Jakarta | Gong Yoo mengaku terkejut melihat banyaknya penggemar Indonesia yang hadir di fanmeeting Jakarta. Sambutan hangat dari penonton di Istora Senayan menjadi salah satu hal yang paling terasa sepanjang acara. Ia menyampaikan bahwa ini merupakan kunjungan pertamanya ke Jakarta, meski bukan kali pertama ia datang ke Indonesia. Perbedaan itu menjadi penting: meskipun pernah berkunjung ke Tanah Air, ia baru kali ini bertemu langsung dengan para penggemar di ibu kota.
Antusiasme penonton terlihat sejak Gong Yoo menyapa mereka. Sapaan singkat darinya langsung disambut sorak-sorai, menunjukkan betapa besar kegembiraan para penggemar menyambut kehadirannya. Suasana ramai tersebut juga tidak hanya muncul pada momen tertentu. Ketika ia bergerak di atas panggung, para penonton kembali bersorak dan mengikuti setiap pergerakannya dengan penuh perhatian.
Respons itu membuat fanmeeting terasa seperti pertemuan yang akrab sang aktor dan para penggemarnya. Sorakan yang memenuhi venue menjadi bentuk sambutan langsung dari penonton, sementara reaksi Gong Yoo memperlihatkan bahwa besarnya perhatian tersebut benar-benar mengejutkannya. Kehadirannya di Jakarta pun terasa istimewa, terutama karena ia dapat menyaksikan sendiri dukungan para penggemar yang selama ini mengenal dan mengikuti karyanya.
Di tengah rangkaian acara, interaksi sederhana seperti sapaan dan gerakan di panggung cukup untuk memancing respons meriah dari seluruh area penonton. Momen-momen itu menggambarkan kuatnya antusiasme penggemar Indonesia tanpa perlu kata-kata panjang. Bagi Gong Yoo, sambutan tersebut menjadi pengalaman yang menonjol dalam kunjungan pertamanya ke Jakarta. Bagi penonton, kesempatan melihatnya secara langsung di Istora Senayan memberi arti tersendiri, sekaligus menciptakan suasana hangat yang terasa sepanjang fanmeeting.
Di fanmeeting Jakarta, Gong Yoo tampak terkejut mendengar sambutan penonton yang begitu antusias. Suara sorakan fans Indonesia menjadi hal yang langsung ia tanggapi, karena terdengar sangat kuat dan berulang. Respons tersebut memperlihatkan besarnya semangat para penggemar yang hadir untuk menyambutnya. Gong Yoo pun tidak hanya mengakui antusiasme itu, tetapi juga menanggapinya dengan candaan. Reaksinya menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian, sebab ia menyampaikan keterkejutannya sekaligus memberikan komentar ringan mengenai cara fans merespons. Inti tanggapannya jelas: sambutan yang ia dengar terasa sangat meriah, bahkan ketika tidak ada sesuatu yang sedang terjadi.
Gong Yoo menyebut respons penggemar Indonesia sangat bagus. Pernyataan itu menunjukkan bahwa ia menilai sambutan mereka secara positif, tanpa mengabaikan kerasnya sorakan yang terdengar. Ia kemudian bercanda bahwa para fans terus berteriak meski tidak terjadi apa-apa. Candaan tersebut menyoroti betapa bersemangatnya penonton, yang tetap bersorak meskipun tidak ada kejadian tertentu sebagai pemicu. Ucapannya disampaikan sebagai tanggapan terhadap suara penonton yang ia dengar, bukan sebagai penilaian negatif terhadap mereka. Dengan demikian, keterkejutannya dan apresiasinya hadir bersamaan: ia merasa heran dengan sorakan yang terus terdengar, tetapi juga menyebut respons para penggemar itu sangat baik.
Reaksi tersebut menggambarkan suasana sambutan yang penuh energi tanpa perlu menambahkan cerita lain di luar ucapan yang disampaikan. Gong Yoo mendengar sorakan, mengungkapkan bahwa respons fans Indonesia sangat bagus, lalu melontarkan candaan mengenai mereka yang tetap berteriak meskipun tidak ada apa-apa. Makna komentarnya terletak pada kontras antusiasme penonton dan ketiadaan kejadian khusus yang disebutnya. Cara ia merespons membuat keterkejutannya tersampaikan dengan nada ringan. Bagi penggemar, pengakuan itu menjadi tanda bahwa sambutan mereka terdengar dan diperhatikan olehnya. Namun, poin utama dari momen tersebut tetap sederhana: Gong Yoo terpukau oleh kerasnya suara penonton, mengapresiasi respons mereka, dan mengomentari semangat itu melalui candaan yang ia sampaikan di fanmeeting Jakarta.
Sesi chit-chat dalam fanmeeting Jakarta membawa Gong Yoo kembali mengenang drama Goblin, salah satu karya yang dekat dengan ingatan banyak penggemarnya. Percakapan tersebut menghadirkan suasana nostalgia melalui beberapa properti yang berkaitan dengan cerita dan karakter dalam drama itu. Benda-benda tersebut menjadi pengingat visual bagi penonton, sekaligus membuka ruang bagi Gong Yoo untuk membicarakan kembali pengalaman yang melekat pada Goblin.
Di properti yang ditampilkan terdapat bunga yang diberikan kepada Kim Go Eun dalam drama. Bunga itu menjadi salah satu penanda momen yang dikenali oleh para penggemar. Selain bunga, ada pula syal merah yang dikenakan sang aktris. Kedua benda tersebut menghubungkan sesi perbincangan dengan Goblin tanpa perlu menguraikan kembali adegan secara terperinci. Kehadirannya cukup untuk mengarahkan perhatian penonton pada kenangan mereka terhadap drama tersebut.
Indra Herlambang, yang memandu acara, kemudian mengajak para penggemar meneriakkan kalimat “Ahjussi, saranghaeyo!” secara serempak. Seruan itu ditujukan kepada Gong Yoo, dengan panggilan yang lekat dengan sosoknya dalam Goblin. Indra memandu penonton agar mengucapkan kalimat tersebut bersama-sama, sehingga suara mereka terdengar kompak di dalam fanmeeting. Momen itu mengaitkan sapaan khas penggemar dengan kenangan tentang drama yang tengah dibicarakan.
Melihat kekompakan para penonton, Gong Yoo mengira mereka telah berlatih terlebih dahulu. Ia menyampaikan dugaan tersebut karena seruan itu terdengar serempak. Indra kemudian menanggapi dengan menyebut Indonesia. Jawaban tersebut menegaskan bahwa kekompakan itu muncul dari para penggemar yang hadir di Jakarta, bukan dari latihan sebelumnya sebagaimana yang diperkirakan Gong Yoo. Pertukaran singkat itu menjadi bagian dari sesi chit-chat yang berfokus pada kenangan Goblin dan interaksi sang aktor, pembawa acara, serta penonton.
Dengan demikian, sesi tersebut menyatukan properti yang mengingatkan pada drama dan seruan bersama dari para penggemar. Bunga untuk Kim Go Eun dan syal merah yang dikenakannya menjadi titik penghubung bagi percakapan, sementara ajakan Indra memberi penonton kesempatan menyampaikan rasa sayang secara serempak. Dugaan Gong Yoo tentang latihan, disusul tanggapan Indra yang menyebut Indonesia, melengkapi momen itu tanpa mengalihkan perhatian dari kenangan Goblin yang menjadi pokok pembicaraan.
Fanmeeting Gong Yoo di Jakarta menjadi bagian penting dari 2026 Gong Yoo Asia Fanmeeting Tour The Long Take, tur yang menandai perjumpaan langsung perdananya dengan penggemar di Asia dalam format fanmeeting. Momen ini terasa istimewa karena hadir setelah sekitar 2,5 dekade ia membangun karier di dunia hiburan. Selama bertahun-tahun, aktor Korea Selatan tersebut dikenal melalui beragam proyek film dan drama, sementara kesempatan untuk bertemu penggemar secara langsung dalam rangkaian tur seperti ini terbilang baru baginya.
Perjalanan tur dimulai di Yokohama pada 4 Oktober 2026. Setelah membuka rangkaian di Jepang, Gong Yoo melanjutkan perjalanan ke Bangkok pada akhir pekan sebelumnya, sebelum menyapa penggemar di Jakarta. Susunan kota tersebut memperlihatkan jangkauan tur yang melintasi beberapa kawasan Asia, sekaligus menghadirkan kesempatan bagi penggemar di tiap tempat untuk menyaksikan sosok yang selama ini mereka kenal melalui layar. Jakarta pun menjadi salah satu pemberhentian yang dinantikan dalam perjalanan tersebut.
Dalam rangkaian kunjungan ke Asia Tenggara, Jakarta merupakan satu dari tiga kota ASEAN yang dikunjungi Gong Yoo. Kehadiran ini memberi bobot tersendiri bagi acara di Indonesia, sebab tidak semua kota dalam tur memperoleh kesempatan serupa. Sambutan yang ia terima dari penggemar Jakarta juga menjadi bagian dari pengalaman tur, menghadirkan suasana yang berbeda dari pemberhentian sebelumnya. Bagi para penggemar lokal, acara ini bukan sekadar agenda promosi, melainkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan aktor yang telah lama mengikuti perjalanan kariernya.
Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, Gong Yoo dijadwalkan beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan tur.
Baca juga: Sambut HUT ke-81 TNI, Bhakti Kesehatan TNI Layani Masyarakat di Jakarta | TNI-Polri Gelar Patroli Terpadu, Jaga Keamanan dan Kondusivitas Jakarta





