Jakarta | Larry Page, salah satu pendiri Google, diperkirakan menempati posisi kedua dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes. Kekayaannya mencapai sekitar US9 miliar, atau setara Rp4.500 triliun. Angka tersebut menggambarkan besarnya nilai aset dan kepemilikan yang terhubung dengan perjalanan bisnisnya, terutama melalui perusahaan teknologi yang ia dirikan bersama Sergey Brin. Namun, kegiatan Page tidak hanya berkaitan dengan mesin pencari internet. Sejumlah inisiatif dan investasi yang dikaitkan dengannya juga menjangkau sektor otomotif, penerbangan, serta kesehatan.
Peran Page dalam Google dan perusahaan induknya, Alphabet, menjadi bagian utama dari latar belakang kekayaannya. Google berkembang dari layanan pencarian menjadi perusahaan teknologi dengan berbagai produk, termasuk sistem operasi, layanan digital, dan komputasi awan. Sebagai pendiri dan pemegang saham, Page memperoleh manfaat dari pertumbuhan nilai perusahaan tersebut. Meski demikian, angka kekayaan pribadi yang dilaporkan media dan lembaga pemeringkat dapat berubah mengikuti harga saham, kepemilikan aset, serta metode penghitungan yang digunakan. Karena itu, estimasi Forbes sebaiknya dipahami sebagai perkiraan pada waktu tertentu, bukan nilai tetap.
Di luar bisnis inti Google, Page juga dikaitkan dengan upaya mengembangkan teknologi kendaraan otonom melalui Waymo, yang bermula sebagai proyek di dalam Google dan kemudian menjadi bagian dari Alphabet. Minat terhadap penerbangan tampak dalam dukungan terhadap perusahaan rintisan yang mengembangkan pesawat listrik atau kendaraan terbang. Sementara itu, bidang kesehatan mencakup riset dan teknologi biomedis melalui inisiatif seperti Calico dan Verily, yang berfokus pada penelitian kesehatan, ilmu hayati, dan pemanfaatan data.
Ragam bidang tersebut menunjukkan luasnya kepentingan bisnis dan teknologi yang diasosiasikan dengan Page, tetapi tidak berarti seluruh kekayaannya berasal dari usaha-usaha di luar Google. Kontribusi setiap perusahaan terhadap kekayaan pribadinya tidak selalu tersedia secara rinci untuk publik. Gambaran yang lebih akurat adalah bahwa nilai kepemilikan di Alphabet menjadi unsur penting, sedangkan keterlibatan dalam sektor lain memperlihatkan arah eksplorasi bisnisnya. Konteks ini juga penting ketika menilai langkah Page mengalihkan sejumlah aset dari California di tengah pembahasan usulan pajak kekayaan: kekayaan besar dapat melibatkan berbagai jenis aset dan kepemilikan, bukan sekadar pendapatan dari satu usaha atau satu industri.
Dokumen yang ditinjau Business Insider menunjukkan bahwa Larry Page memindahkan sejumlah entitas dan aset yang memiliki kaitan dengan California sebelum berakhirnya 2025. Perubahan tersebut mencakup family office miliknya, Koop, yang tercatat keluar dari California pada akhir Desember 2025 dan bergabung ke Delaware. Catatan terkait perpindahan itu terdapat dalam dokumen yang diajukan di kedua negara bagian. Peristiwa ini berlangsung menjelang tenggat akhir tahun dan ketika usulan pajak kekayaan baru menjadi perhatian.
Langkah tersebut memutus hubungan California dengan sejumlah aset Page yang berpotensi terdampak oleh usulan pajak itu. Informasi yang tersedia tidak merinci seluruh aset yang terkait, nilai kepemilikannya, ataupun besarnya potensi kewajiban yang mungkin timbul. Karena itu, perpindahan entitas dapat dijelaskan berdasarkan catatan yang ditinjau, tanpa menyimpulkan dampak pajak tertentu terhadap Page atau asetnya. Dokumen tersebut secara khusus mencatat perubahan status Koop dari California ke Delaware.
Koop merupakan family office Page, dan pencatatannya di Delaware pada akhir Desember menandai perubahan yurisdiksi yang terjadi sebelum tenggat akhir 2025. Dokumen di California dan Delaware sama-sama menjadi dasar untuk mengidentifikasi perpindahan tersebut. Dengan demikian, informasi mengenai waktu dan lokasi perubahan dapat ditelusuri melalui catatan kedua negara bagian, sementara rincian mengenai aset yang berada di bawah entitas itu tidak dijabarkan dalam informasi yang tersedia.
Catatan ini menempatkan perpindahan Koop dalam konteks usulan pajak kekayaan baru yang berpotensi menjangkau sejumlah aset Page. Namun, dokumen yang ditinjau hanya mendukung keterangan bahwa beberapa hubungan aset dengan California dialihkan sebelum tenggat, serta bahwa family office tersebut tercatat bergabung ke Delaware pada akhir Desember 2025. Informasi itu tidak menetapkan secara langsung alasan perpindahan. Oleh sebab itu, fakta yang dapat dinyatakan terbatas pada isi catatan: perubahan yurisdiksi Koop, waktunya, serta kaitannya dengan aset yang berpotensi terdampak usulan pajak.
Sejumlah entitas yang terkait dengan Larry Page juga tercatat dalam perubahan struktur perusahaan menuju Delaware. Di antaranya adalah Flu Lab LLC, organisasi yang mendanai riset untuk menangkal influenza. Catatan perusahaan menyebut alamat kantornya berada di Florida, tetapi entitas tersebut termasuk yang dikonversi ke Delaware. Kedua keterangan itu merujuk pada hal berbeda: alamat atau lokasi kantor di Florida tidak dengan sendirinya menentukan negara bagian tempat badan usaha terdaftar setelah perubahan. Karena itu, Flu Lab dapat memiliki kantor yang tercatat di Florida sekaligus mengalami konversi entitas ke Delaware.
Entitas lain dalam kelompok tersebut adalah One Aero, yang mendanai bisnis mobil terbang Page. Seperti Flu Lab, One Aero juga tercatat berkantor di Florida, sementara pengalihan struktur perusahaannya disebut menuju Delaware. Perbedaan alamat kantor dan yurisdiksi badan usaha penting untuk dipertahankan ketika membaca catatan korporasi. Informasi mengenai kantor di Florida menerangkan lokasi yang dicantumkan untuk perusahaan; konversi ke Delaware menerangkan perubahan status atau domisili hukum entitas. Dengan demikian, keterangan tersebut tidak serta-merta berarti kegiatan usaha atau kantor One Aero dipindahkan dari Florida ke Delaware.
Perusahaan aviasi milik Page, Dynatomics, turut dikonversi ke Delaware. Penyebutan Dynatomics melengkapi daftar entitas yang mengalami perubahan, meskipun keterangan yang tersedia tentang perusahaan ini berbeda dari informasi mengenai Flu Lab dan One Aero. Kedua entitas pendanaan riset dan mobil terbang itu secara khusus tercatat berkantor di Florida, sedangkan Dynatomics disebut sebagai perusahaan aviasi yang juga dikonversi. Rincian ini menunjukkan bahwa sejumlah perusahaan dengan tujuan dan bidang usaha berlainan masuk dalam langkah korporasi tersebut. Namun, konversi ke Delaware sebaiknya tidak disamakan dengan perpindahan operasional, kantor, atau aset fisik tanpa bukti tambahan. Catatan yang ada hanya membedakan entitas yang dialihkan dari lokasi kantor yang tercantum di Florida, sehingga keduanya perlu dilaporkan secara terpisah dan cermat.Larry Page dilaporkan tidak lagi berada di California, setelah sebelumnya memberi tahu sejumlah orang tentang rencananya untuk meninggalkan negara bagian tersebut. Kabar itu muncul di tengah pembahasan usulan aturan pajak kekayaan baru yang berpotensi berdampak pada pemilik aset bernilai sangat besar. Berdasarkan rincian yang beredar, proposal tersebut akan menetapkan pungutan sebesar 5 persen atas aset dengan nilai US$1 miliar atau lebih. Ketentuan itu masih berupa usulan, sehingga belum menjadi kebijakan yang berlaku. Informasi mengenai lokasi Page dan percakapannya dengan orang-orang di sekitarnya tidak dengan sendirinya memastikan alasan di balik rencana tersebut. Karena itu, hubungan kabar kepindahan dan proposal pajak perlu disampaikan secara hati-hati, tanpa menyimpulkan motif yang tidak dinyatakan dalam keterangan yang tersedia.
Usulan tersebut telah memicu perdebatan di kalangan tokoh teknologi dan investor. David Sacks, Palmer Luckey, dan Alexis Ohanian termasuk sejumlah tokoh yang secara terbuka menyuarakan penolakan terhadap rencana pungutan itu. Kritik terhadap proposal dapat berangkat dari berbagai pertimbangan, termasuk dampaknya terhadap kepemilikan aset, investasi, dan pilihan tempat tinggal para pemilik kekayaan tinggi. Namun, sikap para tokoh tersebut tidak berarti bahwa semua pihak yang mungkin terkena aturan memiliki pandangan atau tanggapan yang sama.
Baca juga: TNI Kerahkan Sejumlah Alutsista Dukung Operasi SAR KM Virgo Transport 8 | Tim Alpha TNI Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah Indonesia | TNI Kerahkan 14.167 Personel Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah






