Eksploitasi Celah PHP Melonjak hingga Jutaan Kali, Wikipedia Ikut Terdampak

Celah PHP2shell Berisiko Kritis: Pembaruan Darurat dan Langkah Pengguna

Jakarta | Upaya untuk mengeksploitasi celah keamanan pada PHP meningkat tajam dalam waktu singkat, menurut CEO Cloudflare Matthew Prince. Pengamatan di jaringan Cloudflare memperlihatkan perubahan skala yang cepat, dari ribuan percobaan menjadi jutaan. Urutan ini menunjukkan betapa cepat informasi tentang kerentanan dapat diikuti oleh aktivitas yang berupaya memanfaatkannya. Prince menyampaikan angka tersebut sebagai gambaran lalu lintas yang terpantau oleh Cloudflare, bukan sebagai hitungan seluruh serangan di internet. Dengan demikian, laporan itu memberikan potret aktivitas pada jaringan perusahaan tersebut selama periode sebelum dan sesudah celah diumumkan kepada publik. Perbedaan waktu pengamatan menjadi penting untuk memahami lonjakan yang dilaporkan.

Dalam 10 jam sebelum pengumuman publik, Cloudflare telah mencatat ribuan upaya eksploitasi di seluruh jaringannya. Setelah informasi mengenai celah itu dirilis, jumlah yang terpantau meningkat menjadi puluhan ribu hanya dalam 45 menit. Perubahan itu menandai pergeseran yang cepat, tetapi angka awal dan angka setelah pengumuman tetap merujuk pada rentang waktu yang berbeda. Karena itu, keduanya memberi konteks tentang kecepatan aktivitas, bukan perbandingan langsung dengan durasi pengamatan yang sama. Peningkatan dalam waktu kurang dari satu jam juga menunjukkan bahwa pelaku dapat segera menyesuaikan tindakan setelah detail kerentanan tersedia secara terbuka. Prince menyampaikan perkembangan ini melalui rangkaian angka yang menggambarkan eskalasi aktivitas.

Lonjakan berlanjut: dalam dua jam setelah pengumuman, upaya yang terdeteksi telah mencapai ratusan ribu, lalu jumlahnya meningkat hingga jutaan. Skala tersebut menggambarkan besarnya aktivitas yang diamati Cloudflare, bukan bukti bahwa setiap percobaan berhasil menembus sistem yang dituju. Angka upaya juga tidak dengan sendirinya menjelaskan jumlah pelaku, korban, atau dampak yang terjadi. Namun, urutan dari ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu, hingga jutaan memperlihatkan perubahan intensitas yang signifikan dalam periode singkat. Pernyataan Prince menempatkan pengumuman celah sebagai titik waktu penting dalam pemantauan, sementara cakupan angka tetap terbatas pada jaringan Cloudflare. Catatan ini membantu pembaca memahami skala lonjakan tanpa menyamakan percobaan eksploitasi dengan insiden yang berhasil.

Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris (NCSC) membahas dua kerentanan pada PHP yang tercatat dengan kode CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619. Menurut lembaga tersebut, celah ini dapat memungkinkan penyerang menjalankan perintah pada server berbasis PHP tanpa harus masuk atau memperoleh akses akun terlebih dahulu. Karena kemampuan itu dapat memberi jalan langsung menuju kendali sistem, NCSC menggambarkannya sebagai kerentanan yang sangat serius. Penilaian tersebut menegaskan bahwa risiko tidak hanya berkaitan dengan gangguan pada aplikasi, tetapi juga kemungkinan penyerang memengaruhi server yang menjalankannya.

NCSC menjelaskan mekanisme serangan melalui penanganan memori PHP. Pelaku dapat membebani memori secara berlebihan hingga kondisi normalnya terganggu. Dalam rangkaian yang dijelaskan lembaga itu, tekanan berlebihan tersebut dapat merusak memori, lalu keadaan yang tercipta dimanfaatkan untuk mengambil alih kendali server. Dengan kata lain, kerentanan memungkinkan penggunaan beban memori sebagai jalan menuju eksekusi perintah dan penguasaan sistem. Penjelasan ini menggambarkan hubungan kelemahan pada PHP, kerusakan memori, dan dampak akhir berupa kendali server, tanpa menyebut metode teknis lain.

Hal yang perlu diperhatikan adalah tidak adanya keharusan bagi penyerang untuk masuk terlebih dahulu. Syarat tersebut membuat paparan menjadi penting bagi organisasi yang mengoperasikan layanan berbasis PHP, sebab celah dapat berdampak pada server tanpa tahap autentikasi yang disebutkan NCSC. Dua kode CVE tersebut merujuk pada kerentanan yang dibahas, sementara uraian lembaga menekankan potensi menjalankan perintah dan mengambil alih server melalui pembebanan serta kerusakan memori. Informasi ini menunjukkan mengapa NCSC menilai persoalan tersebut sangat serius. Organisasi dan pengelola sistem perlu mencermati pemberitahuan keamanan resmi mengenai kedua kerentanan itu dan menilai relevansinya terhadap lingkungan PHP yang mereka gunakan. Namun, uraian NCSC yang tersedia di sini tidak merinci langkah teknis serangan lain, sehingga pembahasan dampaknya tetap berfokus pada mekanisme memori dan kemungkinan hilangnya kendali server.Wikipedia termasuk di layanan yang mengalami gangguan yang dikaitkan dengan kerentanan pada PHP. Wikimedia Foundation, organisasi nirlaba yang mengelola Wikipedia dan sejumlah proyek wiki lainnya, mengonfirmasi bahwa gangguan tersebut berhubungan dengan masalah pada perangkat lunak PHP yang digunakan oleh sebagian besar wiki. Pernyataan itu menempatkan Wikimedia di pihak yang terdampak, tanpa menyebutkan rincian lebih jauh mengenai skala gangguan yang dialami situs tersebut. Organisasi itu menyampaikan bahwa timnya sedang berupaya menangani kekurangan yang ditemukan, sembari menilai langkah yang diperlukan untuk menjaga layanan tetap berjalan. Keterangan yang tersedia tidak merinci perubahan teknis tertentu ataupun jadwal penyelesaian penanganan.

Dalam penjelasannya, Wikimedia Foundation menyatakan masalah tersebut memengaruhi semua versi PHP yang diketahui. Artinya, kerentanan itu tidak terbatas pada satu versi tertentu yang dipakai oleh organisasi tersebut. Foundation juga menegaskan bahwa persoalan ini bukan kelemahan yang hanya terjadi pada Wikimedia Foundation atau infrastruktur Wikipedia. Pernyataan itu menunjukkan bahwa masalah terkait PHP memiliki cakupan lebih luas, meskipun informasi tersebut tidak dengan sendirinya menjelaskan organisasi atau layanan lain mana yang terkena dampak. Karena itu, keterangan mengenai kerentanan perlu dibedakan dari klaim tentang akibat spesifik bagi masing-masing pengelola situs. Foundation tidak memberikan rincian tambahan tentang jumlah wiki yang mengalami gangguan.

Upaya penanganan yang disampaikan Wikimedia berfokus pada kekurangan dalam PHP yang digunakan oleh sebagian besar wiki. Organisasi tersebut mengonfirmasi adanya gangguan dan menyatakan sedang berusaha mengatasi masalah itu, tetapi tidak memberikan penilaian lebih jauh mengenai tingkat kerusakan, lama gangguan, atau konsekuensi lain bagi pengguna. Informasi yang disampaikan juga tidak menyebutkan apakah seluruh halaman Wikipedia terdampak dengan cara yang sama. Dengan demikian, hal yang dapat dipastikan dari pernyataan Foundation adalah bahwa Wikipedia termasuk korban gangguan terkait kerentanan PHP, masalah itu dilaporkan berlaku pada semua versi PHP yang diketahui, dan persoalannya tidak khusus pada Wikimedia. Rincian dampak di luar keterangan tersebut belum dapat dipastikan dari pernyataan organisasi. Foundation menyebut langkah penanganan sedang berlangsung, tanpa memaparkan hasil akhir atau ukuran keberhasilannya.

PHP Foundation merilis pembaruan keamanan darurat pada Rabu untuk memperbaiki dua kerentanan yang dikategorikan kritis. Rilis tersebut menjadi respons terhadap celah yang berisiko dimanfaatkan pada sistem yang menjalankan PHP, bahasa pemrograman yang banyak digunakan untuk membangun layanan dan situs web. Karena dampak kerentanan dapat meluas ke beragam organisasi dan platform, ketersediaan perbaikan keamanan itu segera menjadi perhatian pihak berwenang di sejumlah negara. Pembaruan ini ditujukan untuk menutup dua masalah keamanan yang ditemukan, sementara besarnya skala eksploitasi membuat penanganannya dipandang mendesak. Berbagai pihak pun menyoroti pentingnya organisasi yang menggunakan PHP untuk memperhatikan rilis terbaru tersebut.

Sejumlah lembaga dan pejabat tinggi mendesak organisasi agar segera memasang perbaikan yang baru dirilis. Desakan itu datang dari NCSC, Perdana Menteri Jepang, serta Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat. Pesan dari berbagai otoritas tersebut menegaskan bahwa kerentanan ini bukan persoalan teknis yang hanya relevan bagi pengelola perangkat lunak, melainkan juga isu keamanan bagi organisasi yang mengoperasikan layanan daring. Seruan untuk memasang pembaruan muncul setelah dua celah kritis diperbaiki, dengan perhatian tertuju pada sistem yang masih berpotensi terdampak. Pengumuman itu menempatkan pembaruan darurat PHP sebagai langkah penting dalam merespons risiko yang sedang menjadi perhatian luas, tanpa mengubah cakupan perbaikan yang diumumkan.

PHP bekerja di sisi server yakni bagian dari infrastruktur yang memproses permintaan sebelum sebuah halaman web ditampilkan.

Baca juga: Ringankan Beban Warga Terdampak Kemarau, Kodim Bojonegoro Kembali Pasok 64.000 Liter Air Bersih ke 4 Kecamatan | Satgas Karhutla TNI Kawal Penyaluran Bantuan Korporasi untuk Desa Terdampak di Melawi