Bisnis  

Jihyo Memulai Babak Baru dengan Mendirikan Agensi Emithaus

Jihyo Memulai Babak Baru dengan Mendirikan Agensi Emithaus

Jakarta | Jihyo, anggota TWICE, mengumumkan bahwa perjalanannya bersama JYP Entertainment telah berakhir setelah 21 tahun. Kabar tersebut disampaikan melalui surat tulisan tangan yang ia bagikan di akun Instagram pada 21 Oktober. Dalam pesan itu, Jihyo mengenang hubungannya dengan perusahaan yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan hidup dan kariernya sejak ia masih kanak-kanak.

Pengumuman ini menandai perubahan besar bagi penyanyi yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu figur utama TWICE. Jihyo bergabung dengan JYP ketika usianya masih sangat muda, jauh sebelum ia dikenal luas oleh penggemar musik K-pop. Masa panjang tersebut membuat pengalaman tumbuh dan berkembang di perusahaan itu berkaitan erat dengan perjalanan profesionalnya, dari masa awal hingga kiprahnya sebagai anggota grup yang dikenal secara internasional.

Surat tulisan tangan dipilih Jihyo untuk menyampaikan kabar personal tersebut secara langsung kepada para penggemar. Cara ini memberi ruang baginya untuk berbicara dengan nada yang lebih dekat dan reflektif, sekaligus menjelaskan bahwa sebuah bab penting dalam hidupnya telah mencapai akhir. Ia menyampaikan hal itu melalui unggahan Instagram, sehingga penggemar dapat menerima pesannya dari sumber langsung, bukan hanya melalui pemberitaan pihak lain.

Meski kabar ini menyoroti berakhirnya perjalanan Jihyo bersama JYP Entertainment, informasi yang dibagikan tidak merinci status kontrak maupun kapan kepergiannya berlaku efektif. Karena itu, pengumuman tersebut sebaiknya dipahami sebatas pernyataan mengenai berakhirnya perjalanan panjang yang telah berlangsung selama 21 tahun. Tidak ada rincian tambahan yang dapat memastikan bentuk atau jadwal perubahan tersebut.

Bagi penggemar, angka 21 tahun menggambarkan betapa awal Jihyo memasuki dunia hiburan dan berapa lama ia menjalani bagian penting dari hidupnya bersama JYP. Pengumuman itu sekaligus membuka perhatian pada langkah baru yang akan ia tempuh, tanpa menghapus arti perjalanan yang telah dilaluinya. Untuk saat ini, inti kabarnya adalah perpisahan setelah hubungan profesional yang dimulai sejak masa kanak-kanak, sebagaimana ia sampaikan sendiri dalam suratnya.

Dalam surat yang dibagikannya, Jihyo menengok kembali perjalanan panjangnya bersama JYP Entertainment, tempat ia menghabiskan sekitar 21 tahun hidupnya. Ia bergabung dengan agensi itu ketika masih kecil, lalu tumbuh melewati masa remaja hingga memasuki usia dewasa di lingkungan yang sama. Rentang waktu tersebut membuat hubungan Jihyo dengan JYP bukan sekadar urusan pekerjaan atau tempat bernaung sebagai seorang artis. Agensi itu menjadi bagian penting dari keseharian dan proses tumbuh kembangnya, sehingga pengalaman yang ia kumpulkan di sana melekat pada banyak tahap kehidupannya.

Jihyo mengakui bahwa menjelaskan pengalaman selama itu dalam beberapa kata bukanlah hal yang mudah. Dua dekade lebih berisi begitu banyak peristiwa, perubahan, dan kenangan yang tidak mungkin dirangkum secara sederhana. Ada masa ketika semuanya terasa menyenangkan, disertai pencapaian dan momen yang patut dikenang. Namun, perjalanan tersebut juga mencakup hari-hari berat yang menuntut kesabaran dan keteguhan. Ia tidak menggambarkan masa lalunya sebagai kisah yang selalu berjalan mulus; sebaliknya, surat itu menunjukkan bahwa pengalaman baik maupun sulit menjadi bagian yang sama pentingnya dari perjalanan panjangnya.

Refleksi tersebut memperlihatkan betapa besar pengaruh tahun-tahun bersama JYP terhadap pribadi Jihyo saat ini. Melalui proses latihan, pekerjaan, dan berbagai perubahan dalam hidup, ia tumbuh di hadapan orang-orang yang telah menyaksikan banyak tahap perkembangannya. Setiap pengalaman turut membentuk cara pandangnya serta membantunya menjadi sosok yang dikenal publik sekarang. Karena itu, mengenang masa lalu bukan hanya berarti melihat kembali lamanya ia berada di agensi, tetapi juga mengakui pelajaran dan ikatan yang terbentuk sepanjang perjalanan. Saat bersiap membuka babak baru, Jihyo tetap membawa kenangan dari masa kecil hingga dewasa tersebut sebagai bagian dari kisah hidupnya.

Dalam menyampaikan langkah barunya melalui Emithaus, Jihyo turut mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang di JYP Entertainment yang telah mendampinginya selama bertahun-tahun. Ia mengakui bahwa perjalanan panjang tersebut tidak ditempuh seorang diri. Dukungan, bantuan, dan perhatian dari berbagai pihak di perusahaan itu menjadi bagian dari proses yang membentuk dirinya, baik sebagai seorang seniman maupun sebagai pribadi. Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa Jihyo tidak melupakan kontribusi orang-orang yang bekerja bersamanya sejak awal kariernya. Ia menghargai kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan menghadapi berbagai pengalaman dengan dukungan lingkungan yang telah dikenalnya dalam waktu lama. Ucapan terima kasih itu menjadi bagian penting dari pernyataannya tentang babak baru yang kini ia mulai.

Jihyo juga menyampaikan bahwa waktu yang mereka lalui bersama akan tetap ia hargai. Selama bertahun-tahun, banyak pengalaman dan kenangan tercipta melalui pekerjaan, persiapan, serta perjalanan karier yang dijalani bersama. Kenangan tersebut merupakan bagian dari kisah hidupnya yang tidak dapat dipisahkan begitu saja hanya karena ia mengambil langkah profesional yang baru. Dengan mengenang masa itu secara positif, Jihyo menempatkan hubungan kerja dan pengalaman bersama sebagai hal yang bernilai. Ia tidak hanya melihat perjalanan tersebut sebagai tahap yang telah selesai, tetapi juga sebagai periode penting yang turut mengantarkannya hingga ke titik sekarang. Penghargaan terhadap kenangan bersama ini disampaikan dengan sikap terbuka dan penuh hormat.

Keputusan Jihyo untuk menempuh jalur mandiri dan mendirikan agensi Emithaus tidak menghapus rasa terima kasihnya kepada JYP maupun orang-orang yang pernah mendukungnya di sana. Kedua hal itu dapat berjalan beriringan: ia dapat menyambut kesempatan untuk mengelola aktivitasnya melalui perusahaan baru, sekaligus menghargai masa lalu yang menjadi bagian dari perjalanan kariernya. Pernyataannya tidak perlu dimaknai sebagai penolakan terhadap pengalaman sebelumnya ataupun sebagai petunjuk mengenai hubungan personal dengan pihak tertentu. Jihyo secara seimbang mengakui bantuan yang telah diterimanya dan kenangan yang terbentuk, sambil melangkah menuju fase berikutnya. Sikap tersebut memperlihatkan bahwa perubahan dalam arah profesional tidak serta-merta meniadakan penghormatan terhadap orang-orang dan pengalaman yang telah membantunya tumbuh.

Keputusan Jihyo mendirikan perusahaan sendiri bernama Emithaus menandai awal babak baru dalam perjalanan hidup dan kariernya. Langkah ini memperlihatkan keinginannya untuk menentukan arah secara lebih mandiri, sekaligus membuka ruang bagi pilihan-pilihan yang sebelumnya belum ia jalani. Namun, kemandirian tersebut tidak ia gambarkan sebagai upaya untuk sekadar menutup masa lalu atau meninggalkan pengalaman yang telah membentuk dirinya. Baginya, mendirikan Emithaus lebih berkaitan dengan cara ia ingin menjalani hidup ke depan: dengan kesadaran yang lebih besar atas keputusan yang diambil dan kesempatan untuk mengeksplorasi dirinya. Karena itu, perubahan ini dapat dipahami sebagai titik berangkat menuju fase baru, bukan penanda bahwa perjalanan sebelumnya harus dihapus atau dianggap selesai begitu saja.

Dalam penjelasannya, Jihyo juga menyampaikan makna di balik nama Emithaus. Kata “emit” berarti mengungkapkan atau mengeluarkan, sebuah pengertian yang selaras dengan harapannya terhadap ruang yang ia dirikan. Emithaus diharapkan menjadi tempat bagi dirinya untuk bereksplorasi secara bebas, menemukan cara-cara baru dalam mengekspresikan diri, serta memberi kesempatan bagi potensi yang belum ia kenali untuk muncul. Harapan itu menunjukkan bahwa langkah mandiri ini bukan hanya soal memiliki perusahaan sendiri, melainkan juga tentang membuka kemungkinan untuk mengenal kemampuan dan minatnya dengan lebih luas. Ia tidak menyampaikan Emithaus sebagai jaminan atas hasil tertentu, tetapi sebagai ruang yang memungkinkan proses penemuan diri berlangsung dengan leluasa.

Babak baru tersebut sekaligus membawa tanggung jawab yang tidak ringan.