CFD Jaksel di Sultan Iskandar Muda Digelar 25 Oktober, Ada Layanan Administrasi Gratis

CFD Jaksel di Sultan Iskandar Muda Digelar 25 Oktober, Ada Layanan Administrasi Gratis

Jakarta | Pemerintah Kota Jakarta Selatan kembali menggelar hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, pada Minggu, 25 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk beraktivitas di ruang jalan tanpa lalu lintas kendaraan bermotor pada waktu pelaksanaan. Warga dapat memanfaatkan suasana tersebut untuk berolahraga, berjalan kaki, atau berkumpul bersama keluarga di kawasan yang biasanya dilalui kendaraan.

Penyelenggaraan CFD di lokasi ini kembali dilakukan untuk mendukung Jakarta Running Festival yang berlangsung di kawasan Sudirman–Thamrin. Dengan adanya kegiatan di sejumlah area Jakarta, pemerintah kota turut mendukung suasana penyelenggaraan festival lari sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga. CFD di Kebayoran Lama menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang lebih ramah bagi pejalan kaki dan warga yang ingin beraktivitas di luar ruangan.

Masyarakat yang berencana datang dapat memperhatikan bahwa kegiatan berlangsung di Jalan Sultan Iskandar Muda, wilayah Kebayoran Lama, pada hari Minggu tersebut. Karena ruang jalan digunakan untuk kegiatan tanpa kendaraan, pengguna jalan sebaiknya menyesuaikan perjalanan dan memilih rute lain apabila perlu melintas di kawasan itu. Pengunjung juga dapat merencanakan kedatangan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan informasi pelaksanaan yang disampaikan pemerintah daerah.

CFD ini sekaligus memberi ruang bagi warga untuk menikmati lingkungan sekitar dengan cara yang berbeda dari hari biasa. Kegiatan semacam ini dapat mendukung kebiasaan hidup aktif dan memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka perkotaan. Kehadiran warga diharapkan tetap memperhatikan ketertiban, menjaga kebersihan, serta menghormati pengguna lain. Dengan demikian, pelaksanaan HBKB dapat berlangsung nyaman dan memberi manfaat bagi masyarakat maupun upaya mendukung Jakarta Running Festival di kawasan Sudirman–Thamrin.

Car Free Day (CFD) di Jakarta Selatan akan berlangsung pada 25 Oktober. Waktu pelaksanaannya dimulai pukul 05.30 WIB dan berakhir pada pukul 09.00 WIB. Rentang waktu tersebut menjadi jadwal kegiatan yang tercantum untuk CFD di Jalan Sultan Iskandar Muda. Dengan demikian, pelaksanaan berlangsung pada pagi hari, dari pukul 05.30 hingga pukul 09.00 WIB, pada tanggal 25 Oktober. Keterangan waktu ini menunjukkan batas awal dan akhir kegiatan sebagaimana disebutkan, tanpa perubahan pada jam maupun tanggal pelaksanaan.

Lokasi CFD berada di sepanjang Jalan Sultan Iskandar Muda. Ruas yang dimaksud membentang dari Simpang Bungur sampai Simpang Kostrad. Kedua simpang tersebut menjadi penanda awal dan akhir lokasi kegiatan yang disebutkan. Dengan kata lain, penyelenggaraan CFD mencakup Jalan Sultan Iskandar Muda pada bagian di Simpang Bungur dan Simpang Kostrad. Informasi lokasi ini merujuk pada ruas tersebut, bukan pada tempat lain. Titik-titik yang menjadi batas ruas tetap Simpang Bungur di satu sisi dan Simpang Kostrad di sisi lainnya.

Jadwal dan lokasi pelaksanaan dapat dibaca secara bersamaan: CFD digelar pada 25 Oktober, mulai pukul 05.30 sampai 09.00 WIB, di sepanjang Jalan Sultan Iskandar Muda dari Simpang Bungur hingga Simpang Kostrad. Keterangan itu menetapkan tanggal, jam, serta batas ruas jalan kegiatan. Waktu yang dicantumkan adalah waktu setempat dalam WIB, sedangkan lokasi yang diinformasikan hanya mencakup ruas dua simpang tersebut. Karena itu, rincian utama pelaksanaan yang tersedia adalah tanggal 25 Oktober, rentang pukul 05.30–09.00 WIB, dan Jalan Sultan Iskandar Muda dari Simpang Bungur sampai Simpang Kostrad.

Car Free Day (CFD) di Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, dapat dimanfaatkan warga sebagai ruang terbuka untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang sehat dan positif. Saat ruas jalan digunakan untuk aktivitas masyarakat, pengunjung bisa berjalan kaki dengan lebih leluasa, bersepeda, atau melakukan olahraga sesuai minat dan kemampuan. Suasana tanpa lalu lintas kendaraan juga memberi kesempatan bagi warga untuk menikmati lingkungan sekitar sambil bergerak aktif di luar rumah.

CFD tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi dan bertemu dengan keluarga, teman, maupun warga lain. Pengunjung dapat berjalan bersama, berbincang, atau beristirahat sejenak setelah berolahraga. Interaksi sederhana tersebut membuat ruang publik terasa lebih hidup dan memberi masyarakat kesempatan untuk menikmati kebersamaan di tengah kesibukan sehari-hari. Warga tetap perlu memperhatikan kenyamanan bersama, menjaga kebersihan, serta mengikuti arahan petugas selama kegiatan berlangsung.

Selain menyediakan ruang untuk beraktivitas, acara CFD Jaksel pada 25 Oktober ini juga menghadirkan sejumlah layanan gratis, termasuk pelayanan administrasi kependudukan. Kehadiran layanan tersebut memberi kesempatan bagi warga untuk memperoleh bantuan terkait keperluan administrasi saat berkunjung, tanpa harus menjadikan kegiatan ini semata-mata sebagai urusan layanan. Informasi yang tersedia menyebutkan pelayanan administrasi kependudukan, tetapi tidak merinci jenis layanan yang dapat diakses. Karena itu, warga yang membutuhkan informasi lebih spesifik sebaiknya memeriksa pengumuman resmi dari penyelenggara atau petugas di lokasi. Dengan perpaduan kegiatan rekreasi, olahraga, silaturahmi, dan layanan publik tanpa biaya, CFD dapat menjadi pilihan kegiatan akhir pekan yang bermanfaat bagi berbagai kalangan. Warga bisa menyesuaikan aktivitas dengan kebutuhan masing-masing, baik datang untuk bergerak aktif maupun memanfaatkan layanan yang tersedia, sambil tetap menjaga ketertiban di area kegiatan.

Camat Kebayoran Lama, Mustopa, mengajak masyarakat untuk hadir dan meramaikan kegiatan Car Free Day (CFD) tingkat Kota Jakarta Selatan yang akan digelar di Jalan Sultan Iskandar Muda pada 25 Oktober. Ajakan tersebut ditujukan kepada warga di Kebayoran Lama maupun masyarakat dari wilayah lain yang ingin mengikuti kegiatan di ruang publik. Mustopa menyampaikan bahwa kehadiran warga diharapkan dapat membuat kegiatan berlangsung semarak, sekaligus menjadi kesempatan untuk berkumpul dan beraktivitas bersama di lingkungan kota.

Menurut Mustopa, CFD dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan di luar ruangan. Warga bisa menggunakan kawasan yang disediakan untuk berjalan kaki, berolahraga ringan, atau sekadar menikmati suasana tanpa lalu lintas kendaraan bermotor selama kegiatan berlangsung. Ruang publik seperti ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk beraktivitas dengan lebih leluasa dan menjadikan jalan sebagai tempat yang dapat digunakan bersama. Ia mengundang warga agar meluangkan waktu untuk datang, mengikuti kegiatan, serta menjaga kenyamanan dan ketertiban selama berada di lokasi.

Ajakan Camat Kebayoran Lama tersebut juga menjadi pengingat bahwa CFD bukan hanya agenda di jalan raya, tetapi kesempatan bagi warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan publik di Jakarta Selatan. Masyarakat yang hadir dapat menyesuaikan aktivitas dengan kebutuhan masing-masing dan tetap memperhatikan arahan petugas di lapangan. Dengan dukungan warga, kegiatan di Jalan Sultan Iskandar Muda diharapkan menjadi ruang yang nyaman untuk berolahraga, bertemu, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Mustopa mengajak masyarakat untuk datang dan meramaikan CFD pada 25 Oktober, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk beraktivitas di ruang publik secara tertib. Kehadiran warga diharapkan turut mendukung penyelenggaraan kegiatan dan menjaga suasana yang ramah bagi seluruh pengunjung, termasuk anak-anak, orang dewasa, dan lansia. Pengunjung dapat menikmati kawasan sesuai aktivitas yang tersedia, sambil menghormati hak pengguna ruang lainnya. Dengan begitu, ajakan untuk hadir tidak hanya mendorong keramaian, tetapi juga partisipasi warga dalam menggunakan ruang publik secara positif dan bertanggung jawab.