SURABAYA, JAWA TIMUR — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, Persebaya Surabaya membidik hasil sempurna pada fase grup League Cup 2026/2027. Skuad Bajul Ijo menargetkan dua kemenangan untuk mengamankan perolehan enam poin sekaligus membuka peluang lebih besar melangkah ke babak berikutnya. Sasaran tersebut ditetapkan oleh pelatih Bernardo Tavares setelah Persebaya ditempatkan di Grup G zona timur melalui hasil undian kompetisi.
Grup G dihuni tiga tim, yakni Persebaya Surabaya, PSBS Biak, dan Kendal Tornado FC. Komposisi tersebut membuat setiap pertandingan memiliki arti penting karena persaingan berlangsung dalam format yang singkat. Persebaya tidak memiliki banyak kesempatan untuk memperbaiki kesalahan atau mengejar ketertinggalan apabila gagal meraih hasil maksimal pada laga pembuka.
Hasil undian League Cup 2026/2027 diumumkan oleh I.League pada Rabu, 7 Oktober 2026. Pengumuman itu menjadi dasar bagi setiap klub untuk menyusun persiapan teknis, strategi, serta agenda perjalanan menuju pertandingan. Bagi Persebaya, informasi tersebut sekaligus memperjelas lawan yang harus dihadapi dan target yang perlu dikejar sejak awal turnamen.
Bernardo Tavares menilai fase grup yang berlangsung singkat menuntut kesiapan penuh sejak pertandingan pertama. Persebaya harus langsung tampil maksimal, menjaga konsentrasi, dan memanfaatkan setiap peluang untuk mengumpulkan poin. Kemenangan atas PSBS Biak dan Kendal Tornado FC menjadi sasaran utama yang ingin diwujudkan tim asal Surabaya tersebut.
Target dua kemenangan juga menunjukkan ambisi Persebaya untuk tidak sekadar berpartisipasi dalam kompetisi. Tim pelatih perlu memastikan kondisi fisik pemain, pemahaman taktik, dan koordinasi antarlini berada pada tingkat terbaik sebelum laga dimulai. Dengan persiapan yang matang, Persebaya diharapkan mampu mengendalikan pertandingan, menghindari kehilangan poin, serta menempatkan diri dalam posisi kuat di Grup G zona timur.
Dua calon lawan Persebaya di Grup G League Cup 2026/2027 memiliki latar belakang yang berbeda. PSBS Biak disebut sebagai tim yang pada musim lalu bermain di Super League. Status tersebut menjadi bagian penting dalam melihat karakter lawan yang akan dihadapi Persebaya. Sementara itu, Kendal Tornado FC sedang berjuang mendapatkan promosi ke Super League. Perbedaan situasi itu membuat kedua pertandingan tidak dapat dipandang dengan cara yang sama.
PSBS Biak datang dengan pengalaman bermain di level Super League pada musim lalu. Kendal Tornado FC, di sisi lain, berada dalam perjuangan untuk memperoleh promosi ke kompetisi tersebut. Kedua latar belakang itu menunjukkan adanya konteks yang berbeda pada masing-masing pertandingan. Namun, perbedaan itu tidak berarti salah satu lawan dapat dianggap lebih mudah. Setiap pertandingan tetap menuntut perhatian dan persiapan dari skuad Persebaya.
Bernardo Tavares menilai kedua pertandingan akan menghadirkan tantangan yang berbeda bagi Persebaya. Penilaian tersebut berkaitan dengan karakter serta situasi yang dibawa oleh masing-masing lawan. Menurutnya, kedua tim memiliki motivasi tinggi ketika menghadapi Persebaya. Karena itu, skuad Bajul Ijo tidak boleh meremehkan siapa pun di Grup G. Persebaya perlu menghadapi PSBS Biak dan Kendal Tornado FC dengan keseriusan yang sama, meskipun keduanya memiliki latar belakang berbeda. Motivasi lawan menjadi hal yang harus diperhitungkan sejak awal agar target dua kemenangan dapat diperjuangkan melalui sikap yang tepat dalam setiap pertandingan.
League Cup musim 2026/2027 menghadirkan format yang mempertemukan klub dari dua strata tertinggi sepak bola nasional, yaitu BRI Super League dan Pegadaian Championship. Komposisi tersebut membuat turnamen ini menjadi ajang dengan persaingan yang beragam. Klub-klub dari dua kompetisi akan berhadapan dalam satu rangkaian pertandingan untuk memperebutkan tempat di fase berikutnya, sehingga setiap peserta dituntut memiliki persiapan taktik dan fisik yang matang sejak laga pembuka.
Sebanyak 36 klub dibagi ke dalam 12 grup. Di luar persaingan fase grup, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda telah menunggu di babak perempat final. Kehadiran kedua klub tersebut membuat jalur menuju fase akhir semakin kompetitif bagi tim-tim yang harus memulai perjalanan dari grup. Setiap grup akan menjadi arena singkat untuk menentukan satu tim terbaik yang berhak meneruskan langkahnya.
Berbeda dari kompetisi dengan jadwal grup yang panjang, setiap tim pada fase ini hanya memainkan dua pertandingan. Masing-masing peserta memperoleh satu kesempatan bermain di kandang dan satu laga tandang. Karena jumlah pertandingan sangat terbatas, hasil dari kedua laga tersebut akan langsung memengaruhi posisi akhir klasemen. Tidak tersedia banyak ruang untuk memperbaiki kesalahan atau mengejar ketertinggalan pada pertandingan berikutnya.
Hanya juara grup yang berhak melaju ke babak 12 besar. Ketentuan ini menjadikan persaingan di Grup G, termasuk perjalanan Persebaya, sangat menentukan sejak menit pertama. Target meraih kemenangan menjadi penting, sebab sekadar menghindari kekalahan belum tentu cukup untuk mengamankan posisi teratas. Hasil imbang, selisih gol, atau kesalahan kecil dalam satu momen dapat berdampak besar terhadap peluang lolos. Oleh karena itu, Persebaya perlu tampil konsisten dalam dua pertandingan sekaligus memaksimalkan laga kandang dan tandang.
Target Persebaya untuk meraih dua kemenangan di Grup G League Cup 2026/2027 harus diterjemahkan melalui penampilan yang meyakinkan, bukan sekadar pernyataan sebelum pertandingan. Pelatih Paul Munster Tavares menilai setiap laga perlu dijalani dengan kualitas permainan yang konsisten, mulai dari organisasi pertahanan, sirkulasi bola, hingga penyelesaian peluang di area lawan. Sikap tersebut menjadi penting karena Persebaya akan menghadapi PSBS Biak dan Kendal Tornado FC yang sama-sama memiliki ambisi untuk melaju.
Penghormatan terhadap kedua lawan tetap menjadi bagian dari persiapan. Persebaya tidak boleh menganggap pertandingan sebagai formalitas, meskipun memasang target maksimal. Tavares membutuhkan konsentrasi pemain selama 90 menit agar tim tidak kehilangan kendali akibat kesalahan kecil, terutama ketika menghadapi perubahan tempo atau tekanan dari lawan. Fokus penuh juga diperlukan untuk menjaga efektivitas permainan sejak menit awal hingga peluit akhir.
Dua kemenangan akan menempatkan Persebaya dalam posisi ideal untuk mengamankan puncak Grup G. Format kompetisi yang hanya meloloskan juara grup membuat setiap poin memiliki nilai strategis. Karena itu, hasil imbang atau kehilangan konsentrasi dapat mempersempit peluang, sedangkan kemenangan beruntun akan memberi keuntungan besar dalam persaingan klasemen dan meningkatkan kepercayaan diri skuad.
Tavares juga perlu mengatur komposisi pemain secara cermat. League Cup berlangsung di tengah padatnya perjalanan kompetisi musim 2026/2027, sehingga rotasi, pemulihan fisik, dan pemantauan kondisi pemain harus berjalan seimbang dengan tuntutan hasil. Pilihan susunan pemain yang tepat dapat menjaga intensitas tim tanpa mengabaikan kebugaran untuk agenda berikutnya.
Bagi Persebaya dan Bonek, turnamen ini menjadi kesempatan menyaksikan tim tampil dalam ajang berbeda dengan format ringkas. Karakter kompetisi tersebut menuntut efisiensi, ketajaman, dan kesiapan sejak awal. Dua kemenangan akan menjadi bukti bahwa Persebaya mampu menjawab tuntutan itu sekaligus membuka jalan menuju babak berikutnya.

