Berau Expo 2026 Hadirkan 170 Pedagang dan 106 Peserta Pameran

Berau Expo 2026 Hadirkan 170 Pedagang dan 106 Peserta Pameran

Kabupaten Berau | Pemerintah Kabupaten Berau melibatkan sekitar 170 pedagang dalam Berau Expo 2026, yang berlangsung pada 16–25 Oktober di kawasan Lapangan Pemuda dan GOR Graha Pemuda, Tanjung Redeb. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para pedagang untuk berpartisipasi dalam agenda daerah tersebut. Berau Expo juga diikuti 106 peserta pameran, sebagaimana tercantum dalam informasi kegiatan. Penyelenggaraan expo menempatkan aktivitas ekonomi masyarakat dan pengenalan potensi Berau sebagai tujuan utama. Dengan melibatkan pedagang serta peserta pameran, kegiatan ini menghadirkan beragam pihak dalam satu rangkaian acara di kawasan yang telah ditentukan.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan bahwa Berau Expo 2026 ditujukan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mempromosikan potensi daerah. Dua tujuan tersebut menjadi inti kegiatan yang digelar selama sepuluh hari itu. Keterlibatan para pedagang mendukung tujuan untuk menggerakkan aktivitas ekonomi, sementara penyelenggaraan pameran menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi Berau. Acara berlangsung di Lapangan Pemuda dan GOR Graha Pemuda, Tanjung Redeb, pada 16–25 Oktober. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah daerah mengajak berbagai pihak untuk berpartisipasi dalam sebuah agenda yang mengaitkan kegiatan ekonomi, budaya, dan kesejahteraan masyarakat.

Tema yang diusung dalam Berau Expo 2026 adalah “Ekonomi Tumbuh, Budaya Lestari, Berau Sejahtera”. Tema tersebut mencerminkan arah kegiatan, dengan perhatian pada pertumbuhan ekonomi, kelestarian budaya, serta kesejahteraan Berau. Pemerintah Kabupaten Berau menghadirkan expo ini dengan melibatkan sekitar 170 pedagang dan 106 peserta pameran. Seluruh kegiatan dijadwalkan berlangsung di kawasan Lapangan Pemuda dan GOR Graha Pemuda, Tanjung Redeb, selama 16–25 Oktober. Dalam keterangannya, Bupati Sri Juniarsih Mas menegaskan tujuan mendorong kegiatan ekonomi masyarakat dan mempromosikan potensi daerah. Dengan demikian, expo ini memadukan partisipasi pedagang dan pameran dalam agenda daerah yang mengusung tema tersebut.

Berau Expo 2026 menghadirkan sekitar 170 pedagang yang meramaikan area kegiatan. Mereka menempati 70 tenda besar dan 100 lapak pedagang kaki lima, sehingga pengunjung dapat menjumpai beragam pilihan produk dan layanan dalam satu lokasi. Kehadiran pedagang menjadi bagian penting dari suasana expo, sekaligus memberi ruang bagi usaha dengan skala dan jenis yang beragam untuk bertemu langsung dengan masyarakat.

Gerai dan lapak tersebut menyediakan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, menjelaskan layanan, serta berinteraksi dengan calon pelanggan. Bagi usaha lokal, keikutsertaan dapat membantu memperluas jangkauan promosi dan memperoleh tanggapan langsung dari pengunjung. Ruang pamer juga dapat dimanfaatkan komunitas untuk mengenalkan kegiatan, karya, maupun layanan yang mereka kembangkan. Pertemuan peserta, pengunjung, dan sesama pelaku usaha berpotensi membuka peluang kerja sama, termasuk untuk pengembangan usaha pada masa mendatang.

Di luar kelompok pedagang, pameran Berau Expo 2026 diikuti oleh 106 peserta. Jumlah itu mencakup 33 organisasi perangkat daerah, BUMN dan BUMD, 13 kecamatan, serta 60 peserta umum. Kelompok peserta umum terdiri atas pelaku usaha, paguyuban, organisasi wanita, organisasi pemuda, dan komunitas lain. Keikutsertaan berbagai unsur tersebut membuat area pameran menampilkan informasi dan kegiatan dengan latar belakang yang beragam.

Angka pedagang dan peserta pameran merujuk pada kelompok yang berbeda, sehingga keduanya tidak perlu disamakan. Sekitar 170 pedagang mengisi tenda dan lapak untuk menawarkan produk atau layanan, sedangkan 106 peserta merupakan jumlah peserta dalam kategori pameran yang disebutkan. Pembedaan ini membantu pembaca memahami susunan kegiatan secara lebih tepat. Secara keseluruhan, keberadaan pedagang, instansi, kecamatan, pelaku usaha, dan komunitas menghadirkan ruang pertemuan yang beragam. Pengunjung dapat memperoleh informasi sekaligus melihat produk, sementara peserta memiliki kesempatan membangun komunikasi dan mengenali kemungkinan kolaborasi. Dengan demikian, stan-stan expo berfungsi sebagai ruang promosi dan interaksi bagi berbagai pihak yang berpartisipasi.

Gerai organisasi perangkat daerah menjadi salah satu bagian penting dalam Berau Expo 2026. Melalui stan-stan tersebut, pemerintah daerah menyampaikan informasi mengenai program kerja, capaian, serta perkembangan pembangunan yang telah dan sedang berlangsung. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat peran berbagai perangkat daerah, sekaligus memperoleh penjelasan langsung mengenai kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Penyampaian informasi di ruang pameran membuat komunikasi pemerintah dan warga terasa lebih terbuka. Masyarakat tidak hanya melihat hasil pembangunan, tetapi juga dapat memahami arah program dan layanan yang disediakan. Dengan demikian, expo berfungsi sebagai sarana publikasi sekaligus ruang interaksi yang mempertemukan penyelenggara pemerintahan dengan masyarakat secara langsung.

Informasi yang ditampilkan dalam pameran juga memberi gambaran lebih luas tentang potensi Berau. Stan pemerintah dapat memperkenalkan layanan publik, peluang pariwisata, potensi investasi, serta perkembangan ekonomi kreatif kepada pengunjung. Berbagai tema tersebut membantu masyarakat mengenali sumber daya dan peluang yang dimiliki daerah, sementara pengunjung dari luar Berau dapat memperoleh pengenalan awal tentang keunggulan wilayah ini. Pameran pun menjadi ruang untuk menghubungkan informasi pembangunan dengan potensi lokal, sehingga promosi daerah tidak terbatas pada produk atau hiburan. Kehadiran sejumlah organisasi perangkat daerah memperkaya materi yang dapat dijumpai, sekaligus memberi kesempatan bagi pengunjung untuk bertanya dan mengetahui saluran layanan maupun informasi yang relevan.

Agar interaksi berlangsung lebih menarik, sejumlah organisasi perangkat daerah turut mengadakan perlombaan bagi pengunjung. Kegiatan tersebut menjadi cara untuk mengundang partisipasi, menciptakan suasana yang lebih hidup, dan memperluas kesempatan masyarakat untuk mengenal isi stan. Di sisi lain, panitia menilai stan berdasarkan beberapa aspek, yaitu pelayanan kepada pengunjung, kreativitas dan inovasi dalam penyajian, serta kebersihan dan kerapian. Penilaian ini mendorong setiap peserta menyiapkan ruang pamer yang informatif, tertata, dan nyaman untuk dikunjungi. Perhatian terhadap pelayanan juga memastikan informasi dapat diterima dengan baik. Perpaduan penyampaian program, promosi potensi daerah, kegiatan interaktif, dan penataan stan menjadikan gerai pemerintah sebagai bagian bermakna dari pengalaman pengunjung di Berau Expo 2026.

Selain menghadirkan pedagang dan peserta pameran, Berau Expo 2026 juga menyuguhkan pertunjukan seni budaya serta hiburan bagi pengunjung. Rangkaian acara tersebut digelar melalui dua panggung, yakni di Lapangan Pemuda dan GOR Graha Pemuda. Kehadiran dua lokasi pertunjukan memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati kegiatan, sekaligus mempertemukan pelaku seni, komunitas, dan pengunjung dalam suasana yang meriah. Ragam hiburan ini melengkapi aktivitas pameran dan membuka kesempatan bagi warga untuk mengenal kekayaan budaya Berau secara langsung. Dengan demikian, expo tidak hanya menjadi tempat transaksi dan promosi, tetapi juga ruang perjumpaan yang memperlihatkan kreativitas masyarakat setempat.

Bupati Berau Sri Juniarsih mengajak masyarakat untuk datang dan meramaikan seluruh rangkaian kegiatan. Ia mendorong warga memanfaatkan pameran untuk melihat produk yang ditawarkan, mengenal karya pelaku usaha, serta memberikan dukungan kepada produk dan kreativitas lokal. Dukungan tersebut, menurut harapan yang disampaikan dalam kegiatan, dapat membantu UMKM memperluas jangkauan pasar dan mengembangkan usahanya. Partisipasi pengunjung juga berperan dalam menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih hidup selama expo berlangsung. Masyarakat dapat berkontribusi dengan berbelanja, berbagi informasi mengenai produk unggulan, maupun mengapresiasi penampilan seni yang disajikan. Keterlibatan berbagai pihak menjadi salah satu unsur penting agar manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas.

Melalui kegiatan tahunan ini, Bupati berharap promosi potensi daerah dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Pameran dan pertunjukan diharapkan sama-sama menjaga keberlangsungan seni budaya, sekaligus memberi ruang bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk dan mengembangkan jejaring. Di sisi lain, masyarakat memperoleh kesempatan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi dengan terlibat dalam kegiatan selama pameran.

Baca juga: Culture Day Peserta Staffex SGS 2026 Ulik Budaya Indonesia Di Saung Angklung Udjo | Peserta Super Garuda Shield 2026 Simulasikan Respons Terpadu Hadapi Bencana | Prajurit Korem 161/Wira Sakti Hadirkan Keceriaan bagi Anak-Anak Terdampak Gempa NTT