Surabaya Menyiapkan Arena untuk Porprov Jawa Timur 2027

Surabaya Menyiapkan Arena untuk Porprov Jawa Timur 2027

Surabaya | Pemerintah Kota Surabaya mulai menyiapkan berbagai arena olahraga untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur X pada 2027. Persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan Surabaya memiliki fasilitas yang memadai untuk menampung pertandingan dan kegiatan olahraga tingkat provinsi. Penataan dilakukan dengan mempertimbangkan pemanfaatan sejumlah fasilitas olahraga yang telah tersedia di wilayah kota.

Langkah awal persiapan ditandai dengan peninjauan arena oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur bersama technical delegate. Peninjauan itu dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sejumlah fasilitas yang berpotensi digunakan dalam penyelenggaraan Porprov Jawa Timur 2027. Setiap arena menjadi perhatian karena kesesuaiannya dengan kebutuhan pertandingan akan menjadi salah satu pertimbangan dalam persiapan penyelenggaraan.

Melalui pemanfaatan fasilitas olahraga yang tersedia, Surabaya diarahkan untuk menyiapkan venue secara terukur dan sesuai kebutuhan cabang olahraga. Pemerintah kota membuka perhatian terhadap kondisi, kelayakan, serta potensi penggunaan masing-masing arena. Proses ini juga memberikan gambaran mengenai fasilitas yang dapat mendukung pelaksanaan pertandingan apabila ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan.

Peninjauan bersama KONI Jawa Timur dan technical delegate menjadi langkah penting dalam memetakan kesiapan arena di Surabaya. Kehadiran tim tersebut memungkinkan pemeriksaan dilakukan berdasarkan kebutuhan teknis pertandingan dan standar penyelenggaraan olahraga. Hasil peninjauan akan menjadi bagian dari dasar koordinasi dalam menata kesiapan venue untuk Porprov Jawa Timur X.

Dengan mulai dilakukannya persiapan tersebut, Pemkot Surabaya menunjukkan komitmen untuk mendukung pelaksanaan ajang olahraga provinsi pada 2027. Fokus utama saat ini adalah mengidentifikasi serta menata fasilitas yang berpotensi digunakan, sehingga berbagai arena di Surabaya dapat dipersiapkan secara optimal sesuai kebutuhan penyelenggaraan.

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 akan menghadirkan penyelenggaraan dengan cakupan pertandingan yang luas. Berdasarkan data yang tersedia, ajang ini akan mempertandingkan sekitar 68 cabang olahraga, yang terbagi ke dalam 78 disiplin olahraga. Selain itu, terdapat 1.046 nomor lomba yang akan menjadi bagian dari rangkaian kompetisi. Angka tersebut menunjukkan bahwa Porprov bukan hanya terdiri atas beberapa pertandingan utama, melainkan mencakup beragam kategori dan disiplin dengan karakter penyelenggaraan yang berbeda.

Jumlah cabang, disiplin, dan nomor lomba tersebut membuat kebutuhan terhadap lokasi pertandingan menjadi perhatian penting. Setiap nomor dapat memerlukan pengaturan arena, jadwal, serta kondisi venue yang sesuai dengan ketentuan cabang olahraga masing-masing. Karena itu, Surabaya berupaya menyediakan venue sebanyak mungkin di berbagai wilayah kota. Pendekatan ini ditujukan untuk mendukung pelaksanaan pertandingan dalam skala besar sekaligus menyesuaikan kebutuhan dari banyaknya agenda kompetisi yang akan berlangsung.

Penyediaan venue di sejumlah lokasi juga menjadi bagian dari persiapan Surabaya sebagai salah satu wilayah penyelenggara Porprov Jawa Timur 2027. Dengan memanfaatkan sebanyak mungkin arena yang tersedia, pembagian lokasi pertandingan dapat dirancang secara lebih terarah berdasarkan cabang dan disiplin olahraga. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa persiapan tidak hanya berfokus pada satu arena, tetapi pada kesiapan jaringan venue yang mampu menunjang 1.046 nomor lomba. Keragaman pertandingan menjadi dasar bagi kota untuk memetakan, menyiapkan, dan mengoptimalkan fasilitas olahraga yang berada di wilayahnya.

Pemerintah Kota Surabaya menempatkan pemanfaatan arena yang telah tersedia sebagai salah satu prioritas dalam persiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2027. Kepala Bidang Olahraga Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Indriatno Heryawan, menyampaikan bahwa pemerintah kota berupaya mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada untuk mendukung pelaksanaan sekitar 68 cabang olahraga. Pendekatan tersebut dinilai dapat membantu persiapan berlangsung secara lebih efisien sekaligus memaksimalkan aset olahraga di berbagai wilayah kota.

Fasilitas yang dipertimbangkan tidak hanya berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Surabaya. Sejumlah arena juga berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, TNI, perguruan tinggi, serta pihak swasta. Keragaman pengelola tersebut membuka peluang bagi penyelenggara untuk menyesuaikan lokasi pertandingan dengan kebutuhan setiap cabang olahraga, termasuk kapasitas venue, karakter pertandingan, dan ketersediaan sarana pendukung. Koordinasi antarpihak menjadi unsur penting agar pemanfaatan fasilitas dapat berjalan terpadu selama rangkaian Porprov.

Menurut penilaian yang disampaikan, sebagian arena pada dasarnya telah terbangun dan dapat menjadi modal awal bagi Surabaya. Karena itu, kebutuhan persiapannya kemungkinan lebih banyak berkaitan dengan perbaikan terbatas, penataan, serta peningkatan kelayakan fasilitas, bukan pembangunan seluruh arena dari awal. Pembenahan tersebut tetap perlu memperhatikan standar pertandingan, keselamatan atlet, kenyamanan penonton, dan kebutuhan teknis masing-masing cabang olahraga. Dengan memprioritaskan venue yang telah tersedia, pemerintah kota dapat memusatkan perhatian pada pemeriksaan kondisi, pemetaan kebutuhan, serta penyelarasan fasilitas agar siap digunakan ketika kompetisi berlangsung.

Persiapan arena untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mencakup sejumlah fasilitas olahraga yang tersebar di berbagai wilayah Surabaya. Salah satu venue utama yang diproyeksikan adalah Gelora Bung Tomo. Kompleks ini memiliki kapasitas dan infrastruktur yang memadai untuk mendukung pertandingan berskala besar, sekaligus berpotensi menjadi lokasi kegiatan pembukaan, pertandingan utama, atau cabang olahraga tertentu sesuai hasil pemetaan teknis.

Fasilitas lain yang disebut dalam persiapan adalah THOR, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga di Surabaya. Lapangan Dharmawangsa juga masuk dalam daftar arena yang dipertimbangkan. Selain itu, Gelora 10 November tetap menjadi bagian penting dari jaringan fasilitas olahraga kota karena memiliki nilai sejarah dan pengalaman dalam menyelenggarakan berbagai kompetisi. Gelanggang Remaja turut diproyeksikan untuk mendukung kebutuhan pertandingan maupun kegiatan pendukung selama pelaksanaan Porprov.

Kawasan Kenjeran juga disebut sebagai salah satu area yang dapat dimanfaatkan. Karakter kawasan tersebut membuka peluang penyelenggaraan kegiatan olahraga yang membutuhkan ruang terbuka atau lokasi dengan kondisi khusus. Pemanfaatannya tetap akan bergantung pada penilaian teknis, kesiapan sarana, aspek keamanan, serta penyesuaian dengan kebutuhan setiap cabang olahraga.

Di luar venue yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Surabaya, terdapat sekitar delapan lapangan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang turut diproyeksikan untuk mendukung Porprov 2027. Empat arena milik TNI juga masuk dalam perencanaan sebagai alternatif atau tambahan kapasitas pertandingan. Keterlibatan berbagai pengelola tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan venue akan dipenuhi melalui pemanfaatan sejumlah fasilitas, bukan hanya satu kompleks olahraga.

Daftar Gelora Bung Tomo, THOR, Lapangan Dharmawangsa, Gelora 10 November, Gelanggang Remaja, kawasan Kenjeran, lapangan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta arena milik TNI merupakan fasilitas yang sedang dipersiapkan atau diproyeksikan. Daftar ini belum menjadi kepastian pembagian cabang olahraga maupun jadwal penggunaannya. Penetapan akhir masih memerlukan verifikasi kondisi venue, koordinasi antarpengelola, dan keputusan teknis panitia Porprov.

Baca juga: Pengamanan Lahan Dipersoalkan, Warga Gubeng Tantang Pemkot Surabaya Buka Dasar Hukumnya