamanya. Namun, peristiwa yang terjadi saat pengumuman berlangsung tidak sepenuhnya menjadi pengalaman yang nyaman bagi Kyarra. Jessica menceritakan bahwa putrinya sempat terkejut ketika mendengar letupan kembang api. Reaksi tersebut kemudian diikuti tangisan, sebagaimana disampaikan Jessica mengenai kejadian itu.
Informasi yang dibagikan Jessica menggambarkan respons spontan seorang anak terhadap suara yang mengejutkan. Tidak ada keterangan bahwa Kyarra mengetahui sebelumnya akan terdengar letupan tersebut, sehingga kisah ini cukup dipahami sebagai reaksi saat itu. Jessica tidak menguraikan lebih jauh soal penyebab teknis atau rincian lain di balik suara kembang api. Karena itu, kejadian tersebut dapat disampaikan secara sederhana tanpa menambahkan dugaan tentang suasana, intensitas suara, atau keadaan Kyarra di luar yang diceritakan.
Setelah Kyarra menangis, menurut Jessica, putrinya dibawa masuk terlebih dahulu. Keterangan ini menjadi bagian penting dari cerita singkat mengenai gender reveal tersebut: keluarga merespons keadaan Kyarra dengan membawanya ke dalam, sementara momen pengumuman berlangsung. Tidak ada rincian tambahan mengenai berapa lama Kyarra berada di dalam atau siapa yang menemaninya, sehingga hal-hal itu tidak perlu disimpulkan. Jessica hanya menjelaskan bahwa putrinya sempat terkejut, menangis, lalu dibawa masuk.
Kisah tersebut menunjukkan sisi lain dari acara keluarga yang biasanya dikenal melalui hasil pengumuman dan kabar bahagia. Dalam pengalaman Jessica, momen itu juga mencakup reaksi Kyarra terhadap letupan kembang api. Penyampaian yang ringkas menjaga fokus pada informasi yang benar-benar tersedia, tanpa menjadikan tangisan Kyarra sebagai tontonan atau membesar-besarkan responsnya. Dengan demikian, peristiwa yang dapat dipastikan dari cerita Jessica adalah Kyarra mendengar letupan, merasa terkejut hingga menangis, lalu dibawa masuk terlebih dahulu. Detail tersebut menutup rangkaian kabar gender reveal dengan perhatian pada pengalaman putri kecil mereka, sebagaimana diceritakan sang ibu, tanpa menambahkan gambaran tentang kejadian yang tidak disampaikan.
Baca juga: Sebuah Harapan dari Tuban, Keluarga Hendro Kacung Asal Tasikmadu Tengah Dicari






