Doh Kyungsoo Tampil dengan Dua Gaya dalam Kampanye EIOM, Tur Konsernya Segera ke Jakarta

Doh Kyungsoo Tampil dengan Dua Gaya dalam Kampanye EIOM, Tur Konsernya Segera ke Jakarta

Jakarta | Blitzway Entertainment merilis rangkaian foto terbaru Doh Kyungsoo pada 16 Oktober 2026. Foto-foto tersebut dibagikan sehari setelah pengumuman bahwa Kyungsoo terpilih sebagai model EIOM. Dengan demikian, rangkaian pemotretan ini menjadi materi visual terbaru yang menyertai kabar keterlibatannya dengan merek tersebut. Dalam foto yang dirilis, Kyungsoo ditampilkan melalui dua pendekatan busana, yakni gaya rapi dan penampilan yang lebih santai.

Pada salah satu gaya, Kyungsoo mengenakan kemeja putih dan dasi hitam. Ia terlihat membaca sebuah papan klip dalam pemotretan tersebut. Pilihan pakaian ini menghadirkan nuansa profesional, dengan kemeja dan dasi sebagai elemen utama penampilannya. Adegan membaca papan klip menjadi bagian dari konsep yang ditampilkan dalam foto, tanpa mengubah fokus pada busana maupun aktivitas yang terlihat. Foto tersebut memperlihatkan sisi yang berbeda dari rangkaian gambar yang dirilis Blitzway Entertainment.

Gaya lainnya menampilkan Kyungsoo mengenakan sweter dan celana krem. Kombinasi busana itu memberi kesan kasual dibandingkan penampilan dengan kemeja putih dan dasi hitam. Kedua gaya tersebut menjadi inti dari foto terbaru untuk EIOM: satu menampilkan pakaian rapi, sementara yang lain menggunakan pilihan busana santai. Perbedaan ini terlihat melalui jenis pakaian yang dikenakan, bukan melalui perubahan pada informasi mengenai pemotretan atau pengumuman modelnya.

Rangkaian foto yang dirilis pada 16 Oktober itu memberikan gambaran mengenai dua nuansa penampilan Kyungsoo dalam kampanye EIOM. Pengumuman sebagai model telah disampaikan sehari sebelumnya, sehingga perilisan foto menjadi tindak lanjut visual setelah kabar tersebut. Materi yang dibagikan menampilkan Kyungsoo dalam kemeja putih dan dasi hitam sambil membaca papan klip, serta dalam sweter dan celana krem. Kedua penampilan ini memperlihatkan variasi gaya yang digunakan dalam pemotretan, dengan perbedaan yang jelas pada pilihan busananya.

EIOM merupakan merek perawatan kulit dermatologi yang berada di bawah naungan New Select. Brand ini berfokus pada mikrobioma kulit, yakni ekosistem mikroorganisme yang hidup di permukaan kulit dan berperan dalam menjaga keseimbangannya. Fokus tersebut menjadi bagian penting dari pendekatan EIOM dalam mengembangkan produk perawatan. Melalui kampanye terbarunya, EIOM menggandeng Doh Kyungsoo, yang juga dikenal sebagai D.O. dari EXO, untuk memperkenalkan produk andalan serta nilai-nilai merek kepada khalayak yang lebih luas.

Menurut pihak EIOM, Kyungsoo dipilih karena citra dirinya dinilai selaras dengan karakter yang ingin ditampilkan brand: bersih, sehat, tenang, dan natural. Kesan tersebut dianggap mencerminkan pendekatan perawatan kulit yang berfokus pada kondisi kulit, bukan sekadar tampilan sesaat. EIOM juga menyebut Kyungsoo telah lama menggunakan salah satu produk andalannya. Kedekatan itu memberi konteks personal pada kolaborasi, sebab ia tidak hanya tampil sebagai wajah kampanye, tetapi juga memiliki pengalaman menggunakan produk yang diperkenalkan.

Kyungsoo mengungkapkan bahwa ia merasa senang dapat menjadi model bagi merek yang selama ini biasa ia gunakan. Baginya, kerja sama tersebut terasa lebih spesial karena orang-orang kerap memuji warna kulitnya. Pengakuan itu disampaikan sebagai alasan personal yang membuat keterlibatannya bermakna, tanpa mengubahnya menjadi klaim bahwa produk tertentu menjadi satu-satunya penyebab kondisi kulitnya. Kampanye EIOM memadukan keterkaitan tersebut dengan konsep visual yang menampilkan Kyungsoo dalam dua gaya berbeda. Perbedaan penampilan memberi ruang untuk menunjukkan sisi dirinya yang beragam, sementara kesan tenang dan alami tetap menjadi benang merah. Dengan demikian, kolaborasi ini menekankan hubungan pengalaman pribadi sang model dan identitas merek yang berfokus pada perawatan kulit dermatologi serta mikrobioma.

Trouble Biome Patch Mask menjadi produk andalan EIOM dalam kampanye yang menampilkan Doh Kyungsoo. Produk ini dirancang untuk membantu merawat kulit bermasalah, dengan tea tree biome sebagai unsur formulasi yang disorot merek. Pendekatan tersebut menggabungkan perhatian pada kebutuhan kulit dengan upaya menjaga keseimbangan lingkungan kulit. Dalam konteks perawatan wajah, keseimbangan ini penting karena rutinitas yang sesuai dapat mendukung kondisi kulit yang terasa lebih nyaman. EIOM memperkenalkan masker patch ini sebagai pilihan terarah bagi konsumen yang mencari perawatan praktis untuk area kulit yang membutuhkan perhatian. Melalui kampanye tersebut, merek menempatkan produk sebagai bagian utama dari pesan perawatan kulit yang terukur dan mudah dipahami.

Konsep visual pemotretan mengambil inspirasi dari suasana laboratorium untuk mencerminkan pendekatan ilmiah di balik produk. Dalam salah satu adegan, Kyungsoo berpose dengan tangan di pinggang, sementara tabung-tabung kimia dan produk EIOM tampak tersusun di atas meja. Perpaduan sosok sang artis, perlengkapan laboratorium, dan kemasan produk membangun gambaran yang selaras dengan fokus kampanye pada formulasi serta perawatan kulit. Visual ini menyajikan suasana yang berbeda dari potret kecantikan biasa: objek-objek laboratorium menjadi latar yang menegaskan perhatian pada riset dan pendekatan berbasis sains. Namun, elemen tersebut berfungsi sebagai konsep pemotretan dan tidak dengan sendirinya menjelaskan hasil klinis atau klaim tambahan mengenai produk.

Selain memperkenalkan produk melalui foto kampanye, EIOM berencana menghadirkan rangkaian materi dan kegiatan bersama Kyungsoo. Rencana tersebut mencakup video dan pictorial yang akan memperluas penampilan kampanye, serta berbagai promosi untuk menjangkau konsumen. EIOM juga merencanakan acara konsumen bersama sang artis, sehingga penggemar dan pelanggan berkesempatan berinteraksi dengan kampanye melalui kegiatan langsung. Kehadiran konten dalam beragam format dapat membantu audiens mengenal Trouble Biome Patch Mask sekaligus memahami pesan merek tentang perawatan kulit. Dengan demikian, pemotretan berlatar laboratorium menjadi salah satu bagian dari rangkaian komunikasi yang lebih luas, yang menggabungkan produk, materi visual, promosi, dan aktivitas konsumen dengan Doh Kyungsoo sebagai wajah kampanye EIOM.

Pemotretan Kyungsoo untuk kampanye EIOM menampilkan dua sisi penampilannya, tetapi aktivitasnya tidak berhenti pada dunia mode. Di tengah perhatian terhadap visual kampanye tersebut, ia juga menjalani rangkaian kegiatan musik yang mencakup perilisan karya baru dan tur konser. Kedua kabar ini memberi gambaran tentang agenda kreatifnya yang bergerak di beberapa bidang sekaligus, sementara para penggemar di sejumlah kota menantikan kesempatan menyaksikan penampilannya secara langsung.

Kyungsoo merilis mini album keempatnya, Dopamine, pada 8 September 2026 melalui Blitzway. Album tersebut hadir dengan lagu utama berjudul “Guitarist”. Perilisan ini menjadi bagian penting dari aktivitas musiknya pada 2026, sekaligus menyediakan materi baru yang mengiringi rangkaian konser. Perhatian pada karya tersebut berjalan beriringan dengan pemberitaan mengenai kampanye EIOM, sehingga kabar pemotretan dan musiknya muncul sebagai dua sisi berbeda dari kegiatan Kyungsoo saat ini.

Tur konser bertajuk Day Off dimulai di Kintex, Goyang, pada 2–4 Oktober 2026. Setelah persinggahan pembuka itu, jadwal tur mencantumkan Macau pada 17–18 Oktober. Rangkaian tersebut kemudian direncanakan berlanjut ke Jakarta pada 21–22 November 2026. Dengan susunan tanggal itu, Indonesia menjadi salah satu tujuan berikutnya dalam perjalanan konser Kyungsoo setelah jadwal di Korea Selatan dan Macau.

Persinggahan Jakarta dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan selama dua hari, yakni 21 dan 22 November 2026. Informasi tersebut menempatkan Jakarta sebagai bagian penting dari agenda Day Off pada akhir tahun. Bagi penggemar di Indonesia, tanggal ini menjadi penanda untuk mengikuti perkembangan tur dan menantikan penampilan Kyungsoo di kota tersebut. Sementara itu, perilisan Dopamine dan lagu “Guitarist” memberi konteks musik bagi perjalanan konsernya, sedangkan kampanye EIOM memperlihatkan sisi lain dari aktivitas sang penyanyi.

Baca juga: Sambut HUT ke-81 TNI, Bhakti Kesehatan TNI Layani Masyarakat di Jakarta | TNI-Polri Gelar Patroli Terpadu, Jaga Keamanan dan Kondusivitas Jakarta