Jakarta | Anang Hermansyah mengungkapkan bahwa putranya, Azriel Hermansyah, memiliki ketertarikan yang besar terhadap politik. Menurut Anang, minat tersebut terlihat dari kebiasaan Azriel yang kerap menyimak berbagai hal terkait bidang politik dalam kesehariannya. Perhatian itu bukan hanya muncul sesekali, sebab Azriel disebut mendengarkan pembahasan mengenai politik setiap hari. Keterangan tersebut memberi gambaran bahwa isu politik menjadi salah satu topik yang cukup dekat dengan keseharian sang putra.
Anang menyampaikan hal itu saat ditemui di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan bahwa Azriel mengikuti informasi dan percakapan yang berkaitan dengan politik. Meski penjelasannya singkat, pernyataan Anang menunjukkan bahwa putranya memiliki rasa ingin tahu terhadap perkembangan di bidang tersebut. Ia juga menuturkan kebiasaan Azriel mendengarkan berbagai hal seputar politik sebagai bagian dari ketertarikan yang terus terlihat.
Ketertarikan pada politik dapat tercermin melalui kebiasaan menyimak isu, informasi, maupun pembahasan yang berkembang. Dalam hal ini, Anang tidak merinci secara khusus topik apa yang paling sering didengarkan Azriel, ataupun menyebutkan apakah minat itu akan diarahkan menjadi kegiatan tertentu. Keterangan yang ia sampaikan berfokus pada besarnya perhatian Azriel terhadap bidang politik dan rutinitasnya mendengarkan hal-hal yang berkaitan dengan topik tersebut.
Pernyataan itu menjadi salah satu gambaran mengenai minat pribadi Azriel di luar kabar tentang persiapan pernikahannya yang turut menjadi perhatian publik. Anang menyampaikan informasi tersebut secara langsung ketika berada di Gandaria, tanpa menguraikan lebih lanjut rencana atau pandangan politik putranya. Karena itu, minat Azriel dapat dipahami sebagai ketertarikan yang saat ini tampak melalui kebiasaan mengikuti dan mendengarkan pembahasan politik. Belum ada rincian lebih jauh mengenai bagaimana ketertarikan itu akan berkembang ke depannya.
Anang Hermansyah menilai Azriel Hermansyah masih perlu memperluas pengetahuan dan pengalamannya apabila benar-benar ingin terjun ke dunia politik. Menurut Anang, ketertarikan saja belum cukup untuk menjadi bekal menghadapi berbagai tanggung jawab di ranah tersebut. Seseorang yang ingin berkiprah di bidang politik perlu memahami persoalan masyarakat, proses pengambilan kebijakan, serta cara menjalankan amanah publik dengan baik. Karena itu, ia mengingatkan putranya agar banyak belajar sebelum menentukan langkah lebih jauh.
Minat Azriel terhadap politik memang terlihat, tetapi Anang belum menyatakan bahwa putranya telah memutuskan untuk menempuh jalur tersebut. Ia membedakan ketertarikan yang mulai tampak dan keputusan konkret untuk terlibat. Dengan demikian, pandangan Anang bukanlah pengumuman bahwa Azriel akan segera menjadi politikus, melainkan penilaian sekaligus nasihat sebagai orang tua. Kemungkinan itu masih terbuka, tetapi arah akhirnya bergantung pada pilihan Azriel sendiri dan kesiapan yang ia bangun.
Pesan untuk terus belajar juga menunjukkan bahwa Anang memandang keterlibatan politik sebagai hal yang memerlukan persiapan serius. Azriel perlu mengenali tantangan di dalamnya, memahami kebutuhan publik, dan menimbang konsekuensi dari setiap keputusan sebelum mengambil komitmen. Proses tersebut tidak harus berarti ia langsung menentukan karier politik; belajar dapat menjadi cara untuk menilai apakah minatnya sesuai dengan kemampuan dan tujuan pribadinya. Anang pun tidak memastikan kapan atau apakah langkah itu akan diambil.
Untuk saat ini, sikap Anang dapat dipahami sebagai dukungan yang disertai kehati-hatian. Ia melihat adanya ketertarikan pada diri Azriel, namun tetap mendorong putranya menyiapkan diri dengan pengetahuan yang memadai. Pengalaman, pemahaman terhadap persoalan publik, dan kesungguhan menjadi bekal penting sebelum seseorang memilih berkiprah di politik. Pada akhirnya, keputusan berada di tangan Azriel. Anang hanya mengingatkan bahwa minat tersebut perlu diikuti proses belajar, bukan dianggap sebagai kepastian bahwa ia akan terjun ke dunia politik.
Selain membicarakan minat politik dan persiapan pernikahan Azriel, Anang Hermansyah juga menyinggung kemungkinan putranya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Azriel disebut memiliki keinginan untuk terus belajar setelah menuntaskan pendidikan magister atau S2. Bahkan, ia dikabarkan pernah menyampaikan niat untuk menempuh studi hingga jenjang doktoral atau S3. Keinginan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan masih menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan Azriel dalam merencanakan masa depannya, meskipun belum ada kepastian mengenai waktu maupun langkah yang akan diambil.
Anang mengatakan dirinya belum mengetahui apakah rencana melanjutkan studi tersebut benar-benar akan dijalankan. Menurutnya, Azriel memang pernah mengutarakan keinginan untuk meneruskan pendidikan, tetapi pembicaraan itu belum tentu berarti keputusan sudah dibuat. Karena itu, Anang belum dapat memastikan apakah putranya akan segera mendaftar ke program doktoral setelah menyelesaikan S2. Pilihan tersebut masih bergantung pada berbagai pertimbangan, termasuk kesiapan Azriel dan arah kegiatan yang ingin ia jalani ke depan.
Rencana pendidikan Azriel pun masih berada pada tahap kemungkinan, bukan keputusan final yang telah diumumkan. Melanjutkan studi hingga S3 dapat menuntut komitmen waktu dan tenaga yang besar, sehingga ia perlu mempertimbangkan kecocokannya dengan prioritas lain. Untuk saat ini, informasi yang disampaikan Anang terbatas pada adanya keinginan Azriel untuk melanjutkan pendidikan. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai bidang studi, kampus yang dituju, ataupun jadwal yang mungkin dipilih. Dengan demikian, publik masih perlu menunggu perkembangan berikutnya untuk mengetahui apakah niat tersebut akan diwujudkan. Pernyataan Anang juga memperlihatkan bahwa keputusan pendidikan pada akhirnya berada di tangan Azriel. Ia dapat memilih untuk meneruskan kuliah setelah menyelesaikan jenjang magister, atau menunda rencana itu sambil menjalani kesibukan lain. Selama belum ada pengumuman langsung dari Azriel mengenai pendaftaran maupun target waktu, kelanjutan pendidikan tersebut sebaiknya dipahami sebagai aspirasi yang pernah ia sampaikan, bukan kepastian bahwa ia akan segera menempuh S3.
Anang Hermansyah menyampaikan bahwa persiapan pernikahan putranya, Azriel Hermansyah, dengan Sarah Menzel telah mencapai sekitar 98 persen. Keterangan tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar kebutuhan untuk menyambut hari bahagia pasangan itu sudah disiapkan. Meski demikian, Anang tidak menjelaskan secara terperinci hal-hal yang masih perlu diselesaikan. Ia juga memilih untuk tidak memberikan informasi yang belum dipastikan, sehingga sejumlah detail mengenai rencana pernikahan Azriel dan Sarah masih belum diketahui publik.
Saat ditanya mengenai tanggal pernikahan, Anang tampak berhati-hati dalam memberikan jawaban. Ia tidak ingin menyampaikan informasi yang berpotensi keliru, terutama karena jadwal acara dapat berubah atau belum ditetapkan secara pasti. Sikap serupa ia tunjukkan ketika pertanyaan beralih pada kemungkinan digelarnya upacara adat. Anang belum memberikan keterangan pasti mengenai bentuk prosesi yang akan dipilih pasangan tersebut. Dengan demikian, waktu pelaksanaan dan unsur adat dalam pernikahan itu masih menunggu informasi langsung dari Azriel maupun Sarah.
Anang juga mengaku belum mengetahui apakah foto Azriel dan Sarah yang diambil di Jepang merupakan bagian dari sesi foto prewedding. Ia tidak memastikan tujuan pemotretan tersebut dan menyerahkan penjelasan lebih lanjut kepada pasangan itu. Menurut Anang, Azriel kini sudah dewasa dan menangani sendiri berbagai persiapan pernikahannya. Karena itu, ia tidak selalu mengetahui setiap keputusan atau perkembangan yang dibuat putranya. Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan bahwa keterlibatan Anang dalam proses persiapan tidak berarti ia mengatur seluruh detail acara. Meski beberapa informasi masih belum terungkap, capaian persiapan yang disebut telah mencapai 98 persen memberi gambaran bahwa rencana pernikahan semakin mendekati tahap akhir. Publik masih perlu menunggu keterangan resmi dari Azriel dan Sarah mengenai tanggal, rangkaian acara, serta foto mereka di Jepang.






