Milklife Strikers Bangkit dan Rebut Gelar Putri U12 Singa Cup 2026

Milklife Strikers Bangkit dan Rebut Gelar Putri U12 Singa Cup 2026

Jakarta | Milklife Strikers, tim sepak bola putri Indonesia, keluar sebagai juara kategori putri U12 Singa Cup 2026 setelah mengalahkan Selangor FC Academy A dari Malaysia dengan skor 2-1. Partai final berlangsung di The Rainforest Hub, Singapura, pada Selasa (3/11). Hasil tersebut memastikan gelar bagi Milklife Strikers dalam turnamen usia muda itu, sekaligus menjadi perubahan penting setelah pertemuan kedua tim sehari sebelumnya.

Sehari sebelum final, Milklife Strikers kalah 0-1 dari lawan yang sama. Karena itu, kemenangan pada laga penentuan menandai respons tim terhadap hasil pertemuan terdahulu dan membawa mereka menutup kompetisi dengan trofi. Selangor FC Academy A kembali menjadi lawan di pertandingan terakhir, tetapi kali ini Milklife Strikers mampu mencetak dua gol dan menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir dengan skor 2-1.

Gelar Singa Cup 2026 menempatkan Milklife Strikers sebagai pemenang kategori putri U12 dalam kompetisi yang digelar di Singapura. Kemenangan ini juga memperlihatkan bahwa hasil satu pertandingan tidak menentukan keseluruhan perjalanan sebuah tim: setelah kalah tipis, para pemain kembali menghadapi lawan yang sama dalam final dan berhasil membalikkan keadaan. Namun, informasi yang tersedia tidak merinci pencetak gol maupun jalannya setiap babak, sehingga capaian utama yang dapat ditegaskan adalah kemenangan 2-1 atas Selangor FC Academy A dan keberhasilan merebut gelar. Final tersebut berlangsung di The Rainforest Hub, Singapura, bukan di Indonesia. Bagi Milklife Strikers, keberhasilan ini menjadi penutup kompetisi yang positif dan hasil penting bagi tim putri Indonesia pada kelompok usia U12. Dengan menjuarai kategori tersebut, mereka mengakhiri Singa Cup 2026 sebagai tim terbaik di kelompoknya, setelah melewati rangkaian pertandingan dan menghadapi kembali pesaing terdekat mereka dalam laga perebutan gelar.

Final perebutan gelar putri U12 Singa Cup 2026 berlangsung dengan Milklife Strikers tampil meyakinkan sejak awal. Setelah kekalahan sehari sebelumnya, tim Indonesia tidak terlihat kehilangan kepercayaan diri. Mereka segera mengambil inisiatif, menjaga tempo permainan, dan berusaha mengendalikan penguasaan bola. Tekanan yang terarah membuat Selangor FC Academy A kesulitan mengembangkan serangan pada awal pertandingan, sementara para pemain Strikers terus mencari ruang untuk menciptakan peluang.

Keunggulan Milklife Strikers tercipta pada menit kesembilan melalui Nadia S. Azzahra. Gol tersebut memberi dorongan bagi tim untuk mempertahankan tekanan dan mengatur permainan dengan lebih nyaman. Selangor berupaya merespons, tetapi Strikers tetap disiplin dalam menjaga organisasi tim. Pada menit ke-20, Adelice Maureen menggandakan keunggulan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, mencerminkan efektivitas serangan sekaligus kemampuan tim Indonesia menguasai jalannya babak pertama.

Memasuki babak kedua, Selangor FC Academy A meningkatkan upaya untuk mengejar ketertinggalan. Mereka akhirnya memperkecil selisih menjadi 2-1 pada menit ke-37, sehingga pertandingan kembali berlangsung lebih ketat. Milklife Strikers tidak membiarkan gol itu mengubah pendekatan mereka. Para pemain menjaga konsentrasi, tetap berusaha menguasai bola, dan bertahan dengan disiplin sampai peluit akhir memastikan kemenangan serta gelar juara.

Pelatih Jacksen F. Tiago menilai kekalahan pada hari sebelumnya tidak terlalu memengaruhi mental anak asuhnya. Menurutnya, para pemain tetap fokus dan mampu tampil dominan dalam penguasaan bola pada partai final. Ia juga menyampaikan kepuasan terhadap penampilan tim sepanjang turnamen, bukan hanya hasil di pertandingan penentuan. Bagi Jacksen, ketangguhan menghadapi situasi sulit dan kemampuan bangkit setelah kekalahan menunjukkan mental juara yang dimiliki para pemain. Sikap tersebut terlihat dalam cara mereka mempertahankan keunggulan setelah Selangor memperkecil skor, hingga kemenangan diraih tanpa kehilangan kendali atas tujuan utama mereka.

Keberhasilan Milklife Strikers merebut gelar juara putri U12 Singa Cup 2026 juga diiringi penghargaan individu bagi salah satu pemainnya. Locita Waranggani dinobatkan sebagai pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP) kategori putri U12. Pengakuan tersebut melengkapi pencapaian tim dan menempatkan kontribusi Locita sebagai bagian penting dari perjalanan Milklife Strikers di turnamen.

Locita merupakan penyerang asal Surabaya, Jawa Timur. Sepanjang turnamen, ia mencetak dua gol dan turut berkontribusi terhadap keberhasilan tim meraih gelar. Catatan tersebut menjadi bagian dari penampilannya yang mengantarkan dirinya memperoleh penghargaan MVP. Tidak ada rincian tambahan mengenai gol maupun pertandingan tertentu yang menjadi dasar penghargaan itu, tetapi pencapaian dua gol tersebut tercatat selama kompetisi berlangsung.

Penghargaan pemain terbaik memberi pengakuan tersendiri atas kiprah Locita di tengah keberhasilan kolektif Milklife Strikers. Gelar juara menunjukkan pencapaian tim, sedangkan predikat MVP menandai apresiasi terhadap seorang pemain dalam kategori putri U12. Keduanya menjadi hasil yang diraih Milklife Strikers di Singa Cup 2026, dengan Locita ikut menyumbangkan kontribusi melalui dua golnya.

Bagi Locita, gelar MVP menjadi capaian individu dalam turnamen yang juga berakhir dengan kemenangan timnya. Bagi Milklife Strikers, penghargaan tersebut menambah catatan positif selain trofi juara. Penyerang muda dari Surabaya itu memperoleh pengakuan di tingkat turnamen, sementara timnya membawa pulang gelar putri U12. Dengan demikian, pencapaian Milklife Strikers tidak hanya tercermin melalui hasil tim, tetapi juga lewat penghargaan yang diterima Locita Waranggani. Informasi tentang dua gol dan statusnya sebagai pemain terbaik merangkum kontribusi serta pengakuan yang diraihnya tanpa mengaitkannya dengan kejadian pertandingan tertentu.

Kemenangan Milklife Strikers di kategori putri U12 Singa Cup 2026 memiliki arti lebih luas daripada sekadar raihan gelar. Skuad yang tampil di Singapura tersebut berisi pemain pilihan dari Milklife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026. Kesempatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan yang memberi pemain muda ruang untuk menguji kemampuan dalam kompetisi di luar negeri, sekaligus mengenal suasana pertandingan dengan tingkat persaingan yang beragam.

Direktur program Milklife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menilai hasil positif tersebut menunjukkan pentingnya pembinaan sepak bola putri sejak usia dini. Menurutnya, pengalaman menghadapi tim dari berbagai negara membantu pemain memperoleh jam terbang dan memahami beragam gaya bermain. Pertandingan internasional juga dapat membangun kepercayaan diri, karena para pemain belajar mengambil keputusan dan menjaga fokus saat menghadapi lawan dengan karakter berbeda.

Dalam kategori putri U12, Milklife Strikers bersaing dengan tiga peserta lain: Selangor FC Academy A, Lion City Sailors dari Singapura, dan Rato Bangala dari Nepal. Keempat tim bertanding pada 1–3 November. Mereka menjadi bagian dari Singa Cup 2026, turnamen yang secara keseluruhan diikuti 136 tim dari 13 negara. Kehadiran peserta lintas negara membuat kompetisi ini menjadi kesempatan bagi para pemain untuk mengukur perkembangan mereka dalam lingkungan yang lebih luas.

Teddy menyampaikan bahwa program yang membawa pemain pilihan ke pengalaman internasional serupa akan dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang. Keberlanjutan kesempatan seperti ini diharapkan membantu membangun proses pembinaan yang konsisten, bukan hanya berorientasi pada hasil satu turnamen. Paparan terhadap kompetisi, evaluasi, dan pengalaman baru dapat menjadi bekal penting bagi perkembangan pemain di tahap berikutnya.

Ia juga berharap prestasi Milklife Strikers dapat mendorong lebih banyak anak perempuan untuk menekuni sepak bola. Semakin banyak pemain yang tertarik dan memperoleh akses pembinaan sejak dini, semakin kuat pula fondasi bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia. Dalam jangka panjang, fondasi tersebut dapat membuka jalur yang lebih baik menuju jenjang tim nasional, dengan pemain yang memiliki keterampilan, pengalaman bertanding, dan keyakinan untuk bersaing.

Baca juga: HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara, Dipererat Kebersamaan TNI dan Kepolisian | Infantino Pastikan SUGBK Siap Gelar Final FIFA ASEAN Cup 2026

35 kunjungan