Airbnb Batasi Tugas Tamu Sebelum Check-out, Berlaku Mulai 20 November

Airbnb Batasi Tugas Tamu Sebelum Check-out, Berlaku Mulai 20 November

Jakarta | Airbnb akan membatasi jenis tugas yang dapat diminta pemilik properti kepada tamu sebelum mereka check-out. Berdasarkan kebijakan baru platform, host tidak boleh membebankan sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan tamu sebelum meninggalkan akomodasi. Aturan ini dijadwalkan berlaku mulai 20 November dan menjadi bagian dari kebijakan Airbnb, bukan ketentuan khusus yang hanya diterapkan di Indonesia.

Perubahan tersebut ditujukan agar permintaan kepada tamu tetap wajar dan tidak menambah beban yang berlebihan pada akhir masa menginap. Tamu tetap dapat diminta melakukan hal sederhana, seperti mengunci pintu atau mematikan lampu, selama instruksi itu masuk akal. Namun, host tidak boleh menjadikan pekerjaan yang membutuhkan waktu atau usaha berarti sebagai syarat sebelum tamu pergi.

Contoh tugas yang menjadi perhatian mencakup pekerjaan yang lazim ditangani petugas kebersihan setelah tamu check-out. Ini dapat meliputi mencuci seprai, membersihkan lantai, atau melakukan pekerjaan rumah tangga lain yang memerlukan tenaga dan waktu. Dengan batasan tersebut, Airbnb berupaya membedakan tindakan dasar untuk menjaga properti dari pekerjaan kebersihan mendalam yang seharusnya menjadi tanggung jawab pengelolaan akomodasi.

Kebijakan itu juga memberi gambaran lebih jelas kepada tamu mengenai apa yang dapat diharapkan ketika memesan tempat menginap. Sebelumnya, instruksi check-out bisa berbeda-beda, mulai dari permintaan yang sederhana hingga daftar pekerjaan panjang. Perbedaan tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan, terutama jika tamu tidak mengetahui kewajiban tambahan sampai mendekati waktu keberangkatan. Pembatasan baru diharapkan membuat ketentuan lebih mudah dipahami sejak awal dan mengurangi kejutan saat masa inap berakhir.

Host tetap dapat menjelaskan prosedur check-out yang relevan, tetapi permintaan itu perlu proporsional dan tidak mengalihkan tanggung jawab kebersihan kepada tamu. Tamu yang menemukan tugas yang terasa berlebihan dapat memeriksa aturan Airbnb dan ketentuan pemesanan, lalu menggunakan saluran bantuan platform bila diperlukan. Penerapan aturan secara global menegaskan bahwa standar tersebut berasal dari Airbnb dan berlaku sebagai kebijakan platform, bukan kebijakan lokal khusus untuk satu negara.

Dalam kebijakan baru Airbnb, sejumlah tugas yang sebelumnya mungkin diminta kepada tamu sebelum meninggalkan penginapan tidak lagi boleh dibebankan kepada mereka. Contoh yang disebutkan mencakup mencuci piring dan melepas seprai dari tempat tidur. Kedua pekerjaan tersebut membutuhkan tindakan langsung dari tamu, sehingga tidak sekadar berupa instruksi sederhana menjelang check-out. Aturan ini menegaskan bahwa tamu tidak seharusnya diminta menangani pekerjaan yang memerlukan upaya atau waktu berarti sebagai syarat untuk mengakhiri masa inap.

Pembatasan juga mencakup permintaan untuk mencuci dalam jumlah yang tidak wajar. Artinya, penilaian tidak hanya berkaitan dengan jenis pekerjaan, tetapi juga dengan besarnya beban yang diminta. Tugas mencuci yang berlebihan dapat menyita waktu tamu dan menambah pekerjaan sebelum mereka meninggalkan properti. Dengan memasukkan permintaan semacam itu dalam batasan, Airbnb membedakan tanggung jawab tamu dari pekerjaan yang semestinya tidak dialihkan kepada mereka saat check-out.

Namun, ketentuan tersebut tidak berarti setiap permintaan sederhana dari host otomatis dilarang. Fokus pembatasannya adalah tugas yang membutuhkan upaya atau waktu, seperti mencuci piring, melepas seprai, atau melakukan pencucian dalam jumlah yang tidak wajar. Karena itu, kebijakan ini tidak seharusnya ditafsirkan sebagai larangan menyeluruh terhadap semua arahan singkat yang mungkin diberikan host. Perbedaan utamanya terletak pada apakah permintaan tersebut berubah menjadi pekerjaan yang membebani tamu sebelum mereka pergi. Dengan batasan ini, tamu dapat memahami bahwa mereka tidak perlu menyelesaikan tugas-tugas yang memakan waktu tersebut, sementara host tetap dapat memberikan permintaan sederhana yang tidak termasuk pekerjaan semacam itu. Penjelasan yang jelas mengenai perbedaan ini membantu kedua pihak memahami cakupan aturan tanpa menganggap bahwa seluruh tanggung jawab atau komunikasi menjelang check-out telah dihapus. Kebijakan tersebut secara khusus membatasi beban kerja tertentu, bukan setiap bentuk permintaan dari host.

Meski Airbnb membatasi tugas yang dapat diminta kepada tamu sebelum check-out, beberapa permintaan sederhana tetap diperbolehkan. Host, misalnya, masih boleh meminta tamu mengumpulkan handuk bekas di satu tempat sebelum meninggalkan properti. Permintaan ini berbeda dari tugas yang memerlukan banyak waktu atau tenaga, seperti mencuci dan mengeringkan handuk, menanggalkan seprai, atau melakukan pembersihan menyeluruh. Kebijakan tersebut dimaksudkan agar pekerjaan yang menjadi tanggung jawab pemilik atau pengelola tidak dialihkan kepada tamu sebagai syarat meninggalkan akomodasi. Karena itu, instruksi check-out sebaiknya tetap singkat, jelas, dan sebanding dengan kebutuhan operasional properti.

Ada pula pengecualian untuk kondisi yang berkaitan dengan keselamatan. Jika properti berada di dekat wilayah dengan populasi beruang, host dapat meminta tamu menempatkan sampah di wadah khusus yang tidak dapat dijangkau binatang. Langkah ini membantu mencegah beruang tertarik ke area penginapan dan mengurangi risiko pertemuan berbahaya bagi tamu maupun warga sekitar. Host perlu menerangkan lokasi wadah dan cara menggunakannya dengan mudah dipahami, misalnya melalui petunjuk di rumah atau pesan sebelum keberangkatan. Permintaan tersebut bukan tugas tambahan untuk kenyamanan host semata, melainkan tindakan pencegahan yang relevan dengan keadaan setempat.

Untuk menyusun petunjuk yang konsisten, host diharapkan memilih aturan dari tujuh kategori standar yang disediakan Airbnb bagi propertinya. Pilihan itu membantu tamu mengetahui sejak awal hal-hal yang memang perlu dilakukan sebelum pergi, tanpa menghadapi daftar pekerjaan yang tidak terduga pada hari check-out. Setelah memilih aturan yang sesuai, host masih dapat menambahkan catatan lanjutan sebagai permintaan, selama isinya tidak bertentangan dengan batasan kebijakan dan tidak membebankan pekerjaan besar kepada tamu. Contohnya, host dapat menjelaskan tempat untuk mengumpulkan handuk atau memberikan arahan khusus terkait pembuangan sampah di lokasi yang rawan beruang. Informasi sebaiknya dicantumkan secara jelas dalam detail penginapan dan disampaikan kembali bila diperlukan, sehingga ekspektasi kedua pihak tetap transparan.

Airbnb menetapkan bahwa aturan dan permintaan terkait proses check-out harus dicantumkan pada bagian khusus dalam daftar sewa. Bagian ini menjadi satu-satunya tempat bagi host untuk menjelaskan hal-hal yang perlu dilakukan tamu sebelum meninggalkan properti. Dengan demikian, calon tamu dapat membaca ketentuan tersebut saat meninjau informasi penginapan, sebelum memutuskan untuk memesan, dan tamu yang sudah memesan dapat merujuk pada petunjuk yang sama selama menginap.

Host tidak lagi diperbolehkan menyampaikan tugas check-out melalui saluran lain. Artinya, permintaan tidak boleh ditambahkan dalam pesan kepada tamu, ditulis pada tanda atau catatan yang dipasang di dalam rumah, maupun disampaikan secara langsung. Pembatasan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa instruksi tidak muncul secara mendadak atau tersebar di berbagai tempat. Tamu juga tidak perlu menebak apakah sebuah catatan di properti merupakan aturan resmi yang wajib diikuti atau sekadar imbauan tambahan dari host.

Kebijakan tersebut menanggapi praktik menempelkan pengumuman bernada pasif-agresif di sejumlah properti sewaan Airbnb. Catatan seperti itu dapat membuat tamu merasa ditegur atau dibebani dengan pekerjaan yang tidak mereka ketahui sebelumnya, terutama jika permintaannya baru terlihat setelah tiba atau menjelang keberangkatan. Dengan memusatkan aturan pada daftar sewa, Airbnb berupaya meningkatkan kejelasan sejak awal dan membantu tamu memahami ekspektasi sebelum membuat pemesanan. Perubahan ini juga memberi host tempat yang konsisten untuk menyampaikan ketentuan, tanpa menggunakan pesan pribadi atau tanda di dalam properti sebagai pengganti informasi yang seharusnya tersedia dalam daftar. Ketentuan baru ini mulai berlaku pada 20 November 2026.

Baca juga: Gambut Jadi Medan Tempur, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Pantang Pulang Sebelum Bara Terkendali | BA akhirnya berhasil diamankan sebelum menaiki pesawat