Jakarta | Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari sama-sama melaju ke perempat final Hylo Open 2026. Kedua pasangan ganda putri Indonesia tersebut memastikan tempat di delapan besar setelah memenangi pertandingan babak 16 besar. Laga itu berlangsung di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman, pada Kamis, 29 Oktober waktu setempat. Hasil tersebut menjaga langkah dua wakil Indonesia dalam persaingan turnamen.
Keberhasilan Pratiwi/Fadia dan Febriana/Meilysa menambah wakil Indonesia yang masih bertahan pada nomor ganda putri di Hylo Open 2026. Mereka kini berhak melanjutkan perjuangan ke babak perempat final, satu tahap lebih dekat menuju persaingan perebutan gelar. Kemenangan pada fase 16 besar menjadi syarat untuk memperoleh tiket delapan besar, dan kedua pasangan mampu menuntaskan tugas itu. Dengan demikian, Indonesia memiliki dua pasangan pada babak lanjutan tersebut.
Babak 16 besar menjadi tahapan penting karena hasil setiap pertandingan menentukan pasangan yang berlanjut dan yang tersingkir. Bagi Pratiwi/Fadia maupun Febriana/Meilysa, kemenangan di Saarlandhalle membuka kesempatan untuk kembali tampil pada pertandingan berikutnya. Kepastian lolos ini juga menjadi kabar positif bagi kontingen Indonesia di turnamen tersebut, khususnya pada sektor ganda putri. Namun, hasil di babak ini baru memastikan tempat di perempat final; perjalanan masing-masing pasangan masih berlanjut dan tantangan berikutnya menanti di lapangan.
Kedua pasangan akan membawa momentum kemenangan tersebut saat memasuki fase delapan besar. Para pendukung dapat menantikan kiprah mereka dalam upaya meneruskan langkah di Hylo Open 2026. Untuk saat ini, catatan utama dari babak 16 besar adalah keberhasilan dua pasangan Indonesia meraih kemenangan dan mengamankan tiket perempat final. Pratiwi/Fadia serta Febriana/Meilysa menjadi wakil yang akan berjuang membawa nama Indonesia pada babak tersebut.
Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, yang tampil dengan pasangan Tiwi/Fadia, memastikan langkah ke babak delapan besar Hylo Open 2026. Mereka meraih kemenangan atas wakil Inggris, Sian Kelly dan Lizzie Tolman, dalam pertandingan dua gim langsung. Hasil tersebut menempatkan Tiwi/Fadia di pasangan yang melanjutkan persaingan pada turnamen itu, sementara Kelly/Tolman harus mengakhiri langkahnya di pertandingan ini.
Tiwi/Fadia menutup gim pertama dengan skor 21-11. Angka tersebut menjadi pembuka kemenangan mereka dalam laga melawan pasangan Inggris itu. Pada gim kedua, keduanya kembali meraih angka lebih banyak dan memastikan hasil akhir melalui skor 21-15. Dengan demikian, pertandingan selesai dalam dua gim, tanpa perlu memainkan gim ketiga. Rangkaian skor ini menunjukkan hasil akhir setiap gim secara jelas: 21-11 pada gim pertama dan 21-15 pada gim kedua.
Kemenangan ini membawa wakil Indonesia tersebut melewati satu tahap penting di Hylo Open 2026. Tempat di delapan besar kini menjadi milik Tiwi/Fadia setelah mereka menuntaskan pertandingan dengan keunggulan dua gim. Hasil itu juga memastikan Indonesia memiliki dua wakil putri di babak perempat final, sebagaimana tergambar dalam pencapaian para wakilnya pada turnamen ini. Untuk laga melawan Kelly/Tolman, catatan utamanya adalah kemenangan langsung dengan skor gim yang tegas, bukan rincian jalannya pertandingan yang tidak tersedia.
Skor 21-11 dan 21-15 merangkum keberhasilan Tiwi/Fadia atas Sian Kelly/Lizzie Tolman. Keduanya berhasil mengamankan kemenangan tanpa kehilangan satu gim pun dan melanjutkan persaingan menuju babak berikutnya. Hasil ini menjadi kabar positif bagi kontingen putri Indonesia di Hylo Open 2026, sekaligus menegaskan bahwa pasangan Tiwi/Fadia masih berada dalam perebutan gelar. Fokus berikutnya bagi mereka adalah menghadapi pertandingan di perempat final, setelah tiket delapan besar berhasil diamankan melalui kemenangan dua gim tersebut.
Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari memastikan langkah ke babak delapan besar Hylo Open 2026. Pasangan yang akrab disebut Ana/Trias itu meraih kemenangan atas wakil Taiwan, Chang Ching Hui/Yang Ching Tun, dalam pertandingan yang berakhir dua gim langsung. Hasil tersebut mengantarkan mereka bergabung dengan wakil Indonesia lainnya yang lebih dahulu mengamankan tempat pada perempat final turnamen.
Ana/Trias menuntaskan pertandingan dengan skor 21-14 dan 21-11. Mereka menguasai hasil akhir pada gim pertama dengan selisih tujuh angka, kemudian mengamankan gim kedua dengan jarak sepuluh angka. Catatan skor itu memastikan kemenangan tanpa perlu memainkan gim penentuan. Chang Ching Hui dan Yang Ching Tun pun harus menghentikan langkah mereka di turnamen tersebut setelah menghadapi pasangan Indonesia.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Ana/Trias dalam persaingan sektor ganda putri di Hylo Open 2026. Keduanya tercatat sebagai pasangan unggulan ketiga, sehingga keberhasilan melaju ke delapan besar menjaga peluang mereka untuk meneruskan perjalanan di kompetisi. Status unggulan itu juga menjadi bagian dari perhatian terhadap kiprah mereka, sementara hasil di lapangan memastikan tiket perempat final berada di tangan wakil Indonesia.
Dengan kemenangan dua gim langsung tersebut, Febriana dan Meilysa melewati tantangan dari pasangan Taiwan dan mengamankan tempat pada fase berikutnya. Skor 21-14, 21-11 menjadi penanda hasil pertandingan mereka, sekaligus mengukuhkan keberhasilan unggulan ketiga itu dalam laga kali ini. Ana/Trias kini termasuk pasangan yang masih bertahan di sektor ganda putri dan akan melanjutkan perjuangan di babak delapan besar. Kemenangan atas Chang/Yang melengkapi kabar lolosnya wakil Indonesia menuju perempat final Hylo Open 2026, dengan Ana/Trias membawa hasil meyakinkan dari dua gim yang telah dimainkan. Pasangan ini melanjutkan persaingan sebagai salah satu unggulan dalam turnamen tersebut.
Hasil berbeda terjadi di sektor ganda putra Hylo Open 2026. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus mengakhiri langkah mereka setelah kalah dari pasangan Denmark, William Kryger Boe/Rasmus Espersen, pada babak 16 besar. Mereka takluk dalam dua gim langsung dengan skor 14-21, 19-21. Kekalahan ini membuat langkah pasangan Indonesia tersebut terhenti sebelum mencapai perempat final, sekaligus menutup peluang mereka untuk melanjutkan persaingan di turnamen BWF World Tour Super 500 itu. Raymond/Joaquin datang sebagai unggulan keempat, sehingga hasil ini menjadi kejutan dalam perjuangan wakil Indonesia di Saarbrücken. Meski demikian, lawan mereka mampu menjaga tekanan dan menyelesaikan pertandingan tanpa harus memainkan gim penentuan.
Pada gim pertama, Raymond/Joaquin lebih kesulitan mengimbangi permainan Boe/Espersen. Pasangan Denmark mampu membangun keunggulan dan menjaga jarak hingga menutup gim dengan skor 21-14. Memasuki gim kedua, wakil Indonesia tampil lebih kompetitif dan memberikan perlawanan yang lebih ketat. Mereka berusaha mengejar serta mempertahankan peluang, tetapi Boe/Espersen tetap mampu mengendalikan jalannya laga pada poin-poin penting. Skor 21-19 memastikan kemenangan pasangan Denmark dan menggagalkan upaya Raymond/Joaquin untuk memaksakan gim ketiga. Perbedaan skor pada dua gim tersebut menunjukkan bahwa persaingan meningkat pada gim kedua, tetapi tekanan dari lawan tetap sulit diatasi sampai akhir pertandingan. Dengan hasil itu, Indonesia tidak lagi memiliki wakil di sektor ganda putra Hylo Open 2026.
Sebelumnya, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi juga tersingkir pada babak 16 besar. Mereka kalah dari pasangan Malaysia, Aaron Tai/Yap Roy King, dengan skor 20-22, 19-21. Hasil tersebut berarti seluruh wakil Indonesia di sektor ganda putra telah menyelesaikan penampilan mereka di turnamen ini.
Baca juga: Koops TNI Habema Amankan Kampung Balamai atas, Pangkoops: Ketegasan untuk Melindungi Masyarakat dan Menjaga Ruang Damai | Menggelegar di Surabaya! Kontingen Kodim Bojonegoro Borong Medali di ‘Open Tournament Taekwondo’ Piala Panglima TNI 2026 | Taruna Akmil Raih Medali Perak dan Emas pada Akmil Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI 2026






