Kabupaten Kotawaringin Timur | Penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mulai kembali beroperasi secara bertahap pada Jumat, 30 Oktober 2026. Pemulihan layanan ini dilakukan setelah aktivitas penerbangan di bandara tersebut terganggu selama lebih dari satu bulan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Kondisi asap sebelumnya mengurangi jarak pandang sehingga kegiatan penerbangan tidak dapat berlangsung secara normal.
Operasional penerbangan tercatat tidak berjalan sejak 23 September hingga 29 Oktober 2026. Selama periode tersebut, jarak pandang di sekitar bandara menjadi salah satu kendala utama bagi keselamatan dan kelancaran aktivitas pesawat. Karena itu, pembukaan kembali layanan tidak dilakukan sekaligus, melainkan mengikuti perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang yang terpantau di lapangan. Langkah bertahap ini memungkinkan pihak terkait menyesuaikan kegiatan operasional dengan keadaan yang tersedia.
Penerbangan mulai diaktifkan kembali setelah jarak pandang membaik berdasarkan pemantauan bersama BMKG Kotawaringin Timur. PIC Civil Aviation Publication Team (CAPT) Bandara Haji Asan Sampit, Alfiansyah, menjelaskan bahwa hasil pemantauan kondisi operasional menjadi dasar untuk mengaktifkan kembali penerbangan secara terbatas. Artinya, keputusan tersebut mempertimbangkan kondisi aktual, bukan semata-mata berakhirnya periode gangguan asap. Pemantauan tetap diperlukan agar setiap kegiatan penerbangan dapat disesuaikan dengan tingkat visibilitas dan persyaratan keselamatan.
Pengoperasian terbatas menandai dimulainya pemulihan konektivitas udara Sampit, tetapi belum serta-merta menunjukkan bahwa seluruh layanan telah kembali seperti sebelum gangguan. Perjalanan penumpang dan pengaturan penerbangan dapat mengikuti kesiapan operasional serta evaluasi kondisi di bandara. Masyarakat yang hendak bepergian dapat memeriksa informasi terbaru kepada maskapai atau pihak bandara sebelum berangkat, termasuk jadwal dan status penerbangan. Dengan demikian, perubahan layanan dapat diketahui lebih awal selama pemulihan berlangsung.
Kembalinya penerbangan juga menjadi perkembangan penting bagi warga dan pengguna jasa yang mengandalkan jalur udara dari Sampit. Setelah gangguan berlangsung lebih dari sebulan, pembukaan bertahap memberi ruang bagi layanan untuk pulih sambil tetap memperhatikan hasil pengamatan cuaca. Keberlanjutan operasional selanjutnya akan bergantung pada kondisi jarak pandang dan pemantauan pihak terkait. Pendekatan ini menjaga agar pemulihan berjalan dengan mempertimbangkan keselamatan sebagai prioritas utama.
Wings Air dijadwalkan menjadi maskapai pertama yang kembali melayani penerbangan pulang-pergi Surabaya dan Sampit pada 30 Oktober 2026. Kembalinya layanan ini menandai dimulainya pemulihan konektivitas udara secara bertahap bagi kedua kota. Bagi warga Sampit dan wilayah sekitarnya, rute tersebut dapat memberikan pilihan perjalanan langsung menuju Surabaya, sementara penumpang dari Surabaya memperoleh akses udara kembali ke Sampit. Tanggal mulai layanan dan jadwal penerbangan yang diumumkan menjadi informasi penting bagi calon penumpang yang sedang merencanakan perjalanan pada akhir Oktober.
Untuk perjalanan dari Surabaya, penerbangan dijadwalkan berangkat pukul 11.45 WIB dan tiba di Sampit pukul 13.25 WIB. Pada arah sebaliknya, pesawat dijadwalkan lepas landas dari Sampit pukul 13.50 WIB, kemudian tiba di Surabaya pukul 15.30 WIB. Dengan demikian, waktu keberangkatan kedua arah berdekatan pada hari yang sama, sehingga jadwal tersebut dapat membantu penumpang memahami pilihan perjalanan yang tersedia. Seluruh waktu yang disebutkan menggunakan Waktu Indonesia Barat (WIB), termasuk untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Jadwal ini merupakan rencana penerbangan yang telah dijadwalkan, bukan jaminan bahwa waktu operasional akan selalu tetap. Perubahan dapat terjadi, sehingga calon penumpang sebaiknya memeriksa kembali informasi terbaru melalui kanal resmi maskapai atau pihak penjual tiket sebelum berangkat ke bandara. Pastikan pula detail tanggal, waktu, bandara, dan ketentuan perjalanan telah sesuai dengan kebutuhan. Informasi tersebut penting terutama bagi penumpang yang memiliki penerbangan lanjutan, agenda darat, atau keperluan lain setelah tiba. Jika terjadi penyesuaian, keterangan resmi dari maskapai menjadi acuan untuk mengetahui jadwal terbaru. Dengan memperhatikan pembaruan secara berkala, penumpang dapat mengatur perjalanan dengan lebih cermat sekaligus memahami bahwa layanan Surabaya–Sampit kembali tersedia sesuai rencana mulai 30 Oktober 2026.
Selain penerbangan yang mulai pulih lebih awal, layanan menuju Jakarta dan Surabaya dijadwalkan menyusul pada November 2026. Super Air Jet (SAJ) direncanakan kembali melayani rute pulang-pergi Jakarta–Sampit mulai 1 November. Pembukaan kembali rute ini menambah pilihan perjalanan bagi masyarakat yang hendak bepergian ibu kota dan Sampit, sekaligus menjadi bagian dari pemulihan bertahap konektivitas udara di wilayah tersebut. Jadwal penerbangan yang tersedia mencakup perjalanan dari Jakarta menuju Sampit serta penerbangan kembali ke Jakarta pada hari yang sama. Penumpang dapat memperhatikan waktu keberangkatan dan kedatangan agar dapat menyesuaikan rencana perjalanan, termasuk pengaturan transportasi menuju dan dari bandara.
Untuk perjalanan dari Jakarta, pesawat SAJ dijadwalkan berangkat pukul 12.35 WIB dan tiba di Sampit pukul 14.10 WIB. Pada arah sebaliknya, penerbangan dijadwalkan lepas landas dari Sampit pukul 14.50 WIB, dengan perkiraan tiba di Jakarta pukul 16.30 WIB. Selisih waktu kedatangan pesawat di Sampit dan keberangkatan kembali menyediakan jeda operasional sebelum layanan pulang dimulai. Jadwal tersebut memberi gambaran waktu perjalanan bagi calon penumpang, tetapi informasi penerbangan dapat berubah mengikuti kebutuhan operasional. Karena itu, calon penumpang sebaiknya memeriksa kembali jadwal dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi maskapai sebelum berangkat, serta memastikan waktu tiba di bandara sesuai ketentuan perjalanan.
Sementara itu, NAM Air direncanakan membuka kembali layanan pada rute Sampit–Surabaya mulai 4 November 2026. Pesawat dijadwalkan lepas landas dari Sampit pukul 13.05 WIB dan tiba di Surabaya pukul 14.10 WIB. Kembalinya rute ini menyediakan pilihan perjalanan langsung bagi penumpang yang menuju Surabaya dari Sampit, tanpa harus mengandalkan rute lain sebagai bagian dari perjalanannya. Bersama rencana pengoperasian kembali penerbangan Jakarta–Sampit oleh SAJ, jadwal NAM Air menunjukkan bahwa pemulihan layanan berlangsung secara bertahap dan melibatkan lebih dari satu maskapai. Masyarakat dapat mengikuti pembaruan resmi untuk mengetahui kepastian operasi, frekuensi layanan, perubahan waktu, serta informasi pemesanan menjelang tanggal penerbangan yang telah dijadwalkan.
Pengelola Bandara Sampit terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi cuaca dan jarak pandang. Pembaruan tersebut menjadi salah satu bahan penting dalam pemantauan keselamatan penerbangan, terutama ketika kondisi atmosfer dapat berubah dalam waktu singkat. Informasi jarak pandang membantu pihak terkait menilai apakah kondisi di sekitar bandara mendukung kegiatan lepas landas maupun pendaratan. Karena itu, koordinasi tidak hanya dilakukan untuk memperoleh data awal, tetapi juga untuk mengikuti perkembangan situasi sebelum dan selama operasional penerbangan berlangsung. Data yang terkini memungkinkan bandara dan maskapai mempertimbangkan langkah yang sesuai berdasarkan keadaan aktual.
Alfiansyah menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas dalam setiap keputusan operasional. Pemulihan penerbangan yang berlangsung bertahap tidak berarti jadwal dapat dipastikan tanpa mempertimbangkan perubahan kondisi. Cuaca, jarak pandang, serta penilaian operasional masing-masing maskapai dapat memengaruhi waktu keberangkatan, kedatangan, atau pelaksanaan penerbangan. Keputusan akhir berada pada pihak maskapai dengan mempertimbangkan kondisi yang dihadapi dan ketentuan keselamatan yang berlaku. Apabila situasi dinilai belum mendukung, penyesuaian jadwal dapat dilakukan demi melindungi penumpang, awak pesawat, dan petugas. Dengan demikian, jadwal yang telah diumumkan sebaiknya dipahami sebagai informasi yang dapat berubah, bukan kepastian bahwa penerbangan akan beroperasi tepat sesuai rencana.
Calon penumpang diimbau agar tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan yang diumumkan sebelumnya.
Baca juga: Gelar Latihan Live Fire Dan Penerbangan Malam Dalam SGS 2026 | Dari Pesantren untuk Ibu Pertiwi: Kodim 0813 Bojonegoro Bangun Sarana Olahraga Militer, Siapkan Santri Jadi Prajurit TNI





